Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Lawan Pandemi Lewat Kemandirian Ekonomi Keluarga yuk, Dimodalin Bank Permata Lagi!

by Gito on 20 Mei, 2020

Pandemi Covid-19 belum juga sirna. Sejak awal kemunculannya di publik pada akhir Desember 2019 lalu, virus itu telah menyebar ke 4,89 juta jiwa di 188 negara. Berbagai sektor secara perlahan mulai keropos digerogoti virus tersebut. Tak terkecuali ekonomi, untuk itu perlu usaha dari kita semua untuk melawan pandemi itu, caranya adalah dengan membangun ekonomi keluarga.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun lalu konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari separuh produk domestik bruto (PDB). Hal itu menunjukkan bahwa kontribusi ekonomi keluarga  terhadap ekonomi  negeri ini sangatlah besar.

Apalagi, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat efek dari Pandemi masih terjadi. Sampai saat ini angka PHK diduga sudah mencapai 7 juta orang. Jika tidak segera bertindak ancaman resesi semakin nyata.

Nah kamu bisa ikut berkontribusi terhadap ekonomi negeri ini, caranya adalah dengan meningkatkan kekuatan ekonomi keluarga. Karena berdasarkan data lembaga keuangan internasional, International Monetary Fund (IMF), sektor Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) merupakan sektor yang paling kuat dalam menghadapi resesi.

(Baca juga: Benarkah Pinjaman Dapat Meningkatkan Bisnis?)

1. Mulailah berwirausaha

Mulailah berwirausaha - Lawan Pandemi Lewat Kemandirian Ekonomi Keluarga yuk

Menjadi seorang wirausahawan merupakan salah satu langkah menuju kemandirian ekonomi keluarga. Karena dengan begitu, risiko untuk terpapar krisis ekonomi menjadi semakin kecil.

Kamu yang saat ini masih bekerja, mulailah untuk menjadi pebisnis. Mulai dari bisnis yang kecil dan mudah. Lebih baik lagi jika bidang yang akan kamu geluti merupakan bidang yang kamu sukai, jadi semuanya bisa berjalan lebih baik.

Tahap awal yang harus kamu lakukan adalah kamu perlu membuat rencana bisnis. Disitu kamu mulai meramu hal apa yang akan kamu lakukan dan bagaimana strategi bisnis yang akan dijalankan.

Selain itu, kebutuhan bahan pokok, target penjualan, kebutuhan modal, target balik modal hingga Analisa pasar semuanya ada dalam rencana bisnis kamu.

Dari situ kamu juga mulai bisa menakar seberapa kuat daya analisis kamu dan seberapa efektif strategi pemasaran yang kamu gunakan.

Kamu juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari bisnis awal kamu. Jadi  pun terjadi resesi dan kamu kehilangan pekerjaan, masih ada sumber penghasilan lain yang bisa kamu cari lewat usahamu sendiri.

2. Kembangkan pasar, buka lapangan kerja

Kembangkan pasar buka lapangan kerja - Lawan Pandemi Lewat Kemandirian Ekonomi Keluarga yuk

Dengan membuka usaha, kamu juga ikut membuka kesempatan kerja bagi orang lain. Meskipun jumlah pekerja yang dibutuhkan oleh usaha kecil tidaklah banyak, tetapi jika dikumpulkan keseluruhan sektor UMKM mampu menyerap tenaga kerja hingga 95%.

Semakin mudah orang mendapatkan pekerjaan, semakin kuat juga ketahanan ekonomi keluarga. Kemudahan untuk mendapatkan pekerjaan masuk sebagai salah tolok ukur ketahanan ekonomi bangsa.

Dengan begitu, bisnis kamu bisa semakin besar dan masyarakat yang terbantu juga semakin banyak. Itu merupakan hal baik yang bisa kamu berikan untuk negara.

3. Berpikirlah kreatif, jangan konsumtif

Berpikirlah kreatif jangan konsumtif - Lawan Pandemi Lewat Kemandirian Ekonomi Keluarga yuk

Adalah benar bahwa pertumbuhan ekonomi negeri ini masih bertumpu pada konsumsi rumah tangga.  Namun hal itu tidak berarti membuat kamu harus konsumtif bukan?

Mulai sekarang, berpikirlah kreatif untuk bisa melihat peluang. LIhat dan pikir baik-baik hal apa saja yang bisa kamu kerjakan untuk dijadikan ladang usaha.

Menjadi seorang dropshipper tampaknya menarik untuk dilakukan. Apalagi kamu tidak perlu mengeluarkan modal untuk menjalankannya.

Terpenting adalah kamu mau menjalankannya. Berjualan memanglah gampang-gampang susah, tetapi asal sudah dimulai, itu laksana candu buat kamu. Kamu bakal susah untuk berhenti. Jadi mulailah menjual.

(Baca juga: Jelang Lebaran, Bisnis Kue Nastar Pakai Modal Dari Bank Permata Yuk)

Butuh modal? Manfaatkan kemudahan dari Bank Permata

Banyak diantara kamu yang ingin memulai bisnis tetapi kesuitan untuk mendapatkan modal awal.  Dana tabungan mungkin ada, tetapi akan lebih baik jika dalam berbisnis kamu menggunakan dana pihak ketiga.

Tujuannya adalah untuk menjaga arus kas kamu tetap aman dan kondisi keuangan kamu bisa selalu sehat. Selain itu, dengan menggunakan dana dari pihak lain, kamu juga bakal lebih terpacu dalam mengejar target yang harus dicapai.

Kamu bisa mendapatkan modal awal dari Bank Permata. Melalui fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA), kamu tidak perlu repot untuk memberikan jaminan atas kebutuhan modal kamu. Prosesnya cepat dan juga mudah, hanya 1 hari setelah pengajuan disetujui.

Kamu bisa dapatkan pinjaman online hingga Rp300 juta. Untuk prosesnya langsung saja akses CekAja.com dan temukan produk keuangan lain yang cocok untukmu.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit