Lebih Baik Makanan Kukus Atau Rebus? Ini Dia Jawabannya!

4 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Lebih baik makanan kukus atau rebus bagi kesehatan mungkin kerap terlintas di pikiranmu. Walau hasil makanan terlihat sama, ternyata ada perbedaan kandungan makanan yang dikukus dan direbus. Ini penjelasannya!

Makanan dapat diolah dengan berbagai cara. Baik itu digoreng, ditumis, dipanggang, dibakar, dikukus, maupun direbus, semuanya terasa enak sesuai dengan selera kita.

Di antara itu semua, makanan kukus dan rebus sering dijadikan sebagai cara pengolahan bahan masakan yang lebih sehat.

Sebab, dengan hanya mengukus atau merebus, kita tidak perlu menggunakan minyak atau mentega yang berpotensi menambah kandungan kalori dalam masakan.

Minyak dan mentega umumnya mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang tidak baik untuk kesehatan.

Selain karena menambah timbunan lemak di dalam tubuh yang berujung pada penambahan berat badan, kadar lemak jahat yang tinggi juga dapat memicu penyakit berbahaya.

Sedangkan masakan yang dihasilkan dari cara pengolahan dibakar tidak disarankan untuk orang yang sedang memiliki daya tahan tubuh yang lemah.

Misalnya ibu hamil dan anak-anak. Sebab, serpihan arang yang bisa saja menempel ke makanan akan menimbulkan sumber penyakit.

Maka dari itu, lebih baik makanan kukus atau rebus lah yang kamu pilih sebagai makanan yang lebih menyehatkan.

Tapi, bagaimana dengan perbandingan keduanya? Lebih baik makanan kukus atau rebus?

Perbedaan Cara Masak Kukus dan Rebus

Nah, sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai perbandingan lebih baik makanan kukus atau rebus, pahami dulu perbedaan antara keduanya.

Cara masak mengukus adalah mematangkan bahan masakan dengan memanfaatkan uap panas yang dihasilkan dari rebusan air bersih.

Bahan masakan diletakkan di atas panci dengan sekat berlubang, yang memungkinkan uap panas naik melalui celah sekat berlubang itu, dan memanaskan bahan masakan hingga matang.

Jenis bahan masakan yang dikukus yang umum kita jumpai adalah umbi-umbian, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan.

Sajian makanan dengan cara dikukus antara lain siomay, dimsum, pecel sayur, dan lain-lain.

Sedangkan cara masak merebus adalah dengan mencampurkan bahan masakan ke dalam air mendidih di dalam panci.

Menu masakan yang umum disajikan dengan cara direbus antara lain sup sayur, sup daging, sup seafood (ikan, cumi, udang, kerang) dan lain-lain.

(Baca Juga: 8 Manfaat Clover Honey Ini Baik untuk Balita dan Orang Dewasa)

Lebih Baik Makanan Kukus atau Rebus?

Memilih cara masak kukus atau rebus memang pilihan terbaik karena kamu tak perlu menggunakan minyak, mentega, maupun arang yang kurang menyehatkan.

Tetapi, bagaimana sih perbandingan antara lebih baik makanan kukus atau rebus?

Sebab seperti yang kita ketahui, setiap bahan masakan memiliki karakteristik khusus, serta kandungan yang berbeda. Hal ini tentu saja mempengaruhi pemilihan cara masak yang baik.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan lama waktu memasak untuk setiap bahan masakan agar kandungannya tak ikut hilang saat dalam proses masak.

Karena terdapat perbedaan cara masak, lalu lebih baik makanan kukus atau rebus, nih?

Jawabannya, keduanya sama-sama sehat. Namun, khusus untuk sayuran, sebaiknya kamu kukus saja.

Sebab, kandungan Vitamin B dan C di dalam sayuran akan mudah hilang terlarut ke dalam air rebusan yang mendidih.

Ini tentu akan mengurangi kandungan vitamin pada sayuran yang seharusnya masuk ke dalam tubuhmu saat dikonsumsi.

Sedangkan untuk bahan masakan lain seperti daging, ikan, biji-bijian, dan lainnya bisa kamu olah sesuai selera. Baik itu dikukus maupun direbus.

(Baca Juga: 10 Sumber Karbohidrat Selain Nasi Putih yang Pas untuk Diet)

Berapa Lama Waktu yang Tepat untuk Mengukus dan Merebus?

Selain perbandingan antara lebih baik makanan kukus atau rebus, kamu juga harus mengetahui lama waktu memasak yang tepat.

Memasak makanan dalam waktu terlalu lama juga bisa menghilangkan kandungan nutrisi di dalam bahan masakan tersebut.

Walau tak menggunakan minyak dan arang, panas yang ditimbulkan dari uap kukusan dan air yang mendidih bisa saja menghilangkan nutrisi bahan masakan di dalamnya.

Untuk mengukus, pastikan sayuran tidak sampai dimasak hingga teksturnya terlalu lembek, cukup hingga lembut dan lunak saja.

Setiap jenis sayuran membutuhkan waktu yang beragam untuk sampai matang sempurna.

Misalnya untuk brokoli dan kembang kol membutuhkan waktu kukus 7-8 menit, wortel kecil 3 menit, wortel besar 10-15 menit, jagung beserta tongkolnya 8-10 menit, dan bayam 2-3 menit.

Demikian juga dengan cara masak merebus, setiap bahan masakan juga membutuhkan waktu yang berbeda-beda.

Misalnya untuk sayuran sekitar 5-15 menit, telur bulat 7-10 menit, ikan 10 menit, daging sapi maksimal 45 menit, dan daging ayam 30-60 menit.

Tips Mengolah Masakan Sehat di Masa Pandemi

Kamu sudah mengetahui perbandingan antara lebih baik makanan kukus atau rebus. Kini, kamu juga harus lebih waspada dengan cara pengolahan masakan di masa pandemi ini.

Di tengah merebaknya virus corona, kadar kebersihan diri dan bahan masakan harus kamu tingkatkan agar tubuh tetap sehat.

Apalagi, sekarang juga kita memasuki masa pancaroba yang mempengaruhi penurunan daya tahan atau imunitas tubuh.

Untuk dapat mengonsumsi masakan yang sehat, pastikan kamu melakukan tips berikut ini:

  • Jaga kebersihan diri dan dapur sebelum kamu mulai memasak.
  • Pilih bahan masakan yang segar. Disarankan juga untuk mempertimbangkan belanja bahan masakan secara online, langsung dari pemasok sayuran agar terjamin kebersihannya.
  • Sebaiknya tidak memilih bahan masakan yang sudah lama terpajang di toko penjual yang ada pasar maupun supermarket. Sebab kedua tempat ini rawan penularan virus corona.
  • Selalu cuci bersih bahan masakan sebelum dimasak.
  • Gunakan munyak, mentega, dan garam secukupnya saja.
  • Memasak dengan menggunakan rempah-rempah bisa menjadi pilihan untuk penambah rasa. Jadi, tak perlu menggunakan garam, gula, atau penyedap rasa secara berlebihan.
  • Masak bahan masanan dengan cara mengolah yang benar dan lama waktu memasak yang pas.

Itulah penjelasan mengenai perbandingan antara lebih baik makanan kukus atau rebus. Sekarang, membeli berbagai bahan masakan bisa kamu lakukan secara online di berbagai e-commerce pilihan.

Mau belanja makin untuk dengan berbagai promo menarik? Gunakan saja kartu kredit yang ada di CekAja.com.

CekAja.com adalah media pembanding produk finansial terbaik, termasuk kartu kredit, yang akan memberikanmu rekomendasi kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan.

Perbandingan produk kartu kredit disesuaikan dengan angka pendapatanmu, limit kartu yang diinginkan, beserta suku bunganya.

Untuk mengajukan kartu kredit di CekAja.com, kamu hanya perlu mengisi data diri dalam formulir pengajuan online dan menunggu kartu kredit dikirimkan ke alamat rumahmu.

Gampang banget, kan?

Seluruh transaksi dijamin aman karena CekAja.com sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Yuk, bandingkan dan ajukan kartu kredit sekarang juga hanya lewat CekAja.com!

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah