Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Lembur Demi Uang Tambahan Ternyata Tidak Selamanya Menguntungkan

by Ariesta on 26 Oktober, 2016

lembur kerja_kredit motor - CekAja.com

Apa kamu selalu menjadi yang terakhir meninggalkan kantor? Apakah kamu hampir selalu bekerja di akhir pekan di saat teman-teman yang lain menikmati liburan mereka?

Satu hingga dua kali lembur dalam sebulan tidak masalah. Tapi kalau lembur lebih dari tiga kali dalam seminggu, bukan kerja mungkin kamu malah dikerjai. Selain karena alasan deadline, lembur sering dijadikan pilihan bagi orang yang sedang butuh uang. Menguntungkan kalau kantormu punya kebijakan uang lembur, tapi kalau tidak?

Tidak menutup mata, beberapa profesi memang mengharuskan lembur bahkan tidak punya jam tetap. Misalnya saja wartawan, polisi, dan praktisi kesehatan. Tapi jika pekerjaanmu tergolong office hour, pikir lagi manfaat ‘hobi’ lemburmu karena alasan berikut.

cekaja-pinjaman-tanpa-jaminan-kta-tanpa-agunan

Ada kasus meninggal karena lembur

Di Jepang, istilah meninggal karena kelelahan dan kelebihan kerja disebut karoshi. Jepang punya istilah sendiri karena kasus meninggal akibat lembur bukan hanya terjadi sekali dua kali. Karoshi bahkan sudah terjadi sejak tahun 1969. Yang masih hangat diperbincangkan di media hari ini adalah kasus Takahashi Matsuri.

Karyawan perusahaan periklanan raksasa Dentsu Inc ini bunuh diri pada Desember 2015 lalu. Setelah diselidiki, aksi bunuh dirinya ternyata dilandasi karena kerja berlebihan. Dalam sebulan, Matsuri bisa lembur hingga 105 jam. Dia sering diminta oleh supervisornya membuat laporan di jam yang tidak masuk akal.

Matsuri juga jarang menikmati hari libur bahkan mengaku pada teman-temannya jika hanya tidur dua jam sehari. Padahal hukum buruh di Jepang menegaskan kalau seorang karyawan hanya boleh bekerja 40 jam seminggu dengan maksimum jam lembur 15 jam dalam seminggu.

Di Indonesia, kasus kematian karena kerja berlebih pernah terjadi pada Mita Diran. Mita yang bekerja sebagai copy writer pada perusahaan periklanan sempat koma 24 jam sebelum mengembuskan napas terakhir. Melalu status Twitternya, ia diketahui bekerja 30 jam non-stop tanpa tidur. Untuk menjaga konsentrasi, dia mengonsumsi minuman berenergi dan kopi. 

Uang tidak bisa membeli kebahagiaan

Penelitian University of Stirling Skotlandia menyimpulkan, tingginya pendapatan tidak sekaligus meningkatkan kepuasan hidup. Ini artinya, kebahagianmu tidak selalu ditentukan oleh uang. Kalau kamu butuh uang, kenapa tidak melakukan bisnis sampingan? Selain bisa dilakukan di waktu senggang, bisnis sampingan tidak membuat stres.

Kamu tidak perlu melapor pada atasan, bisa mengerjakannya dari rumah dan bisnis juga bisa berkaitan dengan hobi yang kamu suka. Misalnya kalau kamu suka sepak bola, kamu bisa menjual jersey bola. Kalau suka masak bisa berjualan makanan di car free day.

(Baca juga: Budidaya Tanaman Hias yang Bikin Rekeningmu Lebih Gendut)

Memperkecil peluang bertemu jodoh

Untuk kamu yang masih single, pasti kamu sadar kalau peluang bertemu dengan orang baru tidak selebar saat masa kuliah. Saat kuliah, kamu mungkin bisa berkenalan dengan kakak kelas, mahasiswa jurusan lain, atau mahasiswa kampus lain lewat berbagai kegiatan.

Tapi jika pekerjaanmu selalu di depan komputer, peluang pun makin tipis. Saat naksir dengan teman sekantor, ternyata dia sudah menikah. Mencari jodoh tidak semudah dulu di mana status targetmu masih single, atau punya pacar tapi peluang menikung masih besar.

Memicu penyakit berat

Seperti sudah disinggung di atas, selain membuat depresi, lembur berlebihan juga memicu serangan jantung dan stroke. Bayangkan kalau kamu stres, daya tahan tubuh menurun, kamu jadi mudah sakit. Kalau sakit, kamu butuh uang untuk pengobatan. Ini artinya uang hasil lembur jadi percuma.

(Baca juga: Manfaat Terapi Air Putih yang Bikin Kamu ‘Jauh’ Dari Rumah Sakit)

Menyesal

Jangan sampai menghabiskan waktu terlalu banyak di kantor bikin kamu menyesal. Bayangkan jika kamu berada di kantor dari sampai 12 jam sehari. Jika 3 jam habis di jalan, 7 jam untuk tidur, maka kamu hanya punya 2 jam untuk orangtua, teman, dan dirimu sendiri. Di saat usiamu bertambah, orangtuamu juga semakin tua.

Di saat kamu tiada, keluarga dan teman-teman dekatmulah yang akan menangisimu. Sementara kantormu bisa mencari orang baru. Kerja keras boleh saja, tapi jangan lupa meluangkan waktu untuk orang terdekatmu ya. Jangan sampai kamu menyesal saat semua sudah terlambat.

Butuh asuransi kesehatan yang memberikan pertanggungan biaya untuk biaya kesehatan penyakit berbahaya? Daftar sekarang juga di CekAja!

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami