Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Liburan Tanpa Gadget Ternyata Lebih Asyik

by Ariesta on 6 Februari, 2016

Pergi liburan tanpa bawa gadget. Rasanya memang tidak mungkin. Nyatanya, ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa tingkat kebahagiaan seseorang lebih meningkat jika bisa “puasa smartphone” selama seminggu. Dengan begitu, kamu pun bisa mencobanya ketika pergi liburan. Berani?

Di zaman serba modern seperti saat ini, sulit rasanya jika pergi tanpa membawa gadget. Gadget selain sebagai alat komunikasi juga sebagai alat pengusir bosan, sarana eksis, dan mencari hiburan.

Maraknya penggunaan media sosial menggiring para penggunanya untuk selalu update lokasi terkini, selfie, bahkan memotret makanan sebelum di santap. Jika dulu orang cenderung menjaga privasi, kini sudah jamak hukumnya mengumbar aktivitas pribadi. Apalagi saat traveling, gatal rasanya jika tidak memposting foto-foto kegiatan liburan ke media sosial. (Baca juga: Gunakan Kartu Kredit Saat Liburan Hanya untuk Tiga Keperluan Ini)

Tapi tahukah kamu? sebuah penelitian mengungkap bahwa orang yang menjauhi smartphone selama seminggu ternyata lebih bahagia. Penelitian yang dilakukan Happiness Research Institute di Denmark mengetes dua kelompok yang berbeda. Kelompok pertama diminta untuk tidak menggunakan smartphone selama seminggu dan kelompok kedua memakai smartphone seperti biasanya.

Hasilnya, tingkat kebahagiaan kelompok pertama hampir tidak berubah yakni dari skor  7,75 menjadi 7,67. Sedangkan kelompok yang ‘puasa’ smartphone justru lebih bahagia dengan skor 8,12 dari yang awalnya 7,56.

Liburan diharapkan menjadi momen yang menyenangkan. Jangan takut liburan tanpa gadget karena justru liburanmu akan semakin bahagia. Ini buktinya.

Pemandangan terbaik adalah yang dillihat dengan mata, bukan kamera

Ya, kamu bisa melihat gambar apapun di internet. Mulai dari aurora di kutub selatan, salju di pegunungan Himalaya, atau cantiknya menara Eiffel. Tapi sebagus apapun foto tersebut pasti terasa biasa saja dibandingkan jika kamu meilihatnya secara langsung  bukan?

Mata adalah kamera terbaik dan otak adalah memori perekam tercanggih. Tanpa disibukkan oleh gadget, kamu bisa lebih menghargai dan menikmati momen liburanmu. (Baca juga: Supaya Tidak Panik, Berikut Tips Buat Kamu yang Pertama Kali ke Luar Negeri)

Orang zaman dulu bisa bertahan hidup tanpa google map, kenapa kamu tidak?

Khawatir nyasar saat traveling memang wajar. Tapi selama kamu memegang peta fisik, sebetulnya kamu tak perlu khawatir. Inilah saatnya menguji kemampuan navigasimu. Kamu tidak perlu membaca rasi bilang untuk bertanya mata angin kok, tapi cukup bertanya pada orang lokal kalau merasa tersesat.

Kalau kamu sedang traveling ke luar negeri, bertanya pada orang lokal merupakan kesempatan untuk mengasah kemampuan berbahasa asing. Bukannya tidak mungkin orang tersebut justru menjadi temanmu.

Liburan tenang tanpa kepikiran pekerjaan kantor

Sedang asyik-asyiknya berjemur di pantai, eh ada telepon  dari bos. Mengganggu bukan? Tidak membawa gadget saat liburanmu membuat waktu bersenang-senangmu bebas dari intervensi kantor. (Baca juga: Jangan Panik, Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Kecopetan di Luar Negeri)

Tidak mengundang perilaku kriminal

Smartphone, kamera, laptop merupakan benda-benda incaran pencopet. Pencopet melakukan aksi kriminalnya secara diam-diam. Tapi kalau kamu sudah dipaksa bahkan diancam menggunakan senjata tajam, mengerikan sekali bukan? Dengan meninggalkan semua gadgetmu di rumah, risiko menjadi korban kejahatan pun berkurang.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami