Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Lima Manfaat Tanaman Hidroponik untuk Kehidupan

by Ayunindya Annistri on 12 Maret, 2020

Terdapat banyak manfaat tanaman hidroponik bagi keberlangsungan hidup manusia. Dan beberapa diantara manfaatnya tersebut bakal kita bahas lengkap beserta cara budidayanya. Penasaran? Yuk, simak informasi menariknya berikut ini.

manfaat tanaman hidroponik

Semakin pesatnya suatu kota, maka akan semakin minim pula lahan yang tersedia. Maka dari itu, masyarakat yang gemar bercocok tanam memilih alternatif lain untuk tetap bisa menyalurkan hobinya tersebut, yaitu dengan metode hidroponik.

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Metode ini lebih mengandalkan air dan bahan-bahan yang sifatnya porus. Penggunaan air dalam metode hidroponik dikatakan lebih efisien, karena tidak sebanyak saat kamu bercocok tanam dengan media tanah.

Umumnya, tanaman hidroponik memperoleh asupan makanan dari zat-zat anorganik saat proses penyiraman. Jenis tanaman yang lazim digunakan dengan cara ini pun juga cukup banyak, seperti selada, lobak, tomat, bayam, timun, daun bawang, paprika, dan wortel.

Pilihan Metode Hidroponik

Dalam perkembangannya, hidroponik memiliki dua macam metode yang banyak digunakan oleh petani, yaitu kultur air dan kultur pasir. Keduanya menggunakan media yang berbeda untuk proses tumbuh kembang tanaman.

Seperti namanya, metode kultur air sebagian besar menggunakan air sebagai medium utamanya untuk proses pertumbuhan tanaman. Dalam metode ini, tanaman yang dibudidayakan ditempatkan dalam wadah berisi air dengan campuran unsur hara. Serta diperlukan penyangga batang untuk membuat tanaman tersebut berdiri tegak.

Sementara itu untuk kultur pasir, medium utamanya adalah pasir. Salah satu pasir yang dapat kamu gunakan adalah pasir kali.

Namun sebelum menggunakannya, kamu harus membersihkan dan mensterilkan pasir tersebut dengan cara dipanaskan hingga titik didih lebih dari 100 derajat Celcius.

Metode kultur pasir dikatakan lebih menguntungkan sebab dapat dilakukan pada tempat yang lebih luas. Namun metode ini agak lebih merepotkan, lantaran air tidak dapat meresap lama pada pasir sehingga frekuensi penyiraman tanaman menjadi lebih singkat. 

(Baca Juga: Cara Budidaya Tanaman Hias Anggrek Paling Mudah Dicoba)
Lima Manfaat Tanaman Hidroponik

Hidroponik menjadi salah satu bagian penting dalam sistem bercocok tanam di era modern seperti sekarang ini. Mengingat pesatnya kehidupan di kota-kota besar yang tentunya berpengaruh pada lahan pertanian. Sehingga, para petani maupun mereka yang hobi bercocok tanam harus mencoba metode hidroponik. 

Setidaknya terdapat lima manfaat tanaman hidroponik untuk keberlangsungan hidup manusia, diantaranya:

1. Serangan hama dan penyakit lebih minim

Manfaat tanaman hidroponik yang pertama adalah minimnya serangan hama dan penyakit. Namun bukan berarti jenis tanaman ini tidak pernah terserang hama sama sekali.

Karena terdapat beberapa masalah yang timbul seperti tanaman cacat akibat hama kutu, daun berlubang akibat serangan ulat, serta tangkai busuk akibat jamur.

Maka dari itu, kamu perlu memahami cara mengatasi hama pada tanaman hidroponik yang tepat dengan melihat referensinya di internet.  

2. Tidak tergantung pada musim dan tempat

Kalau manfaat tanaman hidroponik yang satu ini pasti sudah diketahui oleh hampir seluruh petani. Ya, tanaman hidroponik memang enggak bergantung pada musim dan tempat, tidak seperti umbi-umbian.

Soalnya tanaman hidroponik sendiri bisa dikelola secara khusus oleh manusia, di lahan manapun bahkan pekarangan rumah sendiri dengan kondisi lingkungan yang terkontrol.

3. Menghemat penggunaan pupuk

Seperti yang diketahui, dalam bercocok tanam menggunakan metode hidroponik, petani enggak perlu banyak menggunakan pupuk. Karena dapat diatur sesuai kebutuhan tanaman, dimana umumnya kamu dapat menggunakan jenis pupuk Lewatit HD-5, Margaflor, dan Nutrisi AB Mix.

4. Dapat dilakukan bahkan di lahan sempit sekalipun

Tinggal di kota besar dan ingin bercocok tanam tapi tidak memiliki lahan yang memadai? Hidroponik solusinya. Ya, manfaat tanaman hidroponik yang satu ini memang bisa dibilang menguntungkan bagi petani lokal.

Karena sejatinya metode bercocok tanam ini tidak harus menggunakan lahan yang luas. Bahkan kalau kamu enggak memiliki lahan atau hanya bermodalkan pekarangan rumah saja, bisa menerapkan metode hidroponik ini.

5. Biaya yang dikeluarkan relatif sedikit

Manfaat tanaman hidroponik yang terakhir dan paling menguntungkan adalah hemat biaya. Karena kamu enggak perlu lagi menyewa lahan khusus atau mempekerjakan orang lain, untuk membantumu bercocok tanam.

Cara Membuat Kebun Tanaman Hidroponik

Setelah membahas apa saja metode dan manfaat tanaman hidroponik, kamu pasti penasaran bukan cara membuat kebun tanaman yang satu ini.

Soalnya, seperti yang dikutip CekAja dari IDN Times mengenai tanaman hidroponik, cara membuat kebun hidroponik sendiri terbilang mudah loh. Dan pastinya dapat kamu coba di pekarangan rumah.

  • Persiapkan alat dan bahan

Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk membuat kebun tanaman hidroponik adalah mempersiapkan alat serta bahan-bahan yang dibutuhkan.

Mulai dari bibit tanaman, paralon berdiameter 3 inci, gergaji, gelas plastik bekas kemasan air mineral, pipa penyambung dan penutup paralon, alat bor, alat solder, spons, pompa akuarium, serta selang.

  • Potong paralon dan lubangi seukuran gelas plastik

Setelah mempersiapkan semua peralatan dan bahan, selanjutnya potong paralon sesuai dengan panjang yang diinginkan. Idealnya bentuk paralon harus menyesuaikan dengan kebun yang ingin dibuat. 

Apabila paralon sudah dipotong, lubangi permukaannya seukuran gelas plastik. Beri jarak antar lubang kira-kira sekitar 15 sampai 20 cm agar tanaman tidak terlalu berdekatan.

Lakukan proses tersebut berulang kali untuk semua paralon yang digunakan dan pasang tutup paralon pada kedua ujungnya setelah dilubangi.

  • Tentukan metode pengairan

Dalam bercocok tanam hidroponik, hal lainnya yang perlu kamu perhatikan adalah metode pengairan. Metode ini juga menjadi penentu sukses tidaknya tanaman dikembangkan dengan sistem hidroponik. Dimana umumnya ada dua pilihan metode, pertama metode pengairan sumbu.

Metode pengairan sumbu dilakukan dengan cara bagian bawah gelas plastik diberi sumbu ataupun kain bekas. Bahan yang digunakan harus memiliki daya serap tinggi lalu celupkan dalam air.

Sementara metode pengairan yang kedua yaitu drip system, dilakukan dengan mengalirkan air baru secara terus-menerus guna membuat sirkulasi oksigen serta metabolisme tanaman berjalan semestinya.

  • Tata gelas plastik pada masing-masing lubang paralon

Selanjutnya susun gelas-gelas plastik bekas kemasan air mineral pada masing-masing lubang paralon. Sisakan satu lubang pada tiap paralon untuk mempermudah masuknya pupuk cair.

Jangan lupa untuk melubangi bagian bawah gelas plastik dengan alat sorder, tujuannya sendiri sebagai jalur keluar masuk air. 

  • Letakkan spons pada media tanam dan masukkan bibit

Setelah semua gelas plastik tersusun dengan rapi, kamu bisa meletakkan spons terlebih dulu pada bagian dasar. Ikuti bentuk dan ukuran gelas agar potongan spons terlihat lebih rapih. Jika sudah, kamu bisa langsung menaruh bibit tanaman di atas masing-masing spons.

  • Rutin memberikan pupuk cair

Cara terakhir dalam membuat kebun tanaman hidroponik adalah rutin memberikan pupuk cair. Pasalnya, tanaman hidroponik itu rata-rata membutuhkan nutrisi, yang bisa berupa pupuk.

Kamu bisa membelinya di toko khusus yang menyediakan perlengkapan berkebun atau membuat sendiri dari bahan-bahan alami.

Pupuk cair ini biasanya dimasukkan lewat lubang paralon, yang tidak diisi gelas plastik dan tanaman. Sebelum menggunakan pupuk cair, pastikan kamu sudah membaca aturan pakainya, sebab tiap merek tidak memiliki aturan serupa.

(Baca Juga: Ingin Kredit Cepat untuk Belanja Tanpa Kartu Kredit? Gunakan Saja Kredivo!)
Beli Kebutuhan Hidroponik di e-Commerce? Pakai Kredivo!

Ingin memulai budidaya tanaman dengan metode hidroponik, tapi masih terkendala biaya? Gunakan Kredivo saja. Fintech ini menyediakan layanan kredit cepat tanpa menggunakan kartu kredit, untuk kamu yang ingin membeli perlengkapan budidaya tanaman hidroponik.

Enggak cuma di platform sekelas Tokopedia saja. Kamu juga bisa mengunjungi merchant lainnya seperti Bukalapak dan Blibli.com untuk membeli berbagai perlengkapan yang dibutuhkan, seperti pupuk, media tanam, hingga benih. 

Dengan Proses maksimal hanya 1 hari kerja, Kredivo akan memudahkan segala kebutuhan pembayaran kamu. Dapatkan bunga 0% untuk kamu yang membayar dalam waktu 30 hari.

Dengan Kredivo, segala macam pembayaran akan jadi lebih mudah. Yuk, segera ajukan!

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau