Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Mantap, Inflasi Tetap Terjaga Rendah Selama 4 Tahun

by Gito on 26 Juli, 2018

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia berhasil mempertahankan ekonominya tetap stabil. Hal itu terlihat dari angka inflasi yang terus berada di bawah 4% sejak tahun 2014 hingga 2017 lalu. Bahkan pada momentum lebaran kemarin, angka inflasi berada pada titik terendah sejak 5 tahun kebelakang, yakni bertengger diangka 0,58%. Mantap!

kelola uang ala miliarder - CekAja.com

Stabilnya angka inflasi menandakan bahwa harga pangan dan juga bahan bakar dapat dikendalikan dengan baik. Pasalnya dua komponen itulah yang biasanya mengerek inflasi ke angka yang cukup berkesan.

Menilik laman setkab.go.id, angka inflasi pada tahun 2015 berada di angka 3,35%, kemudian susut kembali di 2016 ke angka 3,0%. Sedangkan di 2017, angka inflasi berhasil dipertahankan di posisi 3,1%.

Untuk itu Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah dan anggota tim pengendali inflasi baik di pusat ataupun daerah karena selama 4 tahun ini mampu menekan inflasi pada angka di bawah 4%.

(Baca Juga : Survei: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat, Yuk Berbisnis!)

Kerjasama Antar Pihak

Kesuksesan itu merupakan buah dari koordinasi yang baik dari segala lini untuk menjaga level inflasi tetap rendah. Jika hal ini terus terjadi, bukan tidak mungkin angka Inflasi tanah air bisa menyamai negara-negara maju yang berada di kisaran 1% hingga 2%.

Meskipun begitu Presiden mengingatkan jangan juga langsung berpuas diri, pasalnya saat ini ketidakpastian ekonomi global sulit diprediksi. Hal tersebut terjadi lantaran banyak kebijakan yang sekarang berada pada posisi transisi.

Selain itu perihal defisit transaksi berjalan dan juga defisit neraca perdagangan masih menjadi permasalahan yang juga belum menemui jalan keluar. Terkait neraca perdagangan, Presiden menyampaikan bahwa impor dan ekspor tanah air hingga saat ini masih defisit.

Tingginya neraca impor dibandingkan dengan nilai ekspor menjadikan neraca perdagangan Indonesia timpang. “Problemnya adalah di investasi, di ekspansi-ekspansi usaha,” tambahnya.

Presiden meminta untuk pemerintah daerah untuk memudahkan arus investasi masuk. Bahkan dia menjelaskan bahwa yang namanya investasi dan orientasi ekspor harus dibuka lebar-lebar.

(Baca Juga :Ini 5 Bisnis Makanan Selebritis Indonesia, Cek di Sini!)

Saat ini, lanjut Presiden, di level pusat juga sudah ada online single submission (OSS). Program OSS ini, tambah Presiden, bisa masuk ke provinsi, kabupaten, dan kota, serta dapat di-trace pengurusan izin berhenti di mana. Kalau sudah surplus neraca perdangan, sambung Presiden, mau ada gejolak apapun tidak akan ada masalah.

“Pertama, saya titip itu, investasi orientasinya ekspor. Yang kedua, investasi yang berkaitan dengan subtitusi barang-barang impor, buka lebar-lebar,” tukasnya.

Genjot UMKM

Terjadinya defisit dalam neraca perdagangan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi tanah air. Pasalnya jika defisitnya semakin lebar, pertumbuhan ekonomi juga bakal terkoreksi lebih dalam.

Hal itu tentunya bukanlah hal yang baik untuk didengar para investor asing yang ingin membenamkan dananya di Indonesia. Memang, defisit dalam neraca perdagangan tidak dapat dihilangkan dengan cepat, namun setidaknya ada level yang dapat ditakar oleh pemerintah dan itu aman, karena terjadinya defisit dalam neraca perdagangan juga sebenarnya mencerminkan kondisi ekonomi suatu negara.

(Baca Juga : 10 Pemikiran yang Membuat Jeff Bezos Super Kaya!)

Sektor UMKM

Sebagai salah satu strategi untuk mendorong nilai ekspor adalah dengan menjadikan sektor usaha kecil menengah dan mikro (UMKM) naik kelas. Tidak dapat dipungkiri, sektor ini merupakan salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB)

Bahkan menurut data Bank Indonesia (BI), kontribusi UMKM terhadap PDB mencapai 57,56% dan terhadap nilai ekspor 15,68%. Nah jadi tunggu apalagi, JIka Anda adalah seorang pengusaha anyar, genjot bisnis Anda dan teruslah bermimpi besar.

Jadikan bisnis Anda menjadi salah satu dari sekian banyak bisnis yang berkontribusi positif terhadap bangsa. Jangan khawatir dengan modal, jika Anda butuh modal pengembangan bisnis, ajukan segera di CekAja.com. Disana Anda dapat menemukan produk pinjaman bank yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.

Tentang Penulis

Jurnalis, penyuka musik britpop, sangat suka dengan dendeng kering.