Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Masih Berusia Muda, 6 Pemain Sepak Bola ini Punya Gaji Tertinggi di Dunia

by Ariesta on 2 Juni, 2017

pemain bola gaji tertinggi _ investasi - CekAja.com

Kalau diminta menyebutkan profesi-profesi bergaji tinggi di dunia, mungkin kebanyakan orang akan menyebutkan aktor/aktris, pengusaha, dan pemain sepak bola.

Ya, jika di Indonesia profesi atlet pada umumnya belum dianggap sebagai profesi yang menjanjikan kesejahteraan, di luar negeri atlet khususnya pemain bola banyak yang menjadi orang terkaya. Menariknya, gaji mereka bisa diketahui secara terang-terangan lewat pemberitaan jual beli atau transfer pemain.

Usia muda, paras tampan, dan kaya raya, tak heran kalau para pemain bola banyak yang punya pacar supermodel. Bagi kamu pencinta bola, mungkin kamu akan menebak Christian Ronaldo sebagai pemain bola bergaji paling tinggi. Tapi tebakanmu ini salah.

Ini urutan terbaru pemain bola bergaji tinggi di dunia.

Carlos Tevez 

Bukan Messi atau Christiano Ronaldo, gelar pemain bola dengan bayaran tertinggi di dunia justru disabet oleh Carlos Tevez. Pria berusia 33 tahun asal Argentina ini dibayar £615 ribu atau Rp10,2 miliar per pekan dalam kontrak dua tahun bersama Shanghai Shenhua.

Sejak debutnya bersama tim nasional Argentina, Tevez sudah menyumbangkan 274 goal. Namun bayaran pria yang pernah membela Manchaster United, Manchaster City, dan Juventus membuat banyak orang bertanya-tanya. Pasalnya, pencinta bola menilai keahlian Tevez belum sebaik Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Ezequiel Lavezzi

Nampaknya pemain Argentina masih menempati deretan pemain dengan gaji tinggi. Di posisi kedua ada Lavezzi yang kini bermain di Tiongkok bersama Hebei China Fortune. Awalnya gaji pria berusia 32 tahun ini disebutkan £400 ribu per pekan.

Namun, dokumen yang berhasil diungkap Football Leaks menunjukkan bahwa Lavezzi bergaji £493 ribu per pekan atau sekitar Rp8,2 miliar per pekan! Sejak tahun 2017, Lavezzi telah membantu timnya dalam memenangkan medali emas olimpiade 2008, membantu Argentina hingga mencapai final di tahun 2014, dan Copa America tahun 2015.

Oscar

Pemain bernama lengkap Oscar dos Santos Emboaba Júnior ini bisa dinilai sebagai miliarder di antara generasi pemain bola kelahiran 1990-an. Bagaimana tidak, di usianya yang kini masih 25 tahun, Oscar yang berasal dari Brazil ini mendapat bayaran £400 ribu per pekan atau Rp6,6 miliar dari superklub Tiongkok, Shanghai SIPG.

Nama Oscar mulai diperhitungkan sejak ia menyumbang tiga goal di final FIFA U-20 World Cup saat melawan Portugal. Dia merupakan pemain pertama yang mencetak hat-trick dalam final FIFA U-20 World Cup.

Cristiano Ronaldo

Nama Cristiano Ronaldo sebagai pemain bergaji tinggi sudah tidak asing lagi. Selain dari gaji, Ronaldo juga mengumpulkan pundi-pundi dari menjadi bintang iklan dan bintang sponsor. Pria yang pernah digelari pemain terbaik dunia FIFA ini telah mencetak lebih dari 50 gol dalam enam musim berturut-turut untuk klub Spanyol.

Selama kariernya, Ronaldo telah menyumbangkan 527 gol. Karena prestasinya ini tak heran dia mendapat bayaran £365 ribu per minggu atau Rp6,06 miliar dari Real Madrid. Bagi Madrid, Ronaldo merupakan pencetak gol sepanjang masa.

Gareth Bale

Gareth Bale menempati posisi kedua sebagai pemain dengan biaya transfer termahal di dunia. Biaya transfernya dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid menyentuh £86 juta dengan gaji £350 ribu per minggu alias Rp5,8 miliar.

Pemain asal Wales berusia 27 tahun ini merupakan pemain termahal yang pernah dibeli tim Spanyol.
Sejak kepindahannya ke Madrid pada 2013, dia membantu timnya memenangkan dua gelar Liga Champions dan satu Copa Del Rey dengan klub.

Lionel Messi

Sering didaulat sebagai pemain terbaik dunia dalam sejarah sepak bola, Lionel Messi memang mendapatkan gaji pantas dari Barcelona. Dari klub Catalan itu, dia digaji £336 ribu atau Rp5,5 miliar per minggu. Uniknya, waktu berusia 13 tahun ia divonis kekurangan hormone pertumbahan (Growth hormone deficiency).

Namun karena perawakannya yang pendek (170cm tergolong pendek untuk ukuran atlet), Messi memiliki pusat gravitasi yang lebih rendah daripada pemain yang lebih tinggi. Hal ini memberinya ketangkasan lebih besar, yang memungkinkannya untuk mengubah arah lebih cepat dan menghindari serangan berlawanan.

 

Tentang Penulis