Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Masih Terbilang Muda, Tiga Bos Media Ini Masuk Jajaran Orang Terkaya Indonesia

by Tisyrin on 10 Maret, 2018

Forbes telah merilis daftar orang terkaya di dunia 2018. Diantara jajaran orang terkaya Indonesia, terdapat 3 nama yang usianya terbilang masih muda serta merajai bisnis media. Mereka adalah Chairul Tanjung, Eddy Kusnadi Sariaatmadja, dan Hary Tanoesoedibjo.

Usia ketiganya masih dibawah 65 tahun, tetapi mampu bersaing dengan nama-nama lain yang lebih senior. Ketiganya merupakan orang-orang termuda dalam jajaran orang terkaya di Indonesia, sekaligus juga sama-sama mengumpulkan pundi-pundi kekayaan dari bisnis media.

Jika melihat daftar lengkap orang terkaya di Indonesia 2018, Budi Hartono menduduki posisi pertama dengan kekayaan 17,4 miliar dolar AS dan Michael Hartono di posisi kedua dengan kekayaan 16,7 miliar dolar AS. Sementara Sri Prakash Lohia menduduki posisi ketiga dengan kekayaan 7 miliar dolar AS. Tahir dan Chairul Tanjung ada di posisi selanjutnya dengan jumlah kekayaan yang sama yaitu 3,5 miliar dolar AS.

Berikut daftar lengkapnya:

Rangking Dunia Nama Kekayaan Usia Jenis Usaha
69 R. Budi Hartono 17,4 miliar dolar AS 77 banking, tobacco
75 Michael Hartono 16,7 miliar dolar AS 78 banking, tobacco
228 Sri Prakash Lohia 7 miliar dolar AS 65 polyester
652 Tahir 3,5 miliar dolar AS 65 diversified
652 Chairul Tanjung 3,5 miliar dolar AS 55 diversified
791 Mochtar Riady 3 miliar dolar AS 88 diversified
822 Prajogo Pangestu 2,9 miliar dolar AS 73 petrochemicals
1215 Murdaya Poo 2 miliar dolar AS 77 diversified
1284 Peter Sondakh 1,9 miliar dolar AS 68 investments
1394 Theodore Rachmat 1,7 miliar dolar AS 74 diversified
1561 Low Tuck Kwong 1,5 miliar dolar AS 69 coal
1561 Eddy Kusnadi Sariaatmadja 1,5 miliar dolar AS 64 media, tech
1650 Ciputra 1,4 miliar dolar AS 86 real estate
1650 Martua Sitorus 1,4 miliar dolar AS 58 palm oil
1756 Djoko Susanto 1,3 miliar dolar AS 68 supermarkets
1756 Alexander Tedja 1,3 miliar dolar AS 72 real estate          
1867 Harjo Sutanto 1,2 miliar dolar AS 91 consumer goods
1999 Soegiarto Adikoesoemo 1,1 miliar dolar AS 79 chemicals
1999 Hary Tanoesoedibjo 1,1 miliar dolar AS 52 media
1999 Sukanto Tanoto 1,1 miliar dolar AS 68 diversified

Setelah mengamati data di atas, mari mengenal lebih jauh 3 orang bos media yang masih terbilang muda dan masuk jajaran orang terkaya berikut ini:

Chairul Tanjung (55 tahun)

Dengan jumlah kekayaan sebesar 3,5 miliar dolar AS, Chairul Tanjung berada di urutan ke-5 untuk daftar orang kaya Indonesia dan urutan ke-652 untuk dunia. Chairul adalah bos CT Corp, grup yang terdiri dari Mega Corp, Trans Corp, serta CT Global Resources.

Jaringan media milik Chairul Tanjung tergabung dalam Trans Corp, yang meliputi Trans TV, Trans 7, serta portal berita Detik. Trans Corp juga bergerak di bidang gaya hidup dan hiburan, melalui ritel Carrefour, perusahaan makanan dan minuman, hotel, department store, hingga biro perjalanan.

Untuk bisnis media, konglomerat yang berasal dari keluarga menengah ke bawah ini terus melebarkan sayapnya. Yang terbaru, CT Corp melalui Transmedia meluncurkan CNBC Indonesia. Sebelumnya, grup ini juga telah mengembangkan CNN Indonesia.

Selain media, bisnis lain Chairul melalui Mega Corp adalah perusahaan jasa keuangan. Dan, ada pula CT Global Resources yang fokus pada perkebunan.

Eddy Kusnadi Sariaatmadja (64 tahun)

Eddy Kusnadi Sariaatmadja adalah sosok kelahiran 23 Agustus 1953. Eddy merupakan lulusan teknik sipil dari University of New South Wales di Australia pada tahun 1978 serta S2 di bidang teknik pada tahun 1980.

Melalui Emtek Group, pria ini merajai bisnis media lewat saluran televisi SCTV, Indosiar, dan O Channel. Ada pula PT Kreatif Media Karya (KMK) yang membawahi media online Liputan6.com, Vidio.com, Bintang.com, dan Bola.com.

Eddy juga terjun ke bisnis perkebunan. Melalui PT London Sumatra Plantation, dia mampu meneguk keuntungan dari karet, kelapa sawit, kopi, kakao, dan lainnya.

Tak hanya itu, jaringan bisnisnya juga melebar ke bisnis TV berbayar seperti PT Mediatama Anugrah Citra (Nexmedia). Tak ketinggalan, bisnis TV dan film berbayar iflix.com juga turut menyumbangkan cuan bagi Eddy.

Hary Tanoesoedibjo (52 tahun)

Hary Tanoesoedibjo adalah nama yang tak asing di kancah bisnis media di Indonesia. Media milik Hary Tanoesoedibjo antara lain  RCTI, MNC TV, Global TV, stasiun radio Trijaya FM, dan Harian Seputar Indonesia.

Pada mulanya, Hary adalah pendiri Grup Bhakti Investama yang bergerak dalam bisnis manajemen investasi. Pada tahun 2000, Bhakti Investama mengambil alih sebagian saham Bimantara Citra dan namanya pun berubah menjadi Global Mediacom.

Sejak saat itulah, Hary mulai terjun dalam bisnis media penyiaran dan telekomunikasi. Namun, tak hanya sebagai pebisnis, nama Hary juga dikenal aktif dalam dunia politik.

Anda juga bercita-cita jadi pebisnis? Tak ada salahnya untuk memulai. Jika kendalanya adalah masalah modal, banyak cara untuk mendapatkan modal usaha dengan mudah dan cepat. Salah satunya adalah dengan mengajukan pinjaman secara online melalui CekAja.com. Yuk, jangan ragu untuk mengejar mimpi Anda!

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.