Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Mau Bayar Iuran Tapi Lupa Nomor BPJS? Ini Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan

by CekAja on 12 September, 2019

Kemudahan untuk mendapat fasilitas dan layanan kesehatan dari Pemerintah kini didukung dengan adanya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Untuk bisa menggunakan layanan dari BPJS Kesehatan, para peserta wajib membayar iuran setiap bulan. Urusan ini bisa jadi sulit jika kamu lupa nomor keanggotaan BPJS kesehatan, perhatikan cara cek nomor BPJS Kesehatan berikut.

berobat di Penang

Apa Itu BPJS Kesehatan?

Sejak zaman kolonial Belanda, jaminan kesehatan di Indonesia sebenarnya sudah ada. Hal itu kemudian berkembang setelah masa Indonesia merdeka, dan programnya terus diperbaiki oleh Kementrian Kesehatan dari masa ke masa.

Pada tahun 1968, Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan (BPDPK) hadir untuk mengatur pemeliharaan kesehatan para PNS dan keluarganya.

BPDPK kemudian berganti nama menjadi Perum Husada Bhakti (PHB), lalu berganti lagi menjadi PT Askes (Persero), dan berubah lagi menjadi BPJS seperti sekarang ini.

Diresmikan sejak 1 Januari 2014, BPJS Kesehatan kemudian menjadi lembaga yang memastikan pemeliharaan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang kurang mampu. Sehingga pemeliharaan kesehatan dari negara tidak hanya bisa dinikmati para PNS saja.

Manfaat BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan meng-cover berbagai pelayanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan besaran premi atau iuran mulai dari Rp25 ribu-an hingga Rp80 ribu per bulan.

Namun, dalam waktu dekat Pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan rata-rata dua kali lipat. Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat dengan Komisi IX dan XI DPR RI, memberikan masukan untuk menaikkan iuran untuk semua kelas.

Pemerintah mengklaim kenaikan iuran akan membantu keuangan BPJS Kesehatan yang selama bertahun-tahun mengalami defisit. Asumsi pemerintah, dengan menaikkan iuran sebesar dua kali lipat, maka dana  BPJS Kesehatan akan surplus menjadi Rp11,59 triliun di tahun 2021.

Seperti diketahui, ada tiga jenis besaran iuran BPJS Kesehatan setiap bulannya, antara lain Rp80.000 untuk kelas 1, Rp51.000 untuk kelas 2 dan Rp25.500 untuk kelas 3. Adapun usulan iuran yang baru mencapai dua kali lipat antara lain Rp160.000 untuk kelas 1, Rp75.000 untuk kelas 2, dan Rp42.000 untuk kelas 3.

(Baca juga: Ini Lho Dampaknya Jika Iuran BPJS Kesehatan Naik)

Pelayanan-pelayanan dalam program JKN BPJS Kesehatan sendiri terdiri dari:

  • Administrasi pelayanan
  • Pelayanan promotif dan preventif
  • Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis non spesialistik, spesialistik, dan sub spesialis
  • Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
  • Tindakan medis spesialistik sesuai dengan indikasi medis
  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
  • Transfusi darah sesuai kebutuhan medis
  • Pelayanan alat kesehatan implan
  • Pelayanan penunjang diagnostik lanjutan sesuai dengan indikasi medis
  • Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama
  • Rehabilitasi medis
  • Pelayanan darah
  • Pelayanan kedokteran forensik
  • Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
  • Perawatan inap non intensif
  • Perawatan inap di ruang intensif
  • Pelayanan jenazah di fasilitas kesehatan
  • Pelayanan kesehatan lain yang ditetapkan oleh Menteri
Cara Mendaftar BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan diperuntukkan bagi pendaftar dengan tiga klasifikasi, di antaranya:

1. Penerima Bantuan Iuran

Yakni merupakan warga tidak mampu yang pendaftarannya melalui kantor BPJS Kesehatan terdekat dan harus diverifikasi oleh Kementrian Sosial atau Pemerintah Daerah yang mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah ke program JKN. Untuk para PBI, tidak diperlukan lampiran dokumen, karena data dirinya sudah tercatat di Kemensos maupun Pemda.

2. Peserta Pekerja Penerima Upah

Peserta kelompok ini didaftarkan oleh perusahaan atau badan usaha yang mempekerjakannya berikut seluruh anggota keluarganya. Perusahaan atau badan usaha itu harus mengisi formulir registrasi, serta data migrasi karyawan dan keluarganya.

3. Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja

Adalah mereka yang tidak masuk ke dalam dua klasifikasi sebelumnya, dan ingin mendaftarkan dirinya dan keluarga secara mandiri. Kamu harus mendaftar di kantor BPJS Kesehatan dengan membawa dokumen fotokopi Kartu Keluarga (KK), KTP, fotokopi buku tabungan, dan pas foto masing-masing dari anggota keluarga yang tercatat di KK tersebut sebanyak satu lembar.

Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan

Setelah mendaftar, kamu akan mendapat kartu BPJS Kesehatan beserta nomor Virtual Account yang menjadi nomor rekening pembayaran iuran bulanan. Sebenarnya, nomor BPJS Kesehatan yang tertera pada kartu merupakan nomor yang hampir sama dengan nomor Virtual Account. Hanya saja, terdapat perbedaan dua digit nomor sebelumnya.

(Baca juga: Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Buat Modal Usaha)

Misalnya, nomor kartu BPJS Kesehatan kamu adalah 00-0123-4566777, maka nomor Virtual Account kamu adalah penghapusan dari dua digit angka pertama yang diganti dengan kode bank tujuan.

Sebagai informasi tambahan, BPJS Kesehatan memiliki rekening di bank BNI, BRI, dan Mandiri. Jika kamu kehilangan kartu atau melupakan nomor BPJS Kesehatan yang kamu miliki, maka kamu tidak bisa membayar iuran tersebut.

Untuk cara cek nomor BPJS Kesehatan, kamu bisa melakukan empat cara, yaitu:

1. Pakai kartu milik anggota keluarga

Cara pertama untuk cek nomor BPJS Kesehatan, kamu bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan milik salah satu anggota keluarga yang juga terdaftar di KK yang sama dengan kamu.

Kemudian masuk ke situs https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-checking/ dan log in dengan nomor BPJS Kesehatan milik keluarga kamu tersebut. Setelah itu, nomor BPJS Kesehatan anggota keluarga yang lain akan muncul beserta jumlah tagihan iuran yang perlu dibayarkan.

2. Hubungi care center BPJS Kesehatan

Kamu bisa menghubungi layanan konsumen BPJS Kesehatan Care Center yang beroperasi 24 jam di nomor 1500 400 sebagai salah satu cara cek nomor BPJS Kesehatan. Petugas akan menanyakan data diri untuk proses verifikasi, kemudian nomor BPJS Kesehatan akan diinformasikan kepada kamu.

3. Kunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat

Selain dua cara di atas, kamu juga bisa langsung mengunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk membantu mengetahui cara cek nomor BPJS Kesehatan milik kamu.

4. Miliki asuransi kesehatan tambahan

Selain BPJS Kesehatan, kamu juga sebaiknya memiliki asuransi yang membantu perlindungan di masa-masa tertentu. Memilih produk asuransi dan mengajukannya secara online kini sangat mudah dan bisa dilakukan di CekAja.com.

Yuk, segera cek produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan kamu di CekAja.com yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami