Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mau Beli Asuransi? Cek Hal Ini Dulu Yuk!

by Miftahul Khoer on 4 September, 2019

Istilah asuransi kini sedang naik daun seiring telah ditetapkannya kebijakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan hingga 100 persen. Asuransi dalam hal ini yang dikelola oleh pihak swasta digadang-gadang bakal ketiban untung karena diprediksi peserta BPJS Kesehatan bakal banyak yang beralih ke asuransi swasta.

menolak asuransi _ asuransi kesehatan - CekAja.com

Seperti diketahui, asuransi merupakan pengalihan pertanggungan kepada pihak lain atau perjanjian antara penanggung dan tertanggung. Penanggung berkewajiban memberikan jaminan kepada tertanggung yang membayarkan premi sesuai yang telah disepakati.

Secara garis besar, ada beberapa jenis asuransi antara lain asuransi umum, jiwa dan asuransi kesehatan. Manfaat asuransi bagi seseorang yaitu dialihkannya risiko yang terjadi kepada perusahaan asuransi.

Nah, buat kamu yang berencana memiliki asuransi sebagai proteksi diri, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut:

Pahami kebutuhan

Jika kamu berencana membeli asuransi untuk pertama kali, maka hal yang harus diperhatikan adalah memahami kebutuhan. Sebagai contoh, kamu berencana membeli asuransi jiwa, asuransi ini bertujuan memberikan santunan ketika pihak tertanggung mengalami risiko tutup usia.

Maka, sebagai nasabah kamu harus mengetahui terlebih dahulu besaran kebutuhan yang diperlukan. Setiap orang pasti memiliki kebutuhannya sendiri-sendiri.

Seseorang yang masih lajang tentu punya kebutuhan yang berbeda dengan yang telah berkeluarga. Oleh karena itu, kamu bisa memahami mana asuransi yang untuk sendiri dan apa asuransi yang bisa mengcover keluarga.

Memahami kebutuhan ini akan berpengaruh dengan besaran premi yang akan dibayarkan setiap bulannya. Membeli asuransi jiwa ketika masih lajang, tentu preminya akan berbeda ketika membeli asuransi ketika seseorang telah berkeluarga.

(Baca juga: Manfaat Asuransi Perjalanan, Obat Pusing Paling Manjur Buat Traveling)
Pastikan manfaat yang didapat

Tak sedikit nasabah asuransi yang banyak kecewa oleh perusahaan asuransi. Ketika nasabah mengklaim asuransinya tak jarang perusahaan menolak dengan alasan tidak tercover.

Kasus seperti ini bukan sekali dua kali tetapi sering terjadi oleh nasabah asuransi. Bisa jadi ketika membeli asuransi, nasabah tidak banyak bertanya tentang manfaat dan apa saja yang bisa dicover ketika ia membeli produk asuransi.

Banyak nasabah menyangka membeli asuransi tertentu berarti bisa mengcover apapun risiko yang diderita oleh nasabah. Oleh karena itu wajib bagi siapa saja untuk bertanya terkait manfaat apa saja yang bisa diperoleh ketika membeli asuransi.

Jangan sampai, agen asuransi memberikan janji manis kepada nasabah terkait klaim asuransi, padahal setelah diklaim, kita sama sekali tidak mendapat apa-apa. Untuk itu, perhatikan polis asuransi secara detail.

Pahami hak

Setiap nasabah asuransi memiliki hak banyak untuk tahu soal asuransi sebelum ia membeli produk asuransi. Misalnya, nasabah punya hak bertanya terkait agen asuransi yang berlisensi hingga mengetahui perusahaan asuransi mana saja yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, nasabah juga berhak untuk mempelajari polis asuransi yang ditawarkan perusahaan. Mempelajari polis asuransi secara detail akan menekan risiko kepada nasabah untuk bisa menerima manfaat atas asuransi yang dibeli.

(Baca juga: Mengenal Manfaat Asuransi UMKM Buat yang Lagi Merintis Usaha)
Tunaikan kewajiban

Selain hak, nasabah juga wajib melaksanakan kewajiban yakni membayar premi sesuai waktu dan besaran yang telah disepakati. Umumnya, premi asuransi dibayarkan setiap bulan, ada juga yang memberlakukan secara tahunan.

Besaran premi masing-masing perusahaan asuransi dan jenis asuransi berbeda-beda. Namun, secara umum besaran premi asuransi swasta relatif lebih besar dibandingkan dengan BPJS Kesehatan.

Tips membeli asuransi jiwa

Seperti dikatakan di atas, asuransi jiwa bertujuan mengcover pihak keluarga yang ditinggalkan atas risiko tertanggung. Sebagai contoh, seorang suami membeli asuransi jiwa untuk memproteksi keluarganya jika suatu saat sang suami mengalami meninggal dunia.

Oleh karena itu, jangan pernah salah menulis nama tertanggung saat membeli asuransi jiwa. Jika kamu seorang suami sebagai pencari nafkah, maka kamulah yang menjadi tertanggung.

Sementara anak dan istri yang akan dicover oleh perusahaan asuransi yang kamu beli.

Tips membeli asuransi kesehatan

Lain lagi dengan asuransi kesehatan. Meskipun sudah ada BPJS Kesehatan, nyatanya masih banyak orang yang memilih asuransi swasta karena manfaatnya dinilai lebih bagus.

Nah, jika kamu berencana membeli asuransi kesehatan, maka kamu harus mengajukannya ketika sehat, karena ketika sudah sakit tak jarang pihak perusahaan asuransi yang menolak ajuan tersebut.

Begitu juga dengan usia, sebaiknya kamu mengajukan asuransi ketika masih muda, karena setelah usia tua, perusahaan pun banyak yang menolak permohonan asuransi kamu.

Nah, lalu asuransi apa saja yang harus kamu beli? Sekali lagi, kamu harus mencari tahu terlebih dahulu kebutuhan dan manfaat asuransi yang ditawarkan. Untuk lebih jelasnya soal asuransi, kamu bisa kepoin CekAja.com untuk mengenal berbagai macam asuransi yang bisa dibeli.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.