Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Mau Beli Flagship Smartphone dengan KTA? Ketahui Untung Ruginya

by Tisyrin N. T on 14 Januari, 2020

Kamu berencana membeli flagship smartphone edisi terbaru yang bakal rilis tahun ini? Mengingat smartphone di kelas yang satu ini memiliki fitur terbaik dan harga yang sangat tinggi, gak semua orang dapat membelinya dengan mudah.

flagship smartphone

Kamu mungkin saja tergiur untuk membeli flagship smartphone dengan memanfaatkan pinjaman dari bank seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA). Namun, sebelum nafsu mengajukan KTA demi memboyong smartphone impian yang harganya selangit, sebaiknya pikir-pikir dulu.

Seperti namanya, KTA yang dikucurkan oleh bank adalah bentuk pinjaman yang bisa kamu dapatkan tanpa harus memberikan agunan. Bank biasanya menawarkan KTA dengan plafon mulai dari Rp5 juta hingga Rp100 juta. Namun, kamu juga bisa menemukan produk KTA dari bank yang menyediakan plafon hingga Rp200 juta, Rp300 juta, atau bahkan Rp500 juta.

Dari segi jangka waktu pelunasan, ada bank yang hanya mematok tenor hingga 3 tahun, tetapi ada pula yang mematok tenor maksimal hingga 5 tahun. Nah, sebagai bahan pertimbangan, inilah gambaran sekilas bagaimana untung rugi membeli flagship smartphone dengan KTA:

Keuntungan
Keuntungan - Smartphone dengan KTA Ketahui Untung Ruginya
Source: sabigaju.com

Meski kurang disarankan, ada beberapa hal yang membuat kamu diuntungkan ketika membeli flagship smartphone dengan KTA, antara lain:

Memanfaatkan kartu kredit untuk membeli smartphone yang biasa-biasa aja adalah hal yang mudah ya. Misalnya kamu pengen smartphone seharga Rp5 juta, tinggal gesek pakai kartumu yang punya limit Rp15 juta, beres. Lalu, kamu tinggal mengubahnya ke dalam bentuk cicilan kalau ingin lebih ringan.

Beda urusan kalau impianmu adalah flagship smartphone yang harganya gak kira-kira. Limit kartu kreditmu belum tentu cukup. Harga flagship smartphone sudah pasti tinggi, misalnya Samsung Galaxy Fold 5G Rp35 jutaan, Apple iPhone 11 Pro Max Rp20 jutaan, dan Xiaomi Mi Mix Alpha Rp38 jutaan.

Nah, disinilah KTA bisa membantumu. Karena, bank biasanya memberikan plafon KTA yang lumayan bahkan sampai ratusan juta. So, untuk membeli flagship smartphone sangat-sangat cukup. Tinggal PR-nya adalah, kamu musti yakin bisa membayar cicilannya kelak. Lakukan perhitungan yang matang biar gak terjebak sama tunggakan utang.

Kabar baik lainnya yaitu proses pengajuan KTA di bank sampai dana cair itu relatif cepat. Karena, KTA tidak memerlukan jaminan sehingga tidak perlu melewati langkah survei dan evaluasi aset.

Apalagi, sekarang kamu juga bisa mengajukan KTA dari bank secara online baik itu melalui situs toko finansial seperti CekAja.com atau melalui website masing-masing bank jika sudah tersedia fasilitasnya. Biasanya, dana KTA bisa cair dalam waktu kurang dari seminggu.

Selain gak memerlukan agunan, persyaratan dan dokumen yang harus dilampirkan untuk mengajukan KTA juga biasanya tidak terlalu ribet. Persyaratan untuk mendapatkan KTA secara umum adalah Warga Negara Indonesia (WNI), usia 21-55 tahun, dan pendapatan minimal Rp3 juta.

Sementara dokumen yang diminta biasanya hanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) & Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan slip gaji. Akan ada tambahan persyaratan jika kamu adalah wiraswasta atau profesional.

(Baca juga: Aplikasi Lari Terbaik untuk Smartphone, Olahraga Jadi Lebih Semangat)
Kerugian
Kerugian - Smartphone dengan KTA Ketahui Untung Ruginya
Source: androidpit.com

Selain beberapa keuntungan di atas, ada pula beberapa kerugian jika kamu memutuskan untuk menebus flagship smartphone menggunakan KTA:

  • Bunga tinggi

Apabila dibandingkan kredit dengan agunan, bunga KTA terbilang tinggi. Mengapa? Karena risiko yang ditanggung oleh bank lebih besar mengingat tidak ada aset yang menjadi jaminan. Bank rata-rata mematok bunga KTA mencapai 1-2 persen per bulan, atau 12-24 persen per tahun. Baik terlambat atau tidak dalam melakukan pembayaran, kamu tetap harus menanggung bunga tersebut.

Padahal jika kamu menggunakan kartu kredit, kamu bisa menghindari beban bunga jika membayar tepat waktu dan membayar secara penuh atau sesuai tagihan. Ingat kan, banyak sekali tawaran cicilan 0 persen dari penerbit kartu kredit yang bisa kamu nikmati?

  • Tenor pinjaman panjang

Kamu mungkin terpikir untuk mengambil tenor panjang agar lebih ringan untuk melunasi pinjamanmu, tetapi apakah itu keputusan yang tepat? Tenor panjang yang diberikan oleh KTA bisa terlihat sebagai sesuatu yang merugikan jika kamu menggunakannya untuk membeli flagship smartphone. Bayangkan saja, kamu harus menanggung utang dalam jangka waktu yang lama ‘hanya’ untuk membeli sebuah smartphone.

Ingat, harga smartphone akan semakin menurun seiring berjalannya waktu. Tentu saja, keputusan yang kurang tepat apabila kamu mencicil pinjaman berbunga dalam jangka waktu lama untuk membeli flagship smartphone. Jika tetap ingin menggunakan KTA dari bank, sebaiknya pilih tenor terpendek.

Jika kamu mengambil tenor yang terlalu panjang, total pengembalian dana yang harus kamu tanggung juga semakin besar lho. Mengapa? Karena bunga yang harus kamu bayarkan juga semakin banyak.

  • Denda tinggi

Setiap terlambat membayar cicilan KTA dari bank, kamu akan dikenakan denda yang jumlahnya sebesar 2 persen hingga 5 persen dari sisa pokok pinjaman dan bunga berjalan. Nah, tapi, kalau kamu melunasi pinjaman lebih cepat dari jadwal, juga ada dendanya. 

Mengapa bank menerapkan bunga jika dilakukan pembayaran lebih cepat? Salah satu alasannya karena bank akan kehilangan potensi penerimaan bunga. Dendanya cukup besar yaitu sekitar 5 persen dari pokok pinjaman.

Eits, ada lagi biaya yang harus kamu tanggung yaitu biaya provisi. Jadi, saat pencairan dana, bank akan memotong biaya provisi sekitar 1,5 persen hingga 3,5 persen dari pinjaman.

(Baca juga: 5 Smartphone Ter-Bikin Ngiler di 2019, Bisa Dicicil!)

Nah, itulah sekilas gambaran keuntungan dan kerugian jika kamu menggunakan KTA untuk menebus flagship smartphone. Alternatif cara lainnya yang lebih bijak untuk memiliki flagship smartphone yaitu dengan menabung, memanfaatkan uang bonus dari kantor, atau menggunakan kartu kredit yang limit-nya cukup. Ok, selamat berburu smartphone impian ya!

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.