Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Mau Beli Kendaraan untuk Mudik, Pilih Mobil Murah atau Mobil Bekas?

by Surtan Siahaan on 29 Juni, 2016

Lebaran sudah dekat. Bagi mereka yang berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi, mungkin sekarang sedang menimbang mobil apa yang akan dibeli untuk digunakan pulang ke kampung halaman bersama keluarga. Bila bujetnya tersedia cukup banyak, mobil keluaran terbaru bisa dipilih sebagai kendaraan mudik.

Namun, bila anggarannya mepet, pilihan mungkin jatuh di antara mobil murah atau mobil bekas. Nah, buat kamu yang sedang bingung memilih antara membeli mobil murah yang baru atau mobil bekas, berikut plus minus yang harus kamu pertimbangkan:

Nilai plus mobil murah

Ada banyak mobil baru yang bisa dibeli dengan harga murah. Mobil tersebut masuk dalam golongan Low Cost Green Car alias LCGC. Bahkan, belum lama ini Kompas.com merilis sebuah berita mengenai mobil Tata Nano yang diberi banderol seharga Rp 24 juta hingga Rp 38,9 juta. Mobil baru tentu punya kondisi yang prima.

Artinya dengan pemakaian normal, dalam 5 tahun ke depan kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk ganti suku cadang. Anggaran yang dikeluarkan paling hanya untuk oli dan servis ringan. Kelebihan lain dari membeli mobil murah adalah kamu tidak perlu punya pengetahuan untuk membelinya karena kondisinya sudah pasti baru. (Baca juga: Tips Mudik Lebaran Membawa Bayi dan Balita)

Nilai minus mobil murah

Karena harganya yang murah, mobil jenis ini sebenarnya baik digunakan di dalam kota. Jika kebutuhannya untuk mudik dengan jarak tempuh yang jauh serta medan yang berat, sebenarnya mobil murah tidak direkomendasikan untuk digunakan.

Selain itu, semua mobil keluaran terbaru juga hanya mengkonsumsi pertamax sehingga pengeluaran untuk bahan bakar jadi lebih mahal. Kekurangan lainnya, nilai penjualan mobil murah bekas tidak terlalu baik. Sehingga harga akan jatuh jauh dibandingkan saat pembelian baru.

Nilai plus mobil bekas

Dengan harga yang tidak jauh berbeda, misalnya di kisaran Rp 50 juta hingga Rp 100 juta, kamu sudah bisa membeli mobil bekas dengan spesifikasi dan vitur yang jauh lebih baik dari mobil murah. Jenis mobil yang bisa diperoleh seperti MPV, SUV atau sedan. Karena kualitasnya lebih baik, sudah pasti mobil bekas tersebut jauh lebih nyaman dikendarai saat mudik Lebaran. (Baca juga: Info Penting, Inilah Harga Sewa Mobil Untuk Mudik Lebaran 2016)

Nilai minus mobil bekas

Salah satu kekurang mobil bekas adalah kondisi yang tidak prima 100%. Apalagi jika kamu tidak memiliki pengetahuan tentang mobil. Bisa jadi mobil yang kamu beli telah mengalami kerusakan. Alhasil, biaya perawatan dan pembelian suku cadang akan menjadi pengeluaran yang pasti akan terjadi.

Nah, berhubung kamu berencana menggunakannya untuk mudik Lebaran, pastikan kondisi mobil baik. Sebab, akan berisiko mengendarai mobil yang tidak lagi prima apalagi mengalami kerusakan. Bisa-bisa kamu sekeluarga terlambat datang ke kampung halaman karena mobil mogok di jalan.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami