Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mau Bisnis Es Kopi Susu? Ini 5 Hal yang Perlu Anda Perhatikan

by Sindhi Aderianti on 10 Oktober, 2018

Es kopi susu kian menjadi tren usaha saat ini. Meski hanya segelas racikan espresso, susu, dan gula merah, tapi 2 tahun belakangan justru kehadirannya hampir tak pernah sepi peminat. Nah, ingin mencoba bisnis es kopi susu? Ini lima hal yang perlu Anda perhatikan.

Bagi para pebisnis, tentu hal ini merupakan peluang yang lumayan menjanjikan. Selain masih banyak diminati, modal untuk membuat es kopi susunya sendiri pun terdiri dari bahan-bahan yang sederhana.

Dibandingkan dengan gerai kopi yang sudah komersil, harga es kopi susu tersebut juga cukup terjangkau, yakni berkisar Rp 18 ribu saja. Namun sebelum memutuskan untuk menjajal bisnis es kopi susu, ada lima hal penting lain yang perlu Anda pertimbangkan. Berikut CekAja rangkum tips-tipsnya untuk Anda.

(Baca juga: Dari 'Swipe' hingga Iklan, Cek Fitur Anyar di WhatsApp!)
Tentukan konsep menarik

Unsur yang paling menjual selain rasa sebenarnya terletak pada konsep suatu brand. Mari ambil contoh Animo Bread Culture. Pertama kali hadir, mungkin ia harus bersaing dengan  brand es kopi susu yang sudah lebih dulu menjadi pioneer, yaitu Tuku.

Akan tetapi ada sisi berbeda dari bisnis es kopi susu Animo. Selain menjual es kopi susu, ia juga menawarkan berbagai macam roti dan donat. Bila perlu ciptakan sendiri menu signature yang tidak dipunyai kedai kopi lain. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir “kalah saing”, karena preferensi tiap konsumen yang otomatis terbentuk karena konsep tadi.

Cari lokasi dekat keramaian

Kalau sudah menemukan konsep bisnis es kopi susu yang pas, kini saatnya mulai mencari lokasi penjualan. Dalam strategi pemasaran, pemilihan lokasi usaha merupakan salah satu faktor utama yang sngat mempengaruhi kesuksesan suatu bisnis. Semakin strategis, maka semakin tinggi pula tingkat penjualannya.

Maka dari itu, sebisa mungkin cari tempat yang dekat dengan keramaian. Misalnya daerah sekitar perumahan, kampus, perkantoran, atau sekolah. Agar lebih menarik perhatian, Anda juga bisa berinovasi membuat signage kedai. Buat dengan komposisi warna, logo, dan warna yang eyecathing. Jadi jangan hanya plang atau spanduk biasa saja.

(Baca juga: 5 Tempat Wisata 'Instagramable' yang Sedang Tren)
Memilih pemasok kopi terbaik

Kopi yang fresh umumnya berasal dari biji kopi yang digiling langsung atau. Bukan dari bubuk yang sudah jadi. Aromanya masih terasa sekalipun sudah dicampur bahan lain. Jika Anda menginginkan cita rasa seperti ini, carilah pemasok kopi terbaik dan terpercaya.

Tak sedikit pula pemilik kedai kopi berburu biji kopi langsung dari petani di daerah-daerah. Harga biji kopi jenis yang dijual petani bervariasi tergantung kualitasnya. Mulai dari harga kualitas standar Rp 65.000/kg, dan kualitas terbaik Rp 100.000/kg untuk jenis Arabica.

(Baca juga: Memeras Untung dari Bisnis Es Jeruk Peras Murni)
Siapkan modal usaha matang-matang

Ini poin yang paling krusial. Untuk membuka suatu bisnis yang tak main-main, siapkan modal sebijak mungkin. Bila Anda memiliki modal sekitar Rp 5 juta-Rp 10 juta, uang tersebut bisa Anda gunakan untuk membeli beberapa kebutuhan utama seperti mesin penyeduh kopi, grinder, saringan, alat saji, dan bahan baku selama satu bulan beroperasi.

Modal itu belum termasuk sewa tempat yang berbeda-beda di setiap lokasi. Perkiraannya, Anda perlu menyiapkan minimal Rp 25 juta  juta termasuk biaya menyewa tempat selama satu tahun. Nah supaya tidak besar pasak daripada tiang, sesuaikan jumlah modal tadi dengan harga kopi segelas yang akan Anda jual.

Sebagai gambaran, jika Anda menjual satu gelas kopi dengan harga Rp 18 ribu, perkiraan laba kotor per hari yang didapat adalah Rp 1,8 juta. Dengan catatan dapat menjual 100 gelas setiap harinya, bisnis es kopi susu sudah terbilang untung.

Sistem keamanan

Suatu kedai kopi juga memerlukan sistem yang baik untuk mencegah kejahatan di sekitar area bisnis. Termasuk peralatan keamanan seperti kamera CCTV dan alarm pencuri baik pada pintu depan maupun belakang kedai kopi.

Sebagai tambahan, penggunaan kamera pengawas juga berfungsi untuk mengantisipasi kecurangan yang bisa saja dilakukan dari karyawan tempat usaha Anda.

Seperti itu lah 5 hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda memulai bisnis es kopi susu. Intinya selama ada niat, keberanian, dan modal yang cukup, memiliki kedai es kopi susu sendiri bukan lagi sekedar angan-angan. Semoga sukses!

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami