Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Mau Lebih Kaya di 2016? Tes Diri Kamu dengan 5 Pertanyaan Ini

by Ariesta on 5 Januari, 2016

Sudahkah kamu punya resolusi finansial di tahun baru ini? Kalau belum, kamu tidak sendirian. Berdasarkan studi yang dilakukan Fidelity Investments, resolusi finansial merupakan resolusi yang paling populer dan paling sukses untuk diwujudkan. Sebanyak 29 persen orang yang disurvei sukses mewujudkan resolusinya, dan 74 persen lainnya hampir mewujudkan. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan keberhasilan orang dengan resolusi kesehatan dan olahraga yang hanya 12 persen.

Kalau kamu ingin makin kaya dan jadi bagian dari 29 persen tersebut, tanyakan dulu lima pertanyaan ini pada dirimu sendiri.

Apa resolusi finansialmu tahun ini?

Tahun baru sering diartikan sebagai tujuan baru. Mungkin tahun kemarin kamu menabung untuk liburan di luar negeri, tapi tahun ini untuk membayar cicilan rumah. Jangan ragu-ragu dalam menentukan resolusi. Resolusi konkret seperti, “Aku ingin menabung Rp 2 juta sebulan,” akan lebih membuat kamu termotivasi dibandingkan hanya, “Aku ingin menabung.” Setelah kamu mengetahui tujuanmu, kamu bisa merancang cara-cara untuk meraihnya.

Apa yang membuat kamu gagal di tahun 2015?

Tahun baru merupakan saat yang tepat untuk mengevaluasi apa yang membuat finansialmu melenceng dari target. Apakah kamu makan lebih dari yang seharusnya? Apakah kamu sering tergoda memberi barang secara online? Kamu tidak bisa memperbaiki diri sampai kamu tahu apa kesalahanmu di tahun sebelumnya. Ini akan membantumu untuk tidak lagi mengulang kesalahan yang sama.

(Baca juga: Ini yang Membuat Bill Gates dan Warren Buffet Jadi Orang Terkaya, Bahkan Semakin Kaya)

Apa saja pengeluaranmu dalam sebulan?

Setelah kamu menetapkan tujuan, mengetahui prioritas, dan kegagalan, sekarang saatnya untuk menetapkan anggaran. Mulailah dengan biaya sehari-hari. Ini termasuk biaya sewa rumah, tagihan asuransi, dan kebutuhan sehari-hari. Jumlahkan semuanya ditambah pajak.

Berapa banyak yang bisa kamu tabung dalam sebulan?

Setelah kamu menghitung total pengeluaran harianmu dalam sebulan, kini giliran pos tabungan yang harus kamu lirik. Tabungan bisa berarti tabungan jangka panjang seperti dana pensiun dan yang jangka pendek seperti dana liburan.

Apa pengeluaran terborosmu?

Banyak yang mengira manajemen finansial hanya seputar memotong pengeluaran, mengurangi tagihan asuransi, menahan diri menggunakan kartu kredit, dan makan lebih hemat. Namun semua pemangkasan ini tidak terlalu memberikan efek kalau kamu tidak tahu apa pengeluaran terboros.

(Baca juga: Ingin Kaya di 2016? Jangan Masukkan Ini di Daftar Resolusimu)

Pengeluaran terboros adalah hal-hal yang bisa membuatmu mengeluarkan uang di luar semua usahamu untuk berhemat. Misalnya kalau selama ini kamu banyak belanja online karena terus menerus mendapatkan kode diskon dari email promosi, makan kamu harus berhenti berlangganan. Kalau kamu gampang tergoda dengan promo yang diberikan kartu kredit, tinggalkan kartu kreditmu di rumah setiap pergi ke mall.

Awal tahun merupakan waktu terbaik untuk mengubah nasib keuanganmu. Jujur dan realistislah dalam membuat rencana. Kalau kamu fokus pada rencanamu, niscaya kamu pun bisa lebih makmur di tahun 2016.

(Baca : Daftar Orang terkaya di dunia )

Tentang Penulis