Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Memeras Untung dari Bisnis Es Jeruk Peras Murni

by Miftahul Khoer on 17 September, 2018

Beberapa hari ke belakang, cuaca di wilayah Jakarta dan beberapa kota besar lainnya terasa lebih panas dari biasanya. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menyebut, hal tersebut terjadi lantaran musim Pancaroba. Nah hal tersebut dapat Anda manfaatkan untuk menambah  pundi rupiah di kantong Anda. Caranya adalah dengan berjualan es jeruk peras murni.

Bisnis es jeruk peras murni dewasa ini memang tengah ramai diperbicangkan. Betapa tidak, dengan modal mini, Anda dapat menjual hasil perasan buah yang sarat dengan vitamin C ini dengan keuntungan yang tidak sedikit.

Maka tak aneh pula jika Anda sedang berjalan-jalan di sekitaran wilayah Jakarta, Depok atau Bekasi, dengan mudah mata Anda akan menemukan banyak pedagang es jeruk peras murni di pinggir jalan. Tertarik menjajal bisnis es jeruk peras ini? Simak beberapa hal yang harus dilakukan!

(Baca Juga : Ingin Ajukan Modal Tambahan Bisnis dan Usaha? Ini Jenis dan Simulasi Kreditnya)

Siapkan modal

Untuk memulai bisnis es jeruk peras ini tidak memerlukan modal besar. Dengan dana tidak lebih dari Rp5 juta Anda sudah dapat memulai bisnis ini. Barang pertama yang harus Anda siapkan adalah booth, ya dengan booth yang menarik akan membuat calon pembeli penasaran dan tertarik untuk mendatangi Anda.

Biaya untuk booth berada di kisaran Rp2 juta. Setelah itu Anda bisa mulai membeli peralatan lainnya seperti alat untuk memeras jeruk senilai Rp1 juta, etalase Rp200 ribu, ember dan kebutuhan lainnya yang ditaksir mencapai Rp500 ribu.

 

Dari sini sudah terlihat jika modal awal untuk membeli peralatan berada dikisaran Rp3,7 juta. Setelah itu Anda bisa mulai membeli barang harian seperti Jeruk peras 10 kg senilai, 200 ribu
Air gula ukuran 3 kg sekitar Rp50 ribu dan es batu sebanyak Rp50 ribu.

Dengan asumsi Anda dapat menjual seanyak 10 kg jeruk peras dengan harga Rp5.000 per gelas, maka potensi pendapatan yang bakal terkumpul mencapai Rp500.000, maklum rata-rata setiap 1 kg jeruk dapat menghasilkan 10 gelas jerus peras.

Tetapi jumlah tersebut harus dikurangi dengan dana belanja harian yang mencapai Rp350.000, artinya terdapat potensi keuntungan sekitar Rp150.000 per hari atau sekitar Rp4.500.000 per bulan.

(Baca Juga : 4 Bisnis Waralaba Ini Tawarkan Keuntungan di Era Online)

Pilih Lokasi

Setelah modal sudah tersiapkan, pilih lokasi yang memungkinkan Anda dapat berjualan. Selain di pinggiran jalan, Anda juga dapat memanfaatkan moment-moment keramaian seperti Car free day (CFD), pasar malam atau pusat keramaian lainnya untuk menjajakan bisnis ini.

Selain lokasi hal lain yang juga harus diperhatikan adalah tampilan booth dan display es jeruk peras ini sebisa mungkin harus benar-benar menarik orang untuk berkunjung. Namun ada kelebihan dari bisnis es jeruk peras ini.

Caranya, susunlah jeruk peras serapi mungkin di booth, dengan sendirinya biasanya dari kejauhan orang langsung mengunjungi booth Anda. Apalagi ketika kondisi cuaca terik, pelanggan biasanya datang dengan sendirinya melihat kesegaran jeruk yang dipajang.

Anda juga bisa membuka gerai selain di pinggir jalan atau di lokasi keramaian, melainkan di tempat khusus seperti ruko atau tempat lain yang disewakan. Tapi untuk cara ini, Anda harus merogoh kocek lebih besar untuk biaya sewanya.

(Baca Juga : Selain Lezat, 5 Olahan Tempe Ini Bisa Bikin Tebal Isi ATM)

Promosi

Untuk lebih menarik pengunjung datang ke booth Anda. Mulailah membuat gimmick untuk promosi kecil-kecilan. Misalnya, Anda bisa menjual segelas es jeruk peras di bawah harga biasanya. Jika rata-rata segelas dijual Rp5.000, Anda bisa menjualnya selama masa promosi Rp5.000 untuk dua gelas. Ini bisa Anda lakukan misalnya untuk 2-3 hari.

Promosi lain, Anda bisa lakukan di media sosial seperti Facebook, Twitter atau Instagram. Anda bisa foto atau bikin video semenarik mungkin semua tentang aktivitas bisnis Anda untuk diunggah di media-media sosial tadi.

Kalau perlu Anda promosi berbayar kepada akun-akun Instagram yang jumlah followersnya banyak. Dengan begitu, jangkauan tempat bisnis Anda bisa semakin dikenal oleh calon pelanggan.

Jangan lupa juga untuk membuat akun media sosial sendiri terutama Instagram. Isinya Anda nanti bisa unggah segala macam aktivitas tentang bisnis Anda hingga testimoni para pelanggan. Ini akan menambah daya jual untuk bisnis es jeruk peras yang Anda geluti.

(Baca Juga : Ini 5 Negara dengan Kredit Macet Tertinggi!)

Inovasi rasa

Bisnis es jeruk peras sebetulnya sudah ada sejak lama. Sebagai contoh, es jeruk peras ini selalu tersedia di berbagai warung nasi atau kafe hampir di semua wilayah Jakarta dan sekitarnya. Namun, rasa es jeruk peras ini dari dulu memang tak berubah: jeruk + gula + es.

Nah, untuk menciptakan bisnis yang tidak monoton, Anda bisa memulai untuk membuat aneka macam rasa di bisnis yang dilakoni. Misalnya Anda membuat terobosan baru, es jeruk peras dikombinasikan dengan rasa lain seperti nangka, kelapa atau rasa lainnya.

(Baca Juga : Menghitung Untung Bisnis Sosis Telor, Jajanan Zaman Now)

Yang jelas semakin bisnis Anda inovatif dan tidak monoton, akan semakin banyak pelanggan yang tertarik untuk mencoba produk yang Anda jual. JIka Anda membutuhkan dana cepat untuk menutupi kebutuhan bisnis, akses CekAja.com dan temukan ragam produk kredit tanpa agunan untuk bisnis baru Anda.

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami