Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Menariknya Untung Bisnis Rekber dan Tips Mendirikannya

by Surtan Siahaan on 11 Mei, 2016

mahasiswa investasi saham - CekAja.com

Pertumbuhan bisnis jual-beli online di Indonesia semakin pesat saja. Banyak pengamat memprediksi, perputaran uang pada bisnis e commerce pada tahun ini akan menyentuh level US$ 25 miliar atau setara Rp 295 triliun. Sebuah potensi emas yang sepertinya sayang kita lewatkan.

Nah, di tengah maraknya jual beli-online sebenarnya ada peluang bisnis yang punya prospek cerah. Bisnis tersebut adalah Rekening Bersama alias Rekber. Dengan tingginya transaksi online, penggunaan Rekber diprediksi akan ikut meningkat ke depannya. Tertarik menimbang keuntungan bisnis satu ini? Baca artikel ini hingga tuntas

Apa itu Rekber?

Rekber adalah jasa perantara yang menghubungkan pembeli dan penjual dalam transaksi online. Cara kerjanya sangat sederhana. Rekber menampung uang pembeli yang ditransfer setelah memiliki kesepakatan dengan penjual. Uang tersebut kemudian ditransfer pada penjual setelah pembeli mengkonfirmasi telah menerima barang dari penjual. Kemunculan Rekber sebenarnya lahir setelah maraknya penipuan yang dilakukan toko online. Dengan keberadaan Rekber, keamanan pembeli lebih terlindungi.

(Baca juga: Mana yang Lebih Murah; Biaya Resepsi Nikah di Gedung, Kebun, atau Rumah?)

Keuntungan Rekber
1. Fee menarik

Keuntungan pemilik Rekber berasal dari pungutan biaya atas penggunaan jasanya. Biasanya, biaya yang dipungut bervariasi. Mulai dari Rp 3 ribu untuk transaksi Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu hingga fee senilai Rp 200 ribu untuk trabsaksi Rp 100 juta ke atas. Semakin banyak transaksi yang dilakukan menggunakan jasa sebuah Rekber, maka penghasilan pemilik Rekber akan makin tinggi.

Berdasarkan keterangan transaksi sejumlah rekber pada forum-forum jual-beli online, tiap jasa Rekber bisa memfasilitasi 500 hingga 1.000 transaksi per hari. Artinya jika Tiap transaksi berharga Rp 3 ribu, penghasilan pemilik Rekber mencapai Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta per hari.

2. Modal terjangkau

Untuk memulai bisnis ini memang dibutuhkan biaya. Alokasi paling besar digunakan untuk membuat sistem dan badan hukum. Tapi, selain modal finansial, hal yang paling penting untuk sukses berbisnis Rekber adalah reputasi. Bila kamu sudah lama bergabung dengan forum-forum diskusi internet itu adalah modal yang sangat berharga.

(Baca juga: Beda Ketakutan Antara Orang Kaya dan Orang Miskin)

3. Tidak perlu lokasi usaha

Sama seperti bisnis online pada umumnya, Rekber bisa dioperasikan dari mana saja. Meski demikian, setidaknya dibutuhkan tempat sebagai representasi tempat usaha. Kamu yang berminat bisa menjalankan bisnis ini dari rumah. Keuntungannya, kamu tidak perlu mengeluarkan modal lebih untuk menyewa tempat dan bisa menghasilkan uang dari rumah. Syaratnya hanya perangkat alat telekomunikasi, gadget dan jaringan internet yang baik.

Tips mendirikan Rekber

Bisnis ini bisa dibilang bukan barang baru lagi. Rekber sejatinya sudah mulai marak sejak tahun 2012-2013. Namun, seperti disebutkan di awal peluang bisnis ini masih terbuka lebar karena potensi pertumbuhan jual-beli online di Indonesia. Bagi yang mau mendirikan Rekber, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu di forum-forum jual-beli. Coba cari tahu apa saja kelebihan dan kekurangan penyedia Rekber saat ini.

Salah satu conothnya, banyak Rekber yang menolak transaksi dari reseller/ dropshiper. Buat kamu yang tertarik, coba lakukan kerjasama dengan mereka. Selain itu, pemilik Rekber juga perlu melakukan kerja sama dengan perusahaan logistik. Hal ini penting untuk meningkatkan pelayanan usaha Rekbermu.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami