Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Tips Menentukan Tujuan Karir Cemerlang dan Berjenjang

by Vera Khairifah on 23 Maret, 2020

Para lulusan baru (fresh graduate) dan sebagian pekerja terkadang melakoni pekerjaan tanpa menentukan tujuan karir. Padahal, hal ini sangat keliru dan bisa saja membuatmu tidak bahagia dengan pilihan pekerjaan tersebut, dan sulit meraih jenjang karir.

Menentukan tujuan karir

Pentingnya Menentukan Tujuan Karir

Menentukan tujuan karir harus dimulai dari diri kamu sendiri. Sisi terpenting dalam menentukan tujuan karir adalah untuk keberlangsungan karirmu yang tentu saja diharapkan berjenjang dalam jangka panjang. Serta penyesuaian dengan bidang yang kamu suka agar kamu lebih bahagia dalam melakoni karirmu.

Karir memang tidak melulu soal menjadi karyawan kantoran. Kamu yang berminat pada bidang entrepreneurship juga tetap wajib menentukan tujuan karir. Karir seorang pengusaha yang berjenjang akan membawa pada keberhasilan usaha yang dibukanya.

Pentingnya karir yang berjenjang adalah peningkatan pendapatan yang kamu dapatkan, besarnya manfaat baik dari kinerjamu untuk orang lain, serta pembaruan keahlian pada dirimu sendiri. Sebab sebagai manusia, kita harus menjadi sosok yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Tips Menentukan Tujuan Karir

Lalu, bagaimana menentukan tujuan karir yang benar? Setidaknya, kamu harus memperhatikan lima hal yang menjadi tips menentukan tujuan karir berikut ini:

1. Ketahui Keahlianmu

Sebelum memilih karir, kamu harus mengetahui dulu apa yang menjadi keahlianmu. Coba tanyakan dalam benakmu, keahlian atau hal apa yang kamu senangi dan ingin dicoba sebagai karir yang berjangka panjang.

Selain berusaha mencari tahu pada diri sendiri, keahlian juga bisa ditentukan berdasarkan tiga hal berikut ini:

  • Riwayat Pendidikan

Meskipun saat ini sebagian pekerjaan bisa dilakukan tanpa harus memiliki riwayat pendidikan yang sama bidangnya, namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa pendidikan masih memiliki pengaruh pada pemilihan karir dan pekerjaanmu.

Sebab lewat pendidikan, orang lain akan mengetahui keahlian dasar yang sudah kamu ketahui atau kuasai di bangku pendidikan. Sehingga pihak lain akan tertarik atau lebih percaya untuk menerimamu sebagai pekerjanya.

Keahlian inilah yang bisa menjadi ‘nilai jual’ dirimu. Misalnya, kamu adalah seorang lulusan Jurusan Ilmu Akuntansi, maka sebuah perusahaan pun akan lebih mempercayaimu untuk dikontrak sebagai staf akuntan di sana.

Namun, memang tidak menutup kemungkinan jika misalnya seorang lulusan Jurusan Ilmu Akuntansi untuk bekerja sebagai wartawan, asalkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan pekerjaan tersebut. Seperti menulis, melaporkan berita, dan hal lainnya.

(Baca Juga: Tips Menghadapi Interview Online beserta Fakta Menariknya)
  • Ketertarikan Pribadi pada Bidang Tertentu

Kemudian, menentukan tujuan karir dengan mencari keahlian juga bisa didapat dengan memikirkan ketertarikan pribadi pada bidang tertentu. Nah, hal ini berlaku untuk kamu yang ingin memiliki karir di luar bidang riwayat pendidikan.

Cobalah pikirkan bidang pekerjaan apa yang kamu ingin salami. Misalnya untuk kamu yang memilih menjadi pengusaha, pilih ingin buka usaha di bidang apa. Food and beverage, fashion, penawaran jasa, atau hal lainnya? Sesuaikan dengan keinginanmu dan potensi jangka panjangnya.

Sedangkan untuk kamu yang ingin berkarir di kantor, coba sesuaikan bidang pekerjaan dengan jenis pekerjaan yang sesuai dengan karaktermu. Misalnya, kamu tertarik bekerja di perusahaan retail sebagai tim Marketing yang mengurusi strategi pemasaran, karena kamu suka bekerja dalam tim dan bertemu banyak orang baru.

  • Pilih Keahlian Sesuai Hobi

Hobi yang kamu tekuni juga bisa menjadi keahlian sebagai modal atau nilai jualmu pada sebuah perusahaan. Misalnya, hobi fotografi yang kamu kembangkan menjadi profesi fotografer profesional.

Untuk memilih hobi sebagai keahlian, pastikan hobi tersebut mengantarkanmu pada profesi yang memiliki eksistensi jangka pantang. Serta nilai pendapatan yang mencukupi atau bahkan sangat menjanjikan.

2. Temukan Ikigai

Tips menentukan tujuan karir lainnya adalah dengan menemukan ikigai. Ini adalah istilah Jepang yang berarti nilai kehidupan. Ikigai bisa ditemukan dengan mempertimbangkan kesenangan dan makna hidup.

Banyak orang Jepang yang menjadikan ikigai ini sebagai pegangan hidupnya. Sehingga setiap mereka terbangun di pagi hari, konsep ikigai ini dijadikan sebagai motivasi untuk bekerja keras.

Untuk menemukan ikigai, kamu harus tahu hal apa yang menjadi kesenanganmu dan manfaat dari pekerjaanmu untuk orang lain. Melakukan hal yang disenangi dan bermanfaat akan membuatmu mantap menjalani pekerjaan.

3. Pilih Bidang yang Memiliki Potensi

Untuk menentukan tujuan karir, kamu juga disarankan untuk memilih bidang yang memiliki potensi jangka panjang. Perhatikan industri potensial yang sekiranya bisa terus eksis untuk waktu yang lama.

Misalnya, di era perkembangan teknologi saat ini, industry IT, pemasaran digital, dan pengembangan aset digital (sosial media) kian naik pamor. Dalam beberapa tahun ke depan, diperkirakan para ahli di bidang kerja ini masih terus dibutuhkan.

Jangan bergonta-ganti bidang. Hal ini akan menyebabkan kamu sulit mendapatkan jenjang karir, karena keahlian yang tidak konsisten atau terus terasah. Misalnya jika kamu sebelumnya bekerja menjadi seorang Sales (bidang penjualan), lalu beralih profesi dengan melamar pekerjaan baru sebagai Social Media Strategist (bidang pengembangan aset digital).

4. Pilih Profesi yang Memiliki Jenjang Karir

Jika sudah memilih bidang yang potensial, langkah menentukan tujuan karir selanjutnya adalah dengan memilih profesi yang memiliki jenjang karir.

Apakah pekerjaan yang kamu lakoni memiliki level lebih tinggi yang kemudian menunjang kualitas diri dan pendapatanmu atau tidak. Sebab, ada beberapa posisi yang tidak memiliki jenjang karir di masa depan. Sehingga hanya stuck pada level posisi itu saja.

5. Terus Perbarui Kemampuan

Nah, jenjang karir tidak hanya bisa diraih dari kesempatan yang diberikan perusahaan, tapi juga peningkatan kemampuan. Maka dari itu, terus perbarui kemampuanmu, baik dari segi kemampuan bidang kerja maupun sikap bekerja (attitude).

Jadilah sosok yang terus mau belajar dimana saja dengan sumber apa saja, serta sikap yang baik pada rekan kerja maupun semua orang.

Pinjaman tunai bisa kamu dapatkan mudah lewat aplikasi Kredit Pintar. Syaratnya super gampang, hanya menyertakan KTP dan nomor rekening bank.

Dana Pinjaman Mudah?

Dana pinjaman hingga Rp5 juta bisa didapat hanya dengan waktu pencairan satu hari kerja saja, lho. Tunggu apa lagi, unduh aplikasi Kredit Pintar di Play Store sekarang juga!

Tentang Penulis

Vera Khairifah

A content writer and socmed enthusiast