Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Mengapa Pinjaman Anda Perlu Asuransi?

by JTO on 10 April, 2014

Risiko bisa datang kapan saja. Itu sebabnya kredit atau pinjaman bank Anda selalu disertakan asuransi. Namun, seberapa penting asuransi ini?

Pada artikel sebelumnya, Anda sudah tahu tentang 5 pedoman ajukan pinjaman ke bank. Kali ini, simak beberapa pertanyaan berikut, dan Anda dapat menjelaskan pentingnya asuransi pinjaman.

Apa itu asuransi pinjaman/kredit?

Asuransi kredit (credit insurance) mulanya dikenal dalam lingkungan asuransi jiwa dalam bentuk perlindungan kepada kreditur terhadap risiko macetnya pelunasan sisa pinjaman kreditur. Asuransi ini dikenal pula dengan istilah asuransi jiwa kredit (credit life insurance).

Asurasi penjaminan kredit pada dasarnya adalah bentuk gabungan dari asuransi kredit dan penjaminan kredit yang meng-cover ketidakmampuan debitur dalam melunasi sisa pinjaman kepada kreditur sebagai akibat risiko meninggal dunia dan wanprestasi dari sang kreditur. Mekanisme asuransi berjalan pada saat debitur meninggal dunia, sedangkan penjaminan akan berperan pada saat terjadi klaim meninggal dunia.

(Baca juga: 5 Pertanda Kalau Kamu Butuh Konsultan Keuangan)

Jenis pinjaman apa yang disertakan asuransi?

Pada dasarnya kredit yang diberikan oleh bank, baik bank pemerintah  maupun swasta tidak terlepas dari risiko kredit. Karena itu, saat ini setiap pinjaman atau kredit yang dikucurkan bank selalu disertakan asuransi.

Apakah ada premi?

Seperti asuransi umumnya, asuransi kredit ini juga memiliki premi. Namun, ada beberapa bank yang menawarkan jenis asuransi tanpa premi apapun. Jumlah premi biasanya bervariasi dari bank ke bank dan tergantung pada:

  • Usia seseorang yang mengambil pinjaman: Premi biasanya lebih tinggi untuk seseorang yang berumur lebih tua atau mendekati masa pensiun.
  • Jumlah pinjaman: Jika jumlah pinjaman tinggi, pembayaran premi juga akan lebih tinggi karena bank juga memiliki kewajiban yang lebih tinggi pada hal ini.
  • Lama pinjaman: Jika periode pembayaran lebih lama, premi yang harus dibayar juga lebih tinggi.
  • (Baca juga: Sudah akhir Usia 30 Tahun? Wajib Ketahui Fase-Fase Masa Pensiun Berikut Ini)
Kesimpulannya, apa saja yang perlu Anda tanya kembali?
  1. Apa saja yang disertakan? Apakah mencakup kematian karena kecelakaan atau kematian oleh sebab apapun? Apakah itu mencakup cacat sementara, atau apakah asuransi itu hanya menutupi cacat tetap?
  2. Persyaratan. Periksa kriteria dan kelayakan untuk asuransi. Apakah asuransi ini memiliki syarat pinjaman dalam jumlah tertentu.
  3. Pembayaran premi. Periksa apakah pembayaran premi disertakan sebagai bagian dari cicilan atau dibayar sekaligus.

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.