Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mengapa Rupiah Melemah saat Wabah Corona? Ini Jawabannya!

by Nadhillah Kusindriani on 26 Maret, 2020

Wabah virus Corona yang tengah melanda sebagian besar negara di dunia ini, memberikan dampak yang cukup besar. Bagi Indonesia sendiri, dampak yang dirasakan tidak hanya di kehidupan sosial, tetapi juga pada melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar. Lantas, mengapa rupiah melemah saat wabah Corona?

rupiah melemah saat corona

Nilai Rupiah Terhadap Dolar AS pada 25 Maret 2020

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, adanya wabah virus Corona atau Covid – 19 ini memberikan dampak bagi beberapa negara yang terjangkit virus tersebut. Sebagian besar masyarakat Indonesia sendiri sudah merasakan dampak dari wabah virus ini.

Salah satu dampak yang terasa yaitu pembatasan aktivitas di kehidupan sosial. Di mana, beberapa kegiatan di luar ruangan seperti bekerja, sekolah hingga ibadah yang mengharuskan bertemu dengan kerumunan manusia diberhentikan.

Tentu, hal tersebut bertujuan untuk menghindari bertambahnya korban dari virus Covid – 19 itu sendiri. Terlebih, agar rantai persebaran virus tersebut dapat segera terhenti.

Namun nyatanya, dampak dari virus Corona ini juga mengganggu perekonomian Indonesia dan beberapa negara terdampak lainnya. Untuk Indonesia sendiri, dampak yang dirasakan yaitu berupa melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS.

Hal tersebut terlihat dari nilai rupiah yang terus tertekan hingga mencapai angka 16.165 per dolar AS di penutupan perdagangan pada Rabu (25/3). Angka tersebut sudah dipastikan melemah, jika dibandingkan dengan angka ketetapan sebelumnya yaitu 15.712 per dolar AS.

Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS ini dinilai akan terus berlanjut sampai dengan wabah virus Corona berakhir di Indonesia.

(Baca Juga: Cegah Corona Meluas, Bank Indonesia Ganti Uang Beredar)
Penyebab Mengapa Rupiah Melemah Saat Wabah Corona

Pada pembahasan sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahwa nilai rupiah terhadap dolar AS disinyalir akan terus tertekan dan berada di posisi rentan selama wabah virus Corona di Indonesia belum berakhir. 

Hingga pada Rabu (25/3), nilai rupiah terhadap dolar AS sudah mencapai angka 16.165 per dolar AS. Namun satu hal yang menjadi pertanyaan adalah mengapa rupiah melemah saat wabah Corona?

Hal tersebut tentu disebabkan oleh beberapa faktor. Dan salah satu faktor yang menyebabkan nilai rupiah melemah saat wabah Corona adalah karena kepanikan yang terjadi di pasar global.

Kepanikan tersebut yang sejatinya menjadi indikator utama melemahnya nilai tukar mata uang beberapa negara terhadap dolar AS, termasuk rupiah. Maka dari itu, selama pasar global masih mengalami kepanikan, maka nilai rupiah terhadap dolar AS pun akan selalu berada di posisi rentan.

Meski Ibrahim Assuaibi selaku Direktur PT TRFX Garuda Berjangka mengungkapkan pernyataan di atas, namun menurutnya dasar ekonomi Indonesia masih mampu dan kuat dalam menghadapi nilai tukar rupiah saat ini.

Selain itu, Ibrahim juga mengatakan kalau Bank Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan dengan memangkas BI 7-Day Reverse Repo Rate atau yang dikenal suku bunga acuan di level 4,5 persen.

Namun nyatanya, kebijakan tersebut hingga kini belum memberikan dampak yang besar bagi perekonomian Indonesia, khususnya nilai rupiah terhadap dolar AS.

Sebab, stimulus yang dilakukan oleh bank sentral semuanya dilakukan secara mendadak. Hal tersebut menunjukkan bahwa bank sentral mengalami kepanikan yang luar biasa.

Faktor lainnya yang menyebabkan rupiah melemah saat wabah Corona yaitu sentimen global terkait wacana suntikan stimulus yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Melansir Katadata.co.id, pemerintah Amerika Serikat berencana akan menyuntikan dana sebesar 1,3 triliun USD – 2 triliun USD. Meski wacana tersebut belum disepakati oleh senat Amerika Serikat, namun hal tersebut menjadi penyebab sentimen negatif rupiah dan rupiah menjadi anjlok.

Melemahnya rupiah juga dinilai karena mengikuti sentimen negatif yang membayangkan jika aset berisiko bergerak negatif. Beberapa aset berisiko tersebut di antaranya seperti indeks saham Australia, Kospi, indeks saham futures AS dan Nikkei.

Upaya Pemerintah dan Masyarakat Menyelamatkan Rupiah

Jika wabah virus Corona masih menyerang Indonesia untuk beberapa waktu ke depan, maka tidak menutup kemungkinan jika nilai rupiah terhadap dolar AS terus melemah dan perekonomian Indonesia menjadi tidak seimbang.

Sebenarnya, salah satu cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat Indonesia, untuk menangani hal ini adalah dengan menjaga diri agar selalu berada dalam kondisi sehat, dan terhindar dari wabah virus Corona.

Seperti yang sudah dihimbau oleh pemerintah, masyarakat hanya perlu melakukan social distancing, dengan tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak dalam kondisi mendesak. Hal tersebut bertujuan untuk memutus rantai persebaran virus Covid – 19.

Jika rantai persebaran virus Covid – 19 terhenti, lalu angka korban yang terjangkit virus menurun, maka kondisi perekonomian Indonesia, khususnya nilai rupiah terhadap dolar AS akan membaik secara perlahan.

Maka dari itu, dalam kondisi seperti saat ini kamu perlu menjaga diri dan kesehatan mu. Dan alangkah lebih baik jika kamu mendaftarkan diri ke asuransi kesehatan.

Caranya sangat mudah, di mana kamu bisa mengajukannya dengan proses yang cepat hanya di CekAja.com. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang!

Tentang Penulis