Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mengenal 88rising, Label Pengorbit Rich Brian

by Anes Saputra on 13 Maret, 2020

Nama Rich Brian tentu sudah tidak asing lagi bagi kamu. Karyanya yang berhasil menarik perhatian dunia membuat rapper asal Indonesia ini makin populer terlebih setelah dia mengeluarkan album “The Sailor” beberapa waktu lalu.

penyanyi lokal go international

Nah, biasanya seorang musisi atau penyanyi bernaung di bawah sebuah label  atau perusahaan rekaman.

Kali ini kita mau mengenal lebih dalam lagi soal label keren yang belakangan juga makin populer karena berhasil mengorbitkan sederet musisi berbakat. Ya, namanya adalah 88rising.

Selama ini mungkin kamu juga sekadar tahu ada sebuah label bernama 88rising atau Rich Brian diorbitkan oleh 88rising.

Tetapi kamu belom mengetahui secara dalam soal siapa, bagaimana, kapan, dan detail lainnya. Untuk itu, mari kita simak bareng-bareng tentang fakta terkait 88rising.

(Baca juga: Pendapatan Musisi dari Aplikasi Musik, Apakah Sebanyak Album Fisik?)

1. Awal lahirnya 88rising

Awal lahirnya 88rising - Mengenal 88 rising Label Pengorbit Rich Brian

Jika mau mengenal seseorang atau sesuatu tentu akan manis jika dimulai dengan mencari tahu tentang awal kelahirannya.

Nah, 88rising ini ternyata bukanlah nama pertama. Perusahaan yang dibuat oleh Sean Miyashiro pada tahun 2015 ini awalnya merupakan kolektif musik dan manajemen artis yang bernama CXSHXNLY.

Fokus utama CXSHXNLY adalah mencari musisi baru yang dianggap punya potensi melalui dunia maya.

Miyashiro sangat ingin menemukan musisi yang bisa mewakili dan menunjukkan kehebatan bakat para imigran, bukan hanya dari Asia melainkan dari berbagai penjuru dunia.

Miyashiro mulai mengerjakan project musik bersama dengan Dumbfoundead (rapper dan aktor keturunan Korea-Amerika) dan Keith Ape untuk menggarap single berjudul “It G Ma” versi remix bersama dengan A$AP Ferg dan Waka Flocka Flame.

Single tersebut berhasil dirilis pada Juli 2015 dan menjadi viral di dunia maya.

Perlu diketahui juga, sebelum akhirnya memutuskan untuk memulai sendiri perusahaannya, Miyashiro pernah bekerja untuk mengelola sebuah situs bernama Thump.

Itu adalah situs yang berdiri di bawah Vice Media yang fokus pada musik EDM.

Pengalamannya selama mengelola situs itu dan kecintaannya pada musik rap dari Asia, mendorong dia untuk kemudian membentuk CXSHXNLY.

2. Video pertama 88rising dan perkenalan musisi

Setahun berlalu, tepatnya pada bulan Mei 2016, mereka mengunggah konten video pertama di YouTube.

Hal itu sekaligus menjadi penanda pergantian nama menjadi 88rising seperti yang kita kenal saat ini.

Momen itu juga digunakan untuk memperkenalkan musisi yang berkarya di bawah naungan mereka di antaranya Rich Brian, Joji, dan Higher Brothers.

Kemudian, 88rising menambah daftar musisi kreatif anti-mainstream lainnya.

Di antaranya adalah penyanyi asal Indonesia NIKI, lalu Rina Sawayama dari Jepang, produser hip hop Sen Moritomo, dan penyanyi R&B August 08.

3. Kesuksesan Tur dan Festival Pertama

Setelah berhasil menjadi trending di dunia maya, 88rising menyapa penggemar melalui tur keliling Asia pada tahun 2017.

Tur yang menampilkan Rich Brian, Joji, dan Higher Brothers ini berlangsung di 7 negara, 9 kota yakni Seoul, Beijing, Shanghai, Chengdu, Bangkok, Singapura, Kuala Lumpur, Manila, dan Jakarta.

Setelah berhasil menyelenggarakan tur dengan jumlah penonton yang membeludak, 88rising akhirnya mengumumkan penyelenggaraan “Head In The Clouds Festival” pertama.

Festival yang menyuguhkan line-up musisi hip hop dan R&B dari Asia dan Amerika ini digelar pada September 2018 di Los Angeles State Historic Park.

(Baca juga: Ini Rahasia Kaya Rapper Dunia!)

4. Pencapaian 88rising

88rising kini bukan hanya menjadi sebuah perusahaan rekaman melainkan media entertainment.

Mereka mendreskripsikan diri sebagai hybrid management, label rekaman, perusahaan marketing, hingga menangani produksi video.

Selama kurang lebih lima tahun berdiri, 88rising sudah menorehkan sederet pencapaian yang luar biasa.

Pada tahun 2019 silam, perusahaan ini mendapatkan penghargaan sebagai Label of the Year dari Netease yang merupakan salah satu music streaming platform terbesar di Cina.

Saat ini 88rising yang awalnya berkantor di garasi di Bronx, New York, sekarang sudah memiliki tiga kantor besar di New York, California, dan China. Jumlah pegawainya juga sudah bertambah banyak yakni sekitar 70 orang.

Selain itu 88rising juga sudah berhasil membantu musisi yang bawah naungannya untuk menorehkan pencapaian yang luar biasa.

Sebut saja album debut dari Rich Brian yang bertajuk Amen yang berhasil menjadi album pertama musisi Asia yang bisa menduduki peringkat teratas iTunes Hip-Hop Chart.

Masih pada tahun yang sama yakni tahun 2018, album debut dari Joji yang berjudul BALLADS 1 mencatat sejarah album pertama dari penyanyi solo Asia yang menduduki posisi pertama Billboard R&B/Hip-hop chart.

Konten mereka di YouTube juga selalu berhasil mendapatkan engagement yang sangat tinggi.

Mungkin karena mereka bukan hanya menyuguhkan konten yang unik tapi juga membantu penggemar untuk melihat lebih dekat musisi idola mereka.

Banyak yang menyebutkan bahwa 88rising akan menjadi label musik masa depan yang menawarkan keunikan tersendiri.

Meski sudah banyak melahirkan musisi hebat, 88rising masih terus melanjutkan gebrakan dan prestasi luar biasa dengan terus memperkenalkan bakat dan karya baru.

Tentang Penulis

Anes Saputra

Artikulasi Sinekdoke