Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Mengenal Berbagai Risiko Pernikahan Incest Bagi Kesehatan

by Miftahul Khoer on 4 Juli, 2019

Sebuah pernikahan incest cukup menghebohkan terjadi di Sulawesi Selatan. Seorang pria berinisial AM (32) menikah dengan perempuan berinisial HE (28) yang ternyata adik kandungnya sendiri!

bisnis pernikahan _ pinjaman usaha - CekAja.com

Pernikahan kedua kakak beradik ini lazim disebut dengan istilah incest atau mengarah pada hubungan seksual sedarah, karena HE mengaku sudah mengandung anak dari AM.

Hampir di seluruh dunia, perbuatan incest ini dianggap tabu dan harus dihindari oleh siapapun. Bukan hanya karena persoalan etika, norma atau budaya. Dalam dunia kesehatan pun perbuatan incest ini sangat wajib dihindari karena akan berdampak kelainan terhadap anak yang dilahirkan.

Bagi penggemar serial televisi yang ditayangkan HBO, mungkin kamu akan teringat dengan kisah cinta adik kakak yakni Jaime Lannister dan Cersei Lannister. Kedua adik kakak ini melakukan incest hingga akhirnya lahir Joffrey Baratheon yang belakangan menjadi seorang raja dari tujuh kerajaan.

Risiko bagi kesehatan anak

Meski tidak diceritakan dampak kesehatan akibat pernikahan incest di serial tersebut, nyatanya hampir berbagai ahli kesehatan dunia sepakat bahwa hasil pernikahan incest bakal berakibat buruk terhadap kesehatan. Berikut risiko kesehatan yang disebabkan hubungan incest.

  1. Faktor genetik

Di seluruh dunia, terdapat norma universal yang menyebutkan bahwa hubungan seksual dengan kerabat tingkat pertama seperti orang tua, anak dan saudara kandung harus dihindari. Pasalnya, kerabat tingkat pertama ini memiliki kesamaan genetik.

(Baca juga: Jurus Jitu Kumpulkan Uang Nikah Dalam 1 Tahun!)

Syahrini-Reino Sah Jadi Pasutri, Ini Tips Menikah di Luar Negeri
https://www.cekaja.com/info/syahrini-reino-sah-jadi-pasutri-ini-tips-menikah-di-luar-negeri/

Persoalannya adalah ketika genetik yang sama bertemu, akan ada genetik buruk yang jika bersatu akan berlipat ganda. Maka gak heran jika anak dari hasil hubungan incest selalu menderita berbagai penyakit. Selain itu gak ada gen normal yang mampu menetralkannya.

  1. Cacat lahir dan gangguan mental

Dampak dari hasil hubungan sedarah tersebut akan bermasalah terhadap perkembangan anak. Sebagai contoh, hampir 42 persen anak hasil hubungan incest di Cekoslovakia berdasarkan sebuah studi mengalami cacat lahir, sementara 11 persennya mengalami gangguan mental.

  1. Kelainan fisik

Sementara itu, kelainan genetik yang dialami oleh anak dari hasil hubungan incest adalah terjadinya polidaktil atau tumbuhnya jari tambahan pada kaki dan tangan anak. Kelainan lain biasanya terjadi kekerdilan pada anak, bibir sumbing, sistem imun melemah hingga down syndrome.

  1. Albino hingga gangguan saraf otak

Tidak berhenti sampai disitu, ada banyak risiko lain yang disebabkan oleh perkawinan sedarah yang menyerang anak. Risiko tersebut di antaranya adalah serangan penyakit albinisme di mana seseorang berkulit pucat dan berambut pirang. Selain itu, risiko lainnya adalah gangguan saraf pada otak.

Mencegah terjadinya hubungan incest

Meski terbilang jarang, kasus incest di seluruh dunia memang terjadi. Untuk menghindarinya, kita harus sama-sama mencegah sedini mungkin. Dalam hal ini, peranan kamu selaku orangtua sangatlah penting.

  1. Kenalkan silsilah keluarga

Orang tua wajib memberikan pemahaman atau mengenalkan silsilah keluarga agar jangan sampai terjadi penikahan sedarah.

  1. Pisahkan kamar anak

Biasakan untuk memisah kamar anak laki-laki dan perempuan ketika mereka beranjak besar dan sudah sama-sama paham perbedaan lelaki dan perempuan.

  1. Jangan pisahkan anak kandung sejak lahir

Cara mencegah lainnya adalah jangan memisahkan anak kandung sejak lahir. Sebagian besar kasus incest terjadi karena sedari kecil saudara kandung terpisah dan ternyata mereka menikah ketika sudah dewasa tanpa tahu silsilah masing-masing.

  1. Pendidikan agama

Dan yang lebih penting upaya mencegah hubungan incest adalah menanamkan ajaran norma dan agama kepada anak sedini mungkin serta ajari mereka untuk bisa menjaga diri. Paling tidak setelah mereka dewasa, anak-anak harus tahu siapa pasangan yang pantas dijadikan suami atau istri.

Selain kepada anak-anak, upaya pencegahan juga harus ditanamkan kepada orangtua, karena tak jarang ada saja orangtua yang biadab menghamili anak kandungnya. Justru kasus seperti inilah yang selalu tak terduga yang harus benar-benar dihindari selain hubungan incest berdasarkan suka sama suka.

Dilarang pemerintah

Untuk mencegah hubungan incest, pemerintah jauh-jauh hari telah melarang hubungan sedarah tersebut dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

(Baca juga: Syahrini-Reino Sah Jadi Pasutri, Ini Tips Menikah di Luar Negeri)

Dalam pasal 8 UU tersebut dijelaskan larangan incest sebagai berikut:

(a) berhubungan darah dalam garis keturunan lurus ke bawah atau ke atas;

(b) berhubungan darah dalam garis keturunan menyamping yaitu saudara, antara seseorang dengan seorang saudara orangtua dan antara seseorang dengan saudara neneknya;

(c) berhubungan semenda yaitu mertua, anak tiri, menantu dan ibu/bapak tiri;

(d) berhubungan sesusuan yaitu anak susuan, saudara dan bibi/paman susuan;

(e) berhubungan saudara dengan istri atau sebagai bibi atau kemenakan dari sitri, dalam hal seorang suami bersitri lebih dari seorang dan

(f) berhubungan dengan yang mempunyai hubungan yang oleh agamanya atau peraturan lain yang berlaku dilarang kawin.

Nah, itulah beberapa risiko yang diakibatkan dari hubungan pernikahan incest atau sedarah yang harus dihindari. Memang, urusan jodoh itu gak ada yang tahu, tetapi masa iya dari ratusan juta hingga miliaran orang yang ada di muka bumi ini kamu malah jatuh cinta sama saudara kandung sendiri? Ayo berusaha mencari jodoh lain bro dan sis..

Kalau kamu merasa jodoh kamu gak ada di lingkungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sering-sering lah liburan ke tempat yang jauh di luar negeri. Siapa tahu, ayah atau ibu dari anak-anakmu nanti adalah warga negara lain. Lumayan kan, buat memperbaiki keturunan.

Nah, selama plesiran jangan lupa lindungi diri dengan asuransi perjalanan terbaik yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan lewat CekAja.com ya.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami