Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Mengenal Cedera Bahu Mohamed Salah dan Berbagai Penyebabnya

by Gito on 30 Mei, 2018

Pada laga final Liga Champion yang berlangsung pada tanggal 27 Mei lalu, penyerang Liverpool Mohamed Salah terkena cedera bahu yang meleset akibat bersenggolan dengan Kapten Real Madrid, Sergio Ramos. Hal tersebut membuat Salah keluar lapangan pada menit ke-30 dan berujung pada kekalahan The Reds 1-3 oleh Madrid.

Bahkan, pemain Tim Nasional Mesir itu pun berpotensi tidak dapat mengikuti ajang Piala Dunia 2018 yang rencananya digelar di Rusia pada bulan Juni mendatang.

Memang pasca keluarnya Salah dari lapangan hijau, The Reds tampak kewalahan dalam menghadapi gempuran dari Karim Benzema dan juga Gareth Bale. Hal tersebut diperparah dengan buruknya penampilan Loris Karius, sang penjaga gawang Liverpool yang banyak melakukab blunder.

Atas hasil tersebut, mimpi sang penguasa Anfield untuk menggeser posisi juara liga Champion dari Real Madrid kandas. The Reds harus berpuas diri berada pada posisi runner-up untuk laga sepak bola antar klub yang paling bergengsi di Eropa tersebut.

Jika menengok rekaman video benturan, terlihat tangan Salah tertarik oleh Ramos yang berakibat pada bergesernya bahu Salah. Namun, selain karena benturan, sebenarnya cedera bahu juga terjadi lewat beberapa hal berikut ini.

 

Terkilir

Bahu yang terkilir biasanya menghasilkan sakit dan peradangan di wilayah sekitar bahu. Hal itu umumnya terjadi akibat jatuh dalam posisi canggung ataupun kecelakaan saat berolahraga. Disini ligame atau otot yang mengikat persendian bahu mengalami sobek, alhasil begitu digerakkan hanya rasa sakit yang timbul.

Frozen Shoulder

Dalam kondisi ini, bahu Anda tidak dapat digerakkan akibat pembengkakan dan pengetatan jaringan yang mengelilingi sendi bahu. Nah kalau ini penyebabnya lebih kepada diabetes dan juga stroke. Jadi makanan pun dapat menyebabkan bahu Anda sakit walaupun secara tidak langsung.

.

Pemakaian berlebihan

Anda semua pasti setuju jika sesuatu yang dilakukan secara berlebihan akan berdampak tidak baik. Ya, begitu pula dengan kondisi bahu Anda, jika Anda terlalu sering melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan bahu seperti mencangkul, membawa tas berat atau mengangkat beban berpotensi membuat jaringan halus yang berada didalam bahu menjadi lebih aus.

Nah hal itu dapat membuat bahu Anda menjadi lebih rentan terhadap cedera. Kondisi awal ini biasa disebut sebagai tendinitis kemudian jika kegiatan tersebut terus berlangsung, maka sakit bahu Anda bisa naik kelas menjadi Bursitis, dan tentunya rasanya juga akan lebih sakit dari level sebelumnya.

Dislokasi

Dalam cedera bahu ini artinya tulang Anda tidak lagi berada di tempat yang seharusnya. Kondisi ini masuk dalam kategori cedera parah, pasalnya jika tidak segera diobati, ligament, sarafatau pembuluh darah bakal bertambah rusak dan berpotensi untuk terkilir lagi di masa mendatang.

Osteoarthritis

Kalau jenis cedera bahu ini merupakan cedera bahu yang banyak dialami oleh mereka yang lanjut usia. Karena umumnya cedera terjadi lantaran adanya pengapuran sendi. Uniknya jika anda mengalami gangguan bahu Osteoarthritis, bahu Anda justru hanrus banyak digerakkan, karena jika tidak akan menyebabkan kekakuan jariangan lunak sendi.

Selain itu sakit bahu juga dapat disebabkan oleh postur tubuh yang buruk dan sejumlah penyakit, seperti gangguan kantung empedu, penyakit hati, penyakit jantung, atau penyakit yang berkaitan dengan tulang belakang di leher. Penyebab kurang umum lainnya adalah tumor, infeksi, dan masalah pada saraf.

Nah penjelasan diatas adalah ragam penyebab cedera bahu yang dapat terjadi pada siapa saja. Agar Anda selalu merasa aman dalam beraktivitas, ada baiknya Anda membekali diri dengan asuransi kesehatan. Pilih dan ajukan beragam produk dan penawarannya di CekAja.com.

 

Tentang Penulis

Jurnalis, penyuka musik britpop, sangat suka dengan dendeng kering.