Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Mengenal Dato Sri Tahir Si Tajir yang Selalu Hadir di Setiap Bantuan Bencana

by Miftahul Khoer on 2 Oktober, 2018

Orang kaya di Indonesia yang sering memamerkan harta kekayaan sudah banyak. Tapi orang super kaya yang selalu hadir di setiap bantuan bencana bisa dihitung jari. Dan dari jumlah yang sedikit itu terseliplah nama Dato Sri Tahir, seorang filantrofi atau dermawan di Indonesia.

Dato Sri Tahir tergugah dengan kondisi Palu, Sulawesi Tengah yang diguncang gempa dan tsunami pada Jumat pekan lalu. Ia pun tak banyak bicara dan langsung beraksi untuk mengirim bantuan langsung ke Palu.

Bukan kali ini saja orang paling tajir di Indonesia ini mengirim bantuan untuk korban bencana. Yuk cek apa saja yang telah dilakukan Dato untuk bantuan kemanusiaan.

Kirim makanan siap saji ke Palu

Dato Sri Tahir berangkat menuju Palu menggunakan jet pribadi yakni Pesawat Global 5000, Tail M JGVJ dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada Selasa (2/10/2018) sekitar pukul 07.40 WIB. Ia tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu pada sekitar 11.30 WITA.

Di pesawat yang ditumpanginya, Dato membawa makanan siap saji yakni McDonald’s hingga mie instan dan aneka minuman. Jenis makanan tersebut dinilai paling sangat dibutuhkan melihat kondisi Palu yang belum sepenuhnya pulih.

Selain makanan, Dato Sri Tahir juga akan membantu meringankan korban gempa dan tsunami Palu melalui penyediaan genset, tenda dan akan memberikan bantuan rumah layak untuk para korban yang kediamannya hancur.

Dia akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk membicarakan teknis bantuan. Karena selain itu, Dato juga ingin memberikan lapangan pekerjaan bagi para korban jika kondisi secara keseluruhan sudah pulih.

(Baca juga: Kiat Kaya Raya Ala 4 Pengusaha Muda Indonesia)

Bangun ribuan rumah untuk korban gempa Lombok

Menjadi pahlawan tak harus memiliki senjata dan kekuatan otot. Mungkin istilah itu bisa ditujukan pada Dato Sri Tahir. Beberapa waktu sebelumnya, Tahir juga berkesempatan meninjau langsung korban gempa di Lombok.

Tak tanggung-tanggung, ia mengucurkan bantuan dengan mendirikan 1.500 rumah yang roboh untuk dibangun kembali di kawasan Lombok Utara.

Bantuan pembangunan rumah roboh di Lombok memang bukan satu-satunya diberikan oleh Tahir. Banyak bantuan dari kalangan pengusaha, masyarakat dan pemerintah untuk membangun kembali rumah korban gempa yang roboh.

Namun, untuk bantuan yang diberikan Tahir, ia mendapat jatah membangun rumah bagi warga Desa Kemenangan, Lombok Utara. Di dalam rumah itu terdapat kamar backpacker.

Sama seperti bantuan Palu, di Lombok juga ia membuka lapangan pekerjaan bagi para korban dengan membuka akses perekonomian yakni dibangunnya pasar.

(Baca juga: Ronaldo Ternyata Lebih Kaya dari 9 Pengusaha Indonesia Ini)
Sumbang puluhan miliar ke Suriah dan Palestina

Tak hanya di dalam negeri. Tahir juga kerap memberikan bantuan kemanusiaan untuk negera-negara lain. Pada April lalu, Tahir memberikan bantuan kepada korban konflik Timur Tengah senilai 1,9 juta dolar AS.

Tahir terbang langsung menemui para korban dengan mengunjungi mereka di salah satu kamp Lembah Bekaa, Lebanon. Sebelumnya ia juga mengunjungi kamp pengungsi di Yordania.

Bantuan Tahir untuk korban konflik Timur Tengah tersebut sekaligus menunjukan bahwa posisi Indonesia sangat mendukung Palestina. Bukan hanya kepada para pengungsi, Tahir juga ternyata memberikan bantuan kepada pengurus pengungsi sekitar 500.000 dolar AS.

Siapa Dato Sri Tahir?

Pria kelahiran Surabaya, Maret 1952 ini merupakan pendiri Mayapada Group yang membawahi sejumlah perusahaan mulai dari perbankan, TV berbayar, media cetak, properti hingga rumah sakit.

Kesuksesannya sebagai seorang pengusaha menjadikan ia salah satu orang paling kaya di Indonesia versi Forbes dengan total kekayaan mencapai 3,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp52 triliun.

Berbeda dengan para konglomerat lain, Tahir lebih memilih menjadi seorang dermawan yang selalu hadir di kala orang butuh bantuan. Dengan lembaga yang dibangunnya yakni Tahir Foundation, sebagian harta kekayaan Tahir disumbangkan untuk kemanusiaan.

Mayapada Group

Sumber-sumber kekayaan Tahir berasal dari usaha yang dijalankan salah satunya media. Mayapada Group sedikitnya menjalankan beberapa bisnis media mulai dari Forbes Indonesia, Elle Indonesia, koran berbahasa Cina, Guo Ji Ri Bao dan TV satelit Topas TV yang memiliki lebih dari 20.000 pelanggan.

Selain itu, Mayapada Group juga memiliki usaha ritel dengan membangun DFS Indonesia, sebuah franchise bagi para wisatawan yang gemar berbelanja di Bali. DFS Indonesia juga hadir di bandara Jakarta dan akan dikembangkan di berbagai bandara.

Selain itu ada Fairmont Bali dan juga Mall Bali Galleria. Ritel-ritel tersebut dibangun Mayapada untuk memberikan pelayanan khususnya bagi para wisatawan yang ada di Pulau Dewata.

Bisnis lain yang berada di bawah naungan Mayapada adalah rumah sakit. Menjadi rumah sakit swasta terbaik, Mayapada hadir sebagai rumah sakit berkelas internasional di kawasan Jakarta dan Tangerang.

Tahir juga memiliki bisnis real estate berupa perkantoran di kawasan SCBD dan ratusan apartemen di Surabaya dan Jakarta.

Adapun bisnis utama Mayapada adalah sektor keuangan yakni Bank Mayapada yang telah memiliki lebih dari 190 cabang. Di sektor finansial lain juga Mayapada memiliki bisnis asuransi yang bekerja sama dengan Asuransi Zurich dan Sompo Japan Nipponkoa.

Nah, itulah sekilas mengenal orang paling tajir di Indonesia yang hidupnya tidak hanya fokus untuk menjalankan bisnis tetapi juga sangat peduli terhadap kemanusiaan. Tertarik mengikuti jejak Dato Sri Tahir?

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami