Mengenal Fenomena Ghosting yang Bikin Patah Hati, Beserta Penyebabnya!

5 min membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Baru merasakan manisnya sebuah perkenalan, atau PDKT, eh si dia tiba-tiba hilang alias ghosting? Yuk, mengenal fenomena ghosting lebih dalam, agar kamu bisa mengetahui apa penyebabnya, dan cara menghadapinya!

Apa Itu Ghosting?

Menghilang tanpa jejak, seperti hantu, istilah ghosting akhir-akhir ini mungkin sering kamu dengar. Terlebih, dalam soal hubungan percintaan seorang perempuan dan laki-laki, yang baru dimulai, maupun yang sudah lama.

Ghosting sendiri merupakan suatu tindakan mengakhiri hubungan, dengan cara menghilang tiba-tiba dan menarik diri dari semua komunikasi, yang dilakukan oleh seseorang terhadap kita.

Di sini mereka biasanya mereka menghilang begitu saja, tanpa ada jejak, tanda-tanda, bahkan peringatan maupun penjelasan sebelumnya. Jadi bikin khawatir bukan?

Nah, dalam hal ini mungkin salah satu diantara kalian, sangat merasakan tindakan tersebut. Sehingga, kamu sangat ingin mengetahui alasan di balik mereka melakukan ghosting.

Padahal, sebelumnya kamu dan si dia sangat dekat. Bahkan, kalian sudah sama-sama saling perhatian, menjaga dan mencintai.

Wajar, jika kamu khawatir akan tindakannya. Terlebih, yang biasa melakukan ghosting ini ada pihak laki-laki.

Maka tak heran, jika perempuan yang menemukan sang pasangan hilang, akan sangat merasakan patah hati.

Nah, agar tak berlarut-larut, sebaiknya kamu cari tahu dan mengenal fenomena ghosting yang bikin patah hati ini, lebih dalam.

(Baca Juga: 10 Cara Buat Hubungan Cinta Makin Dalam dengan Pasangan)

Mulai dari apa penyebabnya si dia hilang tiba-tiba, dan bagaimana cara menghadapi pria yang suka ghosting.

Mengenal fenomena ghosting, juga bisa bermanfaat, agar kamu tidak menjadi korban ghosting, di hubungan selanjutnya.

Penyebab Seseorang Melakukan Tindakan Ghosting

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa penyebab, mengapa seseorang melakukan tindakan ghosting. Karena, adalah hal yang tidak mungkin, jika seseorang melakukannya tanpa sebab.

1. Seseorang yang Memang Hobi Melarikan Diri dari Suatu Masalah

Fenomena ghosting ini terjadi tentunya karena salah satu dari pasangan, memiliki kepribadian, yang hobi melarikan diri dari masalah.

Sehingga, orang seperti ini, sulit untuk bertanggung jawab atas sesuatu, termasuk dalam sebuah hubungan.

Biasanya, seseorang dengan kepribadian seperti ini, memang bisa disebut masih labil, dan belum memiliki kedewasaan berpikir.

2. Seseorang Tersebut Tidak Berani Berkata Jujur

Penyebab seseorang melakukan ghosting selanjutnya adalah seseorang tersebut tidak berani berkata jujur.

Fenomena ghosting ini, merajalela diakibatkan masih adanya orang, yang sulit untuk mengungkapkan perasaannya, terlebih tentang perasaan cinta.

Jadi, mereka bisa saja berpikir, daripada ditolak, lebih baik mundur perlahan, tanpa kabar.

3. Merasakan Tidak Ada Kecocokan

Fenomena ghosting ini juga sangat erat dengan sifat seseorang, yang tiba-tiba merasa tidak cocok dengan calon pasangannya.

Padahal sebelumnya, mereka sangat dekat satu sama lain, dan tidak terlihat seperti memiliki masalah apa-apa.

Namun, mungkin ada beberapa hal yang membuat seseorang, langsung merasa tidak cocok, dan memilih langsung pergi.

Mulai dari hal-hal yang membuatnya ilfeel, awkward, fisik hingga sikap calon pasangan, yang tidak sesuai ekspektasi dan lainnya.

4. Merasa Takut Menyakiti Perasaan

Penyebab adanya fenomena ghosting yang satu ini, mungkin terdengar kontradiktif. Pasalnya, banyak yang beranggapan, bahwa menghilang tiba-tiba, justru akan lebih menyakitkan.

Sehingga, pelaku ghosting dirasa akan lebih baik membicarakan alasannya sebelum pergi, walaupun hasilnya, mungkin juga akan menyakiti perasaan lawan.

Namun, nyatanya pelaku ghosting lebih pilih menghilang secara tiba-tiba, dengan beralasan tidak ingin mengungkapkan langsung, dan takut menyakiti.

Intinya, sikap seperti ini juga sama seperti pada poin kedua, yang enggan berkata jujur atas perasaannya.

5. Telah Menemukan Orang Lain yang Lebih Cocok

Penyebab fenomena ghosting yang satu ini, mungkin bisa jadi yang paling menyakitkan. Bagaimana tidak, si dia meninggalkanmu karena kepincut dengan yang lain.

Di satu sisi, kamu akan merasa patah hati karena si dia meninggalkanmu tanpa kabar. Di sisi lainnya, si dia sudah tidak memperdulikanmu, karena sudah ada orang lain di hatinya.

Hal ini juga mungkin bisa menjadi jalan, yang sengaja dilakukan untuk menjauhimu. Hal ini juga bisa menjadi senjata, agar kamu peka bahwa si dia sudah tidak lagi ingin denganmu.

6. Sudah Tidak Memiliki Perasaan Lagi

Sudah lama dekat, sering jalan bareng, makan bareng, bahkan sudah pernah berkunjung ke rumah masing-masing, tapi dia tiba-tiba hilang?

Sudah tidak memiliki perasaan lagi, mungkin bisa jadi penyebab fenomena ghosting makin merajalela.

Pasalnya, perasaan seseorang memang bisa dengan cepat berubah. Hari ini dia sangat menyukaimu, belum tentu besok ia memiliki perasaan yang sama.

Entah karena bosan, atau kamu bukanlah pilihannya, hingga faktor lainnya, yang membuatnya sudah tidak memiliki perasaan lagi.

Tanpa ada kompromi denganmu, tindakan ghosting, lebih memilih pergi tanpa kabar. Tentu saja, seseorang seperti ini, bukanla orang yang baik untuk dipertahankan.

Itulah beberapa penyebab seseorang, melakukan tindakan ghosting. Fenomena ghosting pun seakan, menjadi hal yang sudah biasa, dan tentu sangat menyakitkan bagi si korban ghosting.

Apa kamu pernah menjadi korban ghosting? Jika pernah, mungkin kamu akan sangat merasakan patah hati.

Namun, jangan biarkan rasa pata hatimu menghancurkan hari-harimu, dan juga kepercayaanmu terhadap orang lain, yang ingin mendekat.

Daripada terus-terusan patah hati, lebih baik intip cara mengatasi patah hati dan kehilangan akibat menjadi korban ghosting, berikut ini.

Cara Mengatasi Patah Hati dan Kehilangan Akibat Ghosting

  • Tidak perlu menyalahkan diri sendiri, dan merasa bahwa dirimulah yang menyebabkan dia pergi.
  • Beri batasan waktu kepada si dia, misalnya jika dia tidak membalas pesanmu setelah satu minggu, kamu bisa memberikan ultimatum, bahwa hubungan kamu dan dia, disimpulkan telah berakhir.
  • Menciptakan transparansi hubungan. Karena di sini kamu perlu tahu, hubungan kalian ini hanya sebatas teman, calon pasangan, atau bahkan untuk dijadikan masa depan.
  • Menerima kesedihanmu, tapi tidak mencari pelarian yang merugikan orang lain.
  • Curhat ke teman dekat
  • Coba mencari bantuan atau informasi ke teman-teman si dia
  • Coba mencari bantuan yang lebih profesional, misalnya ke psikolog.

Fenomena ghosting ini, mungkin juga berlaku bagi kamu yang membaca artikel ini, sebagai pelaku.

(Baca Juga: 15 Gombalan Romantis yang Bakal Membuat Si Doi Makin Cinta)

Nah, bagi kamu yang sering melakukan ghosting, sebaiknya pikirkan lagi. Pasalnya, ghosting sendiri adalah sebuah pengalaman yang tak menyenangkan.

Adapun, tindakan ghosting ini bisa diklasifikasikan sebagai tindakan yang negatif. Karena, kamu seperti tidak menghargai orang lain.

Penyebabnya mungkin sepele, tapi hal tersebut bisa membuat sakit hati, yang sangat mendalam bagi korbannya.

Nah, buat kamu para korban ghosting, tak perlu merasa terkurung akan sikapnya. Karena, tindakan ghosting yang ia berikan, tidak akan membuat kamu merugi.

Kamu bisa, menjadi pribadi yang lebih baik, dan menemukan seseorang yang tentunya, jauh lebih baik.

Daripada galau memikirkan dia, yang tidak memikirkanmu, lebih baik isi hari-harimu dengan hal-hal yang menyenangkan!

Misalnya liburan, staycation, meditasi, dan melakukan hal-hal yang kamu senangi. Apalagi, minggu ini banyak tanggal merah dan cuti bersama.

Kamu bisa pergi liburan ke tempat yang nyaman, damai, dan aman dari penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan, agar kamu bisa melupakan dia, sambil mencari pengganti baru.

Siapkan Liburanmu Pakai Kartu Kredit dari CekAja.com!

Untuk urusan booking tiket pesawat hingga hotel, lebih baik serahkan dengan kartu kredit.

Selain lebih praktis, booking tiket pesawat dan hotel pakai kartu kredit, juga lebih hemat dan banyak promo menarik.

Selain untuk booking tiket, kartu kredit juga bisa digunakan untuk berbagai transaksi. Mulai dari berbelanja, makan di restoran, dan lainnya.

Di masa pandemi seperti ini, kartu kredit menjadi alat pembayaran, yang sangat membantu karena sangat praktis.

Jadi, segera miliki kartu kredit terbaik, sesuai kebutuhan dan keinginanmu, yang bisa dipilih di CekAja.com, dan ajukan secara online.

Ada banyak pilihan kartu kredit yang disediakan CekAja.com, dari berbagai bank ternama di Indonesia.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan kartu kredit terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com!