Mengenal Harimau Tank Beserta Fakta-Faktanya yang Mengejutkan

Pernahkan kamu mendengar mengenai Harimau Tank sebelumnya? Harimau Tank atau Tank Harimau Hitam atau yang bisa disebut juga sebagai Tank Medium Modern merupakan sebuah program kerjasama antara pabrik Turki FNSS dan pabrik Indonesia PT Pindad yang pada nantinya kehadiran dari kendaraan berlapis baja ini akan digunakan untuk memperkuat alutsista militer TNI, khususnya untuk satuan matra darat sebagai pelengkap dan pelindung pasukan infanteri.

Dilansir oleh situs globalfirepower.com pada tahun 2018, Indonesia menempati urutan ke-15 dari total 136 negara di dunia dengan militer terkuat. Nah, seiring dengan besarnya kebutuhan pertahanan negara, Indonesia juga telah melengkapi jajaran alutsista nya, baik itu di darat maupun di laut dengan menggunakan beraneka ragam mesin perang modern, seperti Harimau Tank satu ini.

Pada nantinya, kehadiran dari Harimau Tank ini akan digunakan untuk memperkuat alutsista militer TNI, khususnya untuk satuan matra darat yang notabene sebagai pelengkap dan pelindung pasukan infanteri. Nah, bagi kamu yang baru pertama kali mendengar tentang keberadaan dari Harimau Tank dan ingin mengetahui lebih jauh lagi, kali ini kita akan membahas mengenai fakta-fakta yang mungkin ingin kamu ketahui tentang Harimau Tank. Apa sajakah itu?

(Baca juga: Cara Cek Usia dan Nomor Kartu Telkomsel Simpati)

Fakta-Fakta Harimau Tank

1. Lahir dari Kerjasama Dua Bangsa yang Berbeda

Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya bahwa harimau tank lahir dari sebuah proyek besar antar dua negara, yakni Turki dan Indonesia. Indonesia yang diwakili oleh PT Pindad sementara Turki dengan industri pertahanannya, FNSS Savunma Sistemleri, yang mana dari hasil kerjasama inilah, hadir dua buah varian yang berhasil dibuat, yaitu Kaplan MT (versi Turki) dan Harimau Tank (versi Indonesia).

Dilansir dari cnnindonesia.com, perjanjian kerjasama proyek besar ini memakan dana hingga sebesar USD 30 juta lho. Nah, perjanjian kerjasama ini disepakati oleh kedua belah pihak pada bulan Mei 2015 silam yang memang terfokus pada pengembangan ‘Tank Medium Modern’ untuk Angkatan Darat Indonesia, yang mana tahap pengembangannya itu sendiri diperkirakan akan memakan waktu hingga sekitar 37 bulan dengan buatan pertama diproduksi di Turki dan sementara yang kedua di Indonesia.

2. Spesifikasi yang Gahar untuk Memperkuat Mobilitas Pasukan Infanteri

Dilansir dari fnss.com, harimau tank dilengkapi dengan spesifikasi yang sangat cocok untuk medan Indonesia, yaitu sebagaimana berikut ini

  • Mesin : Diesel
  • Transmisi : Otomatis penuh
  • Kecepatan Maksimum : 70 km/jam
  • Berat Total : 30 ton
  • Rasio Daya/Berat : 24
  • Daya Jelajah : 450 km
  • Gradien : 60%
  • Kemiringan Samping : 30%
  • Hambatan Vertikal : 0.9m

3. Sistem Proteksi Canggih yang Setara dengan Tank Modern

Seperti yang dilansir oleh armyt-technology.com, harimau tank telah dilengkapi dengan sejumlah proteksi canggih sebagai pelindung untuk para pasukannya, diantaranya yaitu seperti STANAG 4569 Level 4 dari tembakan peluru balistik berproyektil 14.5mm dan STANAG 4569 Level 5 untuk bertahan dari serangan peluru kaliber 25mm yang telah menggunakan teknologi penembus lapis baja (armour piercing discarding sabot-tracer).

Selain itu, harimau tank juga turut dilengkapi dengan mode anti radiasi nuklir (a chemical, biological, radiological, and nuclear protection system), pemindai laser serta granat asap yang diperuntukan bagi suatu kondisi darurat.

4. Desain yang Kokoh dan Tahan Banting

Tentu saja tidak hanya spesifikasi dan sistem proteksi yang luar biasa, harimau tank juga didesain dengan begitu kokoh dan tahan banting, mulai dari kelengkapan persenjataan, armor, mobilitas, hingga sistem persenjataan.

  • Persenjataan

Harimau tank dilengkapi dengan senapan Smoothbore 105mm Cockerill CT-CV 105HP (Tekanan Tinggi) yang diproduksi oleh CMI (Pemeliharaan Cockerill & Pertahanan Ingenierie SA), dengan laras yang memasang evakuator bore serta jaket termal.

Selain itu, alat ini juga turut dilengkapi dengan autoloader yang dapat diputar mencapai 360 derajat, baik secara elektronik maupun mekanis, dengan ketinggian maksimum 42 hingga 16 derajat, dan dilengkapi pula dengan Gyro Stabilizer dan Firing Control System. Tak hanya itu saja, persenjataan harimau tank juga dilengkapi dengan sistem IFF, Hunter Killer System untuk pemilihan target, serta Sistem Penguncian Target Otomatis untuk membantu sang penembak dalam menentukan target.

  • Armor

Harimau tank menggunakan armor modular yang dikategorikan sebagai perlindungan level 4 STANAG 4569, yang dengan kata lain tangki ini dapat menahan putaran AP 14,5 x 114mm pada 200 meter dengan kecepatan 911 / s. Selain itu, bagian bawah tangki juga menggunakan V-hull yang mampu menahan 10 kg AT tambang di bawah rel dan di bawah pusat.

Karena modularitas, pelindung dapat ditambah ke perlindungan level 5 (tahan 25 mm APDS-T pada 500 m dengan kecepatan 1258 m / s) tanpa meningkatkan volume tangki, dengan busur depan dapat menahan putaran 30 mm.

  • Mobilitas

Tes dinamis dan mobilitas diambil pada tanggal 7-16 Agustus 2018 guna membuktikan desain spesifikasinya. Tangki ini menggunakan mesin diesel Caterpillar C13 yang menghasilkan 711 HP, ditambah lagi dengan transmisi Allison / Caterpillar X300. Nah, selama pengujian, tangki dapat mencapai 78 km/jam dalam kecepatan jalan. Prototipe ini mampu melintasi 2 m parit dan hambatan vertikal 0,9 m.

5. Menarik Perhatian Negara Lain

Sejak kemunculannya pada perayaan HUT TNI ke-72 yang diadakan di Cilegon, Banten, harimau tank bahkan telah dipesan oleh beberapa negara lainnya dengan permintaan setidaknya sekitar 100 unit. Itulah berbagai fakta mengenai harimau tank yang di produksi oleh anak bangsa. Patut kita apresiasi ya…

(Baca juga: Mengenal Sumber Energi Hydro Power)

Jika kamu suka mengenai berbagai film tentang perang, dan ingin menontonnya di bioskop, dapatkan segera berbagai pilihan kartu kredit yang banyak memberikan diskon nonton dan juga makan, serta berbagai diskon lainnya hanya melalui pengajuan di CekAja!