Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mengenal Fugu, Ikan Beracun Khusus Untuk Kamu yang Bernyali

by Gito on 12 Maret, 2020

Ikan Fugu, apakah kamu pernah mendengarnya? Di Indonesia ikan tersebut dikenal dengan nama ikan buntal. Dinamakan begitu karena bentuknya yang akan berubah membuncit ketika ada ancaman. Jika sudah begitu, lebih baik jangan dekati si ikan fugu, karena tubuhnya sudah dipenuhi oleh racun yang sangat mematikan.

Nahasnya, ada satu keluarga di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur yang tidak mengetahui kandungan racun yang ada di dalam tubuh ikan fugu.

Padahal tidak main-main, kandungan racun yang ada didalam rubuh ikan buntal memilki daya hancur yang 20 kali lebih kuat dari sianida.

Alhasil, keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan juga ibu mertua tersebut harus merasakan keganasan serangan racun fugu.

2 hari setelah menghabiskan buntal bumbu santan, ketiganya dilarikan ke unit Kesehatan karena mengalami mual dan pusing-pusing. Kisah tersebut berujung pada munculnya berita kematian atas ketiganya.

Ikan tersebut diketahui didapatkan dari hasil memancing sang kepala keluarga.

Tidak tahu bahwa jenis ikan yang dibawanya masuk dalam golongan makhluk beracun mematikan, langsung saja ikan tersebut diberikan kepada istrinya untuk dimasak.

Agar kamu bisa lebih waspada dan mengenal ikan fugu, berikut merupakan 4 fakta menarik tentang fugu yang juga menjadi salah satu karakter dalam tayangan Spongebob Squarepants.

Dalam tayangan tersebut kamu akan melihat guru les mengemudi Spongebob yang dinamakan Mrs Puff, itu adalah ikan fugu.

(Baca juga: Umpan Mancing Ikan Mas Terbaik yang Murah dan Mudah Didapat)

1. Di Jepang ikan fugu banyak dijadikan makanan kaki lima

Jika kamu sedang bepergian ke wilayah Jepang, jangan kaget kalau kamu bisa dengan mudahnya menemukan makanan dari daging ikan fugu di pinggir jalan.

Umumnya jenis ikan tersebut disajikan dalam bentuk Sashimi alias masih segar.

Kamu juga bisa langsung melihat bagaimana cara koki warung makan tersebut membersihkan ikan fugu dan kemudian mengirisnya tipis-tipis.

Hanya dengan mencelupkannya ke kecap asin ditambah dengan parutan jahe juga wasabi, kamu sudah bisa merasakan bagaimana nikmatnya rasa dari ikan berbahaya tersebut.

Beberapa restoran di Jepang ada juga yang menyajikannya dengan cara digoreng.

Meski begitu, tidak banyak orang yang berani memakan ikan tersebut. Karena jika luput sedikit saja ketelitian dari sang koki, maka nyawa menjadi taruhannya.

2. Butuh sertifikasi khusus bagi mereka yang ingin mengolah ikan fugu

Meskipun di Jepang ikan buntal bisa dengan mudah ditemukan, tetapi tidak sembarang orang bisa dan boleh mengolahnya.

Karena di bagian mata, usus, telur, sirip, hati, otak dan beberapa bagian tubuh lainnya mengandung racun yang jika sedikit saja tertelan bisa berakibat kematian.

Untuk itu ada regulasi yang mengharuskan pada koki yang ingin mengolah makanan berbahan dasar ikan fugu memiliki sertifikat.

Nantinya para koki harus mengikuti pelatihan selama kurang lebih 2 tahu untuk kemudian bisa memperoleh sertifikat.

Biaya yang harus dikeluarkan juga tergolong mahal untuk satu jenis teknik mengolah makan.

Segitu ketatnya regulasi yang diterapkan lantaran hampir setiap tahun selalu saja ada laporan yang menyebutkan bahwa 1 orang tewas akibat ikan fugu

Dibalik kenikmatannya, dibutuhkan perjuangan yang sangat besar dan berat untuk bisa menaklukkan rasa takut saat akan mengonsumsi ikan tersebut.

Oleh karena itu, ikan tersebut banyak dibilang hanya cocok untuk orang yang bernyali.

(Baca juga: Kendalikan Hipertensi Yuk, Biar Ga Kena Serangan Jantung)

3. Racun itu dinamakan tetrodoxin

Racun yang sangat mematikan di dalam tubuh ikan fugu dinamakan tetrodoxin.

Bahkan digadang-gadang, racun yang terdapa di seekor ikan buntal cukup untuk membunuh 30 orang dewasa.

Biasanya racun tersebut akan menyerang otot pernapasan dan juga otot jantung. Ikan tersebut di beberapa wilayah memiliki banyak nama.

Seperti di Indonesia, ikan tersebut disebut sebagai ikan buntal, sementara di Jepang disebut sebagai ikan fugu, di Korea disebut Bok dan hetun untuk masyarakat Tiongkok yang artinya ikan buntal.

Ikan tersebut juga akrab disebut balloonfish, globefish atau blowfish. Karena tingkat kesulitan yang tinggi saat mengolahnya, harga satu ekor ikan fugu jika sudah dihidangkan mencapai lebih dari Rp1 juta.

Mahalnya harga juga harus dibarengi dengan tingginya nyali saat akan menyantapnya. Bagaimana, apakah kamu berani?

Agar semuanya bisa berjalan lancar, kamu perlu melengkapi diri kamu dengan produk asuransi yang sesuai. Ajukan di CekAja.com

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit