Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

5 menit waktu bacaan

Mengenal Jenis Kredit Pinjaman UKM Sebagai Modal Usaha

by Rafly Aditia on 21 Agustus, 2017

tips promosi bisnis_KTA-CekAja.com

Usaha kecil menengah dianggap sebagai motor dalam roda perekonomian. Inilah beberapa jenis pinjaman ukm yang sudah ada dan bisa di dapatkan di Indonesia.

UKM atau Usaha Kecil dan Menengah merupakan sebuah istilah yang mengacu pada usaha dengan kekayaan bersih kurang dari jumlah tertentu yang telah tercantum dalam undang-undang. Saat ini di Indonesia sendiri, pemerintah mulai gencar memberdayakan UKM guna membantu dalam memutar roda ekonomi tanah air. Sayangnya, kerap kali UKM mengalami kesulitan dalam modal usaha, maka dari itu ada beberapa produk pinjaman ukm atau kredit UKM yang dapat dimanfaatkan pebisnis dan pelaku ukm.

Sebelum membahas mengenai pinjaman UKM lebih lanjut, ada beberapa informasi yang perlu dipahami dulu seputar UKM terutama mengenai penggolongan atau kelas usaha yang masuk dalam Usaha Kecil dan Menengah sesuai undang-undang yang berlaku. Berdasarkan UU No 20 Tahun 2008 mengenai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ada kriteria tertentu agar sebuah usaha bisa dimasukkan dalam kategori UKM.

Pengertian usaha mikro

Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008, usaha Mikro merupakan usaha yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 50 juta (Tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) atau pendapatan maksimal Rp 300 juta setiap tahunnya.

Pengertian usaha kecil

Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008, usaha Kecil merupakan sebuah usaha yang mempunyai kekayaan bersih sekitar Rp 50 juta – 500 juta (Tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) atau juga sebauh usaha yang punya hasil penjualan sekitar Rp 300 juta – Rp 2.5 miliar.

Pengertian usaha menengah

Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008, usaha Menengah merupakan usaha yang mempunyai kekayaan bersih sekitar Rp 500 juta – Rp 10 miliar (Tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) atau juga merupakan usaha yang punya hasil penjualan sekitar Rp 2,5 – Rp 5 miliar.

UKM sendiri belakangan memang mendapatkan perhatian lebih karena dipercaya oleh pemerintah dapat memberikan kontribusi yang positif dalam perputaran roda ekonomi nasional. Sehingga bukan hal yang aneh lagi jika banyak program-program pemerintah yang mendukung pertumbuhan UKM.

Bukan hanya itu, perlu anda ketahui juga bahwa pinjaman UKM untuk permodalan terbagi menjadi dua jenis yaitu; Kredit berdasarkan kegunaan dan Kredit berdasarkan Jaminan.

Kredit berdasarkan kegunaan

 

Kredit Modal Kerja

KMK atau kredit modal kerja adalah pinjaman yang berguna untuk menambah modal awal dalam usaha. Biasanya pinjaman ini memiliki jangka selama satu tahun dan dapat dperpanjang. Banyak juga bank di Indonesia yang memiliki program khusus untuk memberikan kesempatan bagi UKM mengembangkan usahanya lewat bantuan pinjaman modal.

Misalnya program Teras BRI Nusantara lewat produk Teras BRI dimana bukan hanya pemberian pinjaman modal tetapi pelaku kusaha juga akan mendapatkan pendampingan lewat tim khusus yang berkualitas agar usahanya dapat berkembang dan berjalan dengan lancar.

Kredit Investasi

Kredit ini merupakan pinjaman UKM yang sifatnya investasi, yaitu digunakan ketika debitur atau pelaku usaha ingin menggunakan pinjaman untuk mengembangkan usahanya yang telah berjalan.

Biasanya kredit investasi diberikan kepada para pengusaha yang sudah menjalani usahanya selama beberapa tahun. Dalam kredit investasi ini, pelaku usaha memiliki jangka waktu maksimal mencapai 5 tahun serta dana yang diajukan juga fleksibel dan disesuaikan.

Dua kredit berdasarkan jaminan

Kredit dengan jaminan yang haruskan adanya agunan

Kredit ini adalah pinjaman yang disertai dengan jaminan aset-aset seperti kendaraan, rumah, tanah, surat berharga dan sebagainya. Untuk kredit dengan jaminan, ada bunga yang dikenakan namun relatif rendah serta nominal yang dapat diajukan biasanya lebih besar dengan tenor atau jangka waktu pengembalian yang lebih panjang.

KTA khusus bisnis sebagai pinjaman ukm tanpa jaminan

KTA adalah istilah dari kredit tanpa agunan, merupakan pinjaman tanpa adanya aset-aset yang harus dijaminkan. Untuk produk keuangan satu ini, bank terkait tidak meminta untuk menjaminkan aset-aset berharga. Banyak UKM yang mengajukan pinjaman pada jenis ini, apalagi belakangan ini ada beberapa bank yang berani memberikan pinjaman KTA dengan bunga yang rendah seperti misalnya KTA DBS dari Bank DBS dengan bunga yang relatif rendah dibanding produk dari bank lainnya. Jika ingin lebih mudah, bisa ajukan kta online di situs tepercaya seperti CekAja.com.

Karena tidak adanya jaminan, maka apabila tidak dapat melunasi pinjaman yang telah diberikan, biasanya bank akan menempuh jalur hukum agar dapat melunasi utang-utang yang tersisa. Tetapi, tidak usah takut karena jika sudah yakin betul dengan bisnis yang akan dijalani dan percaya diri dapat melunasi pinjaman yang diajukan maka tidak masalah untuk mengajukannya. Setelah mengetahui hal tersebut, maka tidak perlu bingung lagi untuk mencari tambahan modal dalam menjalani atau membangun usaha.

Berikut ada informasi penting bagi anda yang mungkin sedang mencari bantuan permodalan untuk UKM:

Pinjaman modal usaha kecil dari pemerintah

Salah satu cara untuk mendapatkan modal untuk UKM adalah lewat program bantuan pemerintah. Coba saja anda sering-sering membuka situs pemeritnah seperti situs kementertian perindustrian dan perdagangan di kemenperin.go.id atau situs milik kementerian koperasi dan UKM di depkop.go.id, dan yang lainnya. Biasanya pemerintah menaruh pengumuman dana hibah untuk para pelaku UKM di situs resminya.

Dapatkan kredit usaha rakyat

Cara lainnya untuk mendapatkan pinjaman UKM adalah dengan cara mengajukan proposal bisnis ke Kredit Usaha Rakyat atau yang biasa dikenal dengan istilah KUR. Jenis pinjaman ini merupakan layanan kredit atau pembiayaan dari pemerintah untuk para UKM atau koperasi yang sudah ada namun belum bisa diajukan lewat bank-bank resmi.

Beberapa bank di Indonesia yang melayani KUR antara lain; Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank Bukopin, Bank BNI Syariah, dan Bank Tabungan Negara.

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.