Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mengenal Koopsus, Satu Lagi Pasukan Elite Milik TNI!

by Gito on 30 Juli, 2019

Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan garda terluar untuk menghadapi gangguan-gangguan yang mengancam kedaulatan dan ideologi negara.

Oleh karena itu, TNI memiliki sejumlah pasukan khusus yang pengoperasiannya disesuaikan dengan kondisi, seperti Kopassus, Denjaka, Satgultor, Taifib dan banyak lagi. Nah terbaru, TNI baru saja membentuk pasukan elite yang dinamakan Koopsus. 

Pasukan elite yang merupakan gabungan elite dari 3 matra TNI, yakni darat, laut dan udara itu baru sama diresmikan pada hari ini (30/7). Koopsus sendiri merupakan akronim dari Komando Operasi Khusus.

Ciri khusus pasukan elite anyar ini adalah tingkat kecepatan gerak dan juga keberhasilan yang tinggi. Tujuan pembentukan pasukan elite ini dimaksudkan untuk menghadapi ancaman yang memiliki eskalasi tinggi dan dapat membahayakan ideologi, kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rencana pembentukannya sendiri sudah direstui oleh Presiden Joko Widodo sejak bulan lalu. Melalui Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia, pembentukan Koopsus memiliki landasan hukum yang kuat.

Satuan baru itu dikomandai oleh Brigjen TNI Rochadi. Sebelumnya dia merupakan Direktur A di Badan Intelijen Strategis Nasional TNI.

Sudah Ada Sejak 2015

Koopsus Sudah Ada Sejak 2015

Koopsus TNI sejatinya sudah dibentuk sejak tahun 2015 lalu. Kala itu Panglima TNI masih dipimpin oleh Jenderal Moeldoko yang ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Pada saat itu jumlah pasukan yang tergabung dari Koopsus terdiri dari 90 orang yang bertugas dalam status operasi. Ke seluruhan personel jika dibutuhkan bisa langsung diterjunkan.

Sepak terjang pasukan komando TNI sudah harum dimata negara dan juga dunia. Beragam prestasi pernah ditorehkan oleh pasukan komando tanah air. Bahkan salah satu pasukan komando Indonesia masuk dalam jajaran pasukan elite yang ditakuti di dunia.

Adalah Kopassus atau Komando Pasukan Khusus. Melalui baret merahnya, Kopasuss pernah membuat legenda melalui Operasi Woyla, yakni operasi untuk menguasai pesawat yang sedang dibajak. Hebatnya, hal itu dapat dilakukan dengan waktu kurang dari 3 menit.

(Baca juga: 5 Hal dari Militer yang Berguna untuk Perusahaan)
Militer Indonesia di Mata Dunia

Koopsus - Militer Indonesia di Mata Dunia

Melansir hasil survei Global Firepower yang dilakukan pada tengah tahun lalu, militer Indonesia berada pada peringkat 15 terkuat di dunia. Posisi itu diperkuat dengan 975.750 personel militer TNI yang aktif dan juga cadangan.

Disamping itu, negeri ini juga memiliki kendaaraan tempur yang mampu menyokong kegiatan personelnya. Jumlahnya tidak main-main, ribuan. LIhat saja jumlah kendaraan tempur yang dimiliiki oleh TNI Angkatan Udara (AU), sekitar 478 pesawat terbang, kemudian TNI Angkatan Darat (AD) yang memiliki 418 tank tempur, 1.089 kendaraan tempur, 456 artileri dan 153 peluncur roket.

TNI Angkatan Laut (AL) memiliki 221 kapal perang, 3 kapal selam, 24 kapal perang korvet, 74 kapal patrol dan 12 kapal penyapu ranjau.

Selain itu, TNI kita juga harum namanya di dunia internasional. Hal itu terlihat dengan sering dilibatkannya pasukan militer tanah air dalam misi perdamaian yang diinisiasi oleh Peraturan Bangsa – Bangsa (PBB).

(Baca juga: Jokowi: Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Modal Indonesia jadi Negara Terkuat di Dunia!)
Militer di Pekerjaan

Koopsus - Militer di Pekerjaan

Nah kamu yang tengah berencana untuk terjun ke dunia militer bisa langsung membulatkan tekad. Banyak hal positif yang bisa diambil dari dunia militer dan bisa diaplikasikan dalam dunia pekerjaan. Lihat saja para petinggi negara ini, mulai dari Menteri, lalu juga mantan Presiden beberapa diantaranya pernah mengenyam pendidikan militer.

Salah satunya adalah daya juang. Hal itu merupakan merupakan salah satu karakter yang terbentuk dari beberapa sifat militer. Sifat teladan ini bukan hanya bisa dimiliki prajurit saja, lo. Perusahaan juga dapat mengadopsi kebiasaan militer tersebut ke dalam kultur kerja dan kepegawaiannya. Demi kinerja yang terbaik ke depannya.

Selain itu ada juga karakter pantang menyerah. Setiap pekerjaan pasti memiliki risiko masing-masing. Di situlah sifat pantang menyerah seorang prajurit dibutuhkan. Melihat betapa sulitnya latihan fisik yang harus mereka jalani setiap hari, tentu tidak mungkin semuanya langsung berhasil terlewati.

Dengan memiliki sikap pantang menyerah, seseorang tidak akan takut menentukan sebuah keputusan saat bekerja. Bagaimana pun hasilnya nanti, tidak akan mempengaruhi semangatnya membangun perusahaan menjadi lebih baik lagi.

Apalagi jika perusahaan yang dinauingi tergolong start up. Persaingan yang ketat harus mau tak mau harus dihadapi dengan nilai militer ini. Jika tidak, pastinya akan sulit untuk berada di puncak kesuksesan.

Untuk masuk ke dunia militer kamu bisa memperkuat kondisi fisik terlebih dahulu, Mungkin kamu bisa mengambil beberapa exercise  di gym. Butuh dana tunai, tenang ajukan saja di CekAja.com dan temukan produk keuangan yang sesuai kebutuhan kamu.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit