Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Mengenal Objek Wisata dan Kuliner Khas Penajam Paser dan Kutai Kertanegara

by Tisyrin N. T on 4 September, 2019

Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara tengah naik daun karena dipilih sebagai lokasi Ibu Kota Indonesia yang baru. Keduanya berada di Provinsi Kalimantan Timur yang potensi wisata serta kulinernya gak kalah dengan daerah lain di Indonesia.

Sebelum resmi jadi Ibu Kota yang baru, gak ada salahnya jalan-jalan dulu ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Selain itu, jangan lupa juga untuk nyicipin kulinernya ya! Yuk mengenal objek wisata dan kuliner khas Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Objek Wisata Calon Ibu Kota Baru

Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara punya potensi wisata sejarah dan alam yang kaya lho. Inilah beberapa objek wisata yang jadi unggulan di kedua kawasan tersebut:

1. Museum Mulawarman

Museum Mulawarman berada di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Museum ini sangat menarik dikunjungi karena menyimpan koleksi benda-benda bersejarah peninggalan kerajaan Kutai Kartanegara. Benda-benda yang jadi koleksi mulai dari keramik kuno hingga uang kuno.

(Baca juga: Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Ini Fakta-faktanya!)

Museum Mulawarman setidaknya memiliki lebih dari 5.373 koleksi benda bersejarah. Terdiri dari koleksi Geologi 55 buah, Biologika 155 buah, Etnografika 2.037 buah, Arkeologi 43 buah, Historika 1.295 buah, Numismatika/Heraldika 880 buah, Filologika 31 buah, Keramologi 581 buah, Seni Rupa 197 buah, dan Teknologika 99 Buah.

Bangunan Museum Mulawarman dulunya merupakan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara. Terdapat duplikat Patung Lembuswana yang merupakan lambang Kerajaan Kutai Kartanegara di bagian depan museum tersebut.

2. Bukit Bangkirai

Kalau kamu menyukai suasana hutan hujan tropis, bisa coba datangi Bukit Bangkirai di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Tempat ini memiliki luas 1.500 hektare dan tanaman di dalamnya didominasi pohon bangkirai. Pohon-pohon bangkirai di sana sudah hidup lebih dari 150 tahun hingga diameternya ada yang mencapai lebih dari 2 meter dan tingginya puluhan meter.

Di dalam Bukit Bangkirai terdapat jembatan gantung sepanjang 64 meter. Uniknya, jembatan ini adalah jembatan gantung pertama di Indonesia. Kalau kamu mau menguji adrenalin, bisa menjajal berjalan di atas jembatan ini.

3. Pulau Kumala

Pulau Kumala lokasinya di tengah Sungai Mahakam, Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Tempat ini resmi jadi objek wisata pada tahun 2002. Di Pulau Kumala, terdapat taman rekreasi yang memiliki wahana permainan seperti jet coaster, kereta gantung, dan kereta api mini.

Untuk mencapai Pulau Kumala, bisa menyewa perahu motor kecil dari tepi Sungai Mahakam. Alternatif lainnya yaitu menggunakan kereta gantung menuju Pulau Kumala.

4. Air Terjun Tembinus

Air Terjun Tembinus berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Lokasinya berada di wilayah  Hak Guna Usaha PT ITCI Hutani Manunggal. Karena itu, wisatawan hanya bisa mengunjunginya di akhir pekan.

Untuk menuju tempat tersebut, harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dari pusat kota. Setelah itu harus melewati jalan logging dan jalan setapak. Ketika sampai, kamu akan disambut dengan air terjun setinggi 25 meter dengan latar belakang tebing batu yang berlapis-lapis. Di sana juga terdapat kolam yang diapit bebatuan dan terbentuk secara alami.

5. Pantai Nipah Nipah atau Sipakario

Kabupaten Penajam Paser Utara berada di tepi pantai. Dengan begitu, Kabupaten Penajam Paser Utara juga punya potensi wisata bahari lho. Salah satu pantai yang bisa kamu kunjungi adalah Pantai Nipah Nipah atau nama lainnya Pantai Sipakario.

Pantai ini lokasinya tak terlalu jauh dari pusat kota. Uniknya, dari pantai ini wisatawan dapat melihat Kota Balikpapan. Pantai Nipah Nipah juga dekat dari Ekowisata Mangrove Penajam

6. Ekowisata Mangrove Penajam

Ekowisata Mangrove Penajam lokasinya di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Pengunjung dapat menikmati kawasan ini dengan menapaki jembatan yang dikelilingi pohon mangrove. Wisatawan dapat menikmati Ekowisata Mangrove Penajam tanpa dipungut biaya atau gratis.

(Baca juga: Penduduk Ibu Kota Baru Bakal Dimanjakan dengan Transportasi Ramah Lingkungan)
Kuliner Calon Ibu Kota Baru

Selain potensi wisatanya, ada baiknya kamu juga mengenal kuliner di wilayah yang akan jadi calon Ibu Kota baru. Inilah beberapa rekomendasi kuliner di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, serta Kalimantan Timur secara umum:

1. Nasi Bekepor

Nasi bekepor tergolong kuliner populer di Kalimantan Timur. Nasinya dimasak bersama minyak, potongan ikan asin, serta rempah-rempah, mirip nasi liwet. Nasi ini tersaji bersama lauk pauk, sayuran, dan sambal. Umumnya juga disandingkan dengan sayur asam Kutai. Nasi bekepor adalah warisan kerajaan Kutai, yang dahulu hanya dimakan oleh keluarga kerajaan.

2. Sayur asam Kutai

Jangan bayangkan sayur asam ini dengan sayur asam yang biasa kamu lihat. Karena sayur ini punya isian yang berbeda yaitu daging ikan gabus, kangkung, talas, hingga jantung pisang batu. Unik bukan?

3. Sate payau

Sate payau dibuat dari daging rusa, karena itu makanan ini terbilang langka karena rusa adalah satwa yang dilindungi. Sate payau tersaji dengan bumbu kacang dan kecap. Daging rusa terbilang lebih empuk dan lembut daripada sapi atau kambing. Biasanya, makanan ini bisa dijumpai saat ada festival di Kalimantan Timur.

4. Gence ruan

Gence ruan bahan utamanya ikan gabus, atau masyarakat setempat menyebutnya ikan haruan. Ikan tersebut diolah dengan ditaburi garam, dibakar, lalu disiram macam-macam bumbu yang ditumis.

5. Rabo ruan

Rabo ruan juga terbuat dari ikan gabus, tetapi tersaji dalam bentuk suwiran. Sekilas, warna kecoklatan rabo ruan mirip dengan serundeng atau abon. Padahal masakan khas ini dibuat dari ikan gabus yang sebelumnya sudah dikukus dan diberi bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabai, gula merah, garam, dan ketumbar.

6. Dampo durian

Pecinta durian wajib mencicipi kuliner yang satu ini. Masyarakat telah membuat makanan ini secara turun temurun. Dampo durian dibuat dengan tujuan mengolah durian yang terbuang sia-sia saat musim durian. Bentuk dan warnanya sekilas mirip dengan dodol Betawi atau getuk goreng khas Sokaraja, Jawa Tengah.

7. Jenderal mabuk

Jenderal mabuk adalah penganan yang terbuat dari tepung terigu, santan, telur, daun pandan, dan bahan lainnya. Kuliner ini memiliki nama unik, karena konon, namanya berasal dari jenderal yang ‘mabuk’ setelah memakannya.

8. Pisang gapit

Pisang memang selalu enak diolah menjadi berbagai jenis kuliner. Nah, Kalimantan Timur juga punya kuliner olahan pisang bernama pisang gapit. Pisang gapit dibuat dengan cara digapit memakai papan kayu. Bahan dasarnya adalah pisang yang kemudian disajikan dengan saus karamel atau sambal durian.

Eits, jangan lupa bekali diri dengan asuransi perjalanan kalau mau keliling ke berbagai daerah ya! Cek pilihannya  di CekAja.com!

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami