Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mengenal Perbedaan Facial Foam dan Facial Scrub Sebagai Skincare

by Ayunindya Annistri on 9 Januari, 2020

Sekilas fungsi facial foam dan facial scrub terlihat sama. Tapi, tahukah kamu bahwa terdapat perbedaan facial foam dan facial scrub khususnya dari segi tekstur dan cara penggunaannya?

Rangkaian perawatan wajah seperti facial foam dan facial scrub kerap kali digunakan untuk membantu membersihkan wajah, setelah menggunakan makeup seharian. Sebab keduanya dianggap ampuh untuk meredakan jerawat yang meradang serta komedo yang sering muncul di wajah.

Namun, sebetulnya facial foam dan facial scrub memiliki tekstur dan kegunaan yang berbeda meskipun sama-sama berfungsi untuk membersihkan wajah.

Nah, biar kamu enggak salah memahami dalam menggunakan dua produk kecantikan ini. Yuk, simak informasi lengkapnya mengenai perbedaan facial foam dan facial scrub beserta tips menggunakannya berikut ini!

Perbedaan Facial Foam dan Facial Scrub

Secara garis besar, perbedaan facial foam dan facial scrub bisa dilihat dari tekstur yang dimiliki keduanya. Jika facial foam memiliki tekstur yang lebih lembut, berbeda halnya dengan facial scrub yang sedikit lebih kasar karena bulir-bulir scrubnya berfungsi untuk mengangkat kulit mati (eksofoliasi) dan komedo di wajah.

Kemudian dari segi pemakaian, facial foam dianjurkan untuk digunakan setiap hari karena kandungannya yang ringan dan lembut untuk membersihkan wajah dari kotoran dan sisa makeup yang menempel. Bahkan, ada beberapa merek facial foam yang katanya mampu membuat wajah menjadi lebih cerah dan glowing bila digunakan secara rutin.

Sementara facial scrub hanya boleh digunakan satu hingga dua kali dalam seminggu. Alasannya tak lain karena facial scrub berfungsi untuk membantu proses eksofoliasi.

Pemakaian facial scrub umumnya ditujukan untuk mereka yang memiliki kulit cenderung berminyak. Sedangkan kamu yang memiliki kulit sensitif sebaiknya tidak menggunakan facial scrub, kecuali bila produk tersebut mengandung moisturizer yang berfungsi untuk menjaga proses hidrasi serta mencegah kulit dari iritasi.

Cara Menggunakan Facial Foam dan Facial Scrub

Setelah memahami perbedaan facial foam dan facial scrub dari segi tekstur dan waktu pemakaiannya, kurang afdol bila kita tidak membahas cara menggunakan kedua produk kecantikan ini.

Untuk pemakaian sabun wajah sehari-sehari, sebaiknya gunakan facial foam karena formulanya yang lebih ringan. Kamu bisa membersihkan wajah secara teratur dengan facial foam untuk meminimalisir terjadinya iritasi.

Agar penggunaannya lebih optimal, terlebih dulu bersihkan tanganmu dari kotoran yang menempel. Jangan sampai nantinya kotoran tersebut justru melekat pada wajah karena tidak mencuci tangan.

Setelah itu, ambil facial foam secukupnya ke tangan dan usapkan ke wajah dengan gerakan memutar secara perlahan agar tidak terjadi iritasi. Usahakan gerakan tersebut dimulai dari bagian tengah wajah yaitu hidung lalu ke pipi, dagu, dan terakhir dahi dengan arah ke atas agar kulit tetap kencang.

Kamu bisa menggunakan air hangat terlebih dulu untuk membuka pori-pori kulit saat facial foam diaplikasikan ke wajah, lalu basuh dengan air dingin setelah produk tersebut selesai digunakan. Ingat, selalu gunakan handuk yang lembut sehabis membersihkan wajah dengan cara ditepuk-tepuk dan bukan digosok.

(Baca Juga: Mau Wajah Bebas Jerawat? Contek Cara Seleb Dunia Hilangkan Jerawat Membandel)
  • Penggunaan Facial Scrub

Sementara untuk penggunaan facial scrub, sebaiknya dilakukan dalam satu sampai dua kali seminggu. Facial scrub ini lebih cocok digunakan oleh mereka yang memiliki kulit berminyak sebab manfaatnya untuk mengangkat kulit mati.

Akan tetapi, sebelum menggunakan scrub sebagai bagian dari rangkaian perawatan wajah, sebaiknya pilih jenis produk yang bertekstur halus untuk mempertahankan kelembabapan kulit tanpa membuatnya iritasi.

Kamu bisa memilih produk facial scrub yang terbuat dari beras atau kopi karena mengandung antioksidan. Tidak hanya itu, bila kulitmu cenderung berjerawat maka pilihlah facial scrub yang mengandung almond ataupun tea tree.

Setelah mendapatkan produk facial scrub yang sesuai dengan jenis kulit, langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mencoba produk tersebut dengan terlebih dulu membasuh wajah menggunakan air hangat atau menguapi wajah dengan uap panas.

Hal ini bertujuan untuk membuat pori-pori wajah terbuka sehingga lebih mudah untuk mengeluarkan kotoran yang tersumbat di dalam kulit.

Jika proses menghangatkan wajah telah dilakukan, ambil sedikit demi sedikit scrub dan aplikasikan ke seluruh wajah. Kemudian gosok secara perlahan dengan gerakan memutar selama kurang lebih 60 detik.

Gunakan air dingin setelah kamu melakukan proses eksofoliasi untuk mengangkat sisa scrub yang menempel di wajah dan menutup kembali pori-pori.

Sehabis menggunakan facial scrub, pakailah handuk bersih yang berbahan lembut untuk mengeringkan wajah. Lalu gunakan moisturizer untuk menjaga kelembapan kulit wajah sehabis melakukan eksofoliasi.

Ingat, penggunaan moisturizer sebaiknya dilakukan saat wajah masih dalam keadaan setengah kering dan pijat secara perlahan agar produk tersebut dapat terserap dengan mudah ke dalam kulit.

Jadi, sudah tahukan perbedaan facial foam dan facial scrub?

Dapatkan berbagai informasi menarik lainnya, hanya di CekAja.com, di mana kamu juga bisa menemukan berbagai rekomendasi produk keuangan sesuai kebutuhan.

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau