Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mengenal Pro Sehat, Startup Teknologi yang Memudahkan Orang Indonesia Tetap Sehat

by Ariesta on 16 November, 2016

Prinsip teknologi sebagai sarana memudahkan hidup manusia dan menyejahterakan orang banyak diadopsi oleh startup. Perusahaan digital tidak hanya menjangkau bidang finansial seperti yang dilakukan CekAja.com, melainkan juga kesehatan. Salah satunya diterapkan oleh Pro Sehat.

Apa sebenarnya Pro Sehat dan bagaimana layanannya? Simak Wawancara CekAja dengan Dokter Bimo selaku founder Pro Sehat berikut ini.

img-20150913-wa0012

Halo Dokter Bimo, apa sebenarnya Pro Sehat itu?

Pro sehat adalah aplikasi kesehatan untuk membantu keluarga Indonesia mendapatkan produk dan jasa kesehatan yang didikung oleh komunitas medis tepercaya. Pro Sehat baru berdiri tahun lalu (2015) sekitar bulan Agustus-September.

Apa saja layanan Pro Sehat?

Yang pertama layanan kami adalah informasi kesehatan yang tepercaya. Kedua, fasilitas tanya jawab dokter yang tujuannya sebagai edukasi mengenai kondisi kesehatan yang dialami, bukan sebagai diagnosis.

Kemudian apabila pengguna sudah berobat ke dokter dan memiliki resep, bisa langsung mendapatkan obatnya. Caranya dengan memfoto resep, tidak perlu ke apotik, tidak perlu ke mana-mana. Obat bisa diantarkan karena Pro Sehat bekerja sama dengan berbagai apotik lengkap di Jakarta langsung ke alamat pasien. Pengguna bisa memesankan obat untuk diri sendiri atau untuk orangtua.

Selain obat dari apotik, kami juga punya berbagai produk seperti alat kesehatan dan suplemen. Yang akan diluncurkan segera adalah layanan kesehatan berupa dokter ke rumah (home care), fisioterapi, ada juga paket-paket pemeriksaan kesehatan dan kecantikan. (Baca juga: 5 Mitos Diet yang Salah Kaprah)

Apakah layana Pro Sehat ini hanya mencakup Jabodetabek?

Kalau untuk layanan kesehatan justru kami banyak membantu daerah-daerah terpencil seperti di Papua, Nusa Tenggara, dan daerah lainnya. Kebetulan sesama tenaga kesehatan di sana yang membutuhkan untuk pasien.

Misalnya mereka menemukan masalah bahwa pasiennya tidak bisa menemukan obat yang dibutuhkan setelah mencari ke sana ke mari. Lalu mereka mengontak Pro Sehat dan langsung kami bantu. Kalau itu obat resep berarti sesuai dengan resep dokter.

Kira-kira sudah berapa pasien yang ditangani pro sehat dan berapa pengguna secara keseluruhan?

Pengguna aplikasi di Android sudah lebih dari 30.000. Kalau untuk website, kami sudah membantu lebih dari ratusan ribu orang. Kalau dari segi pengguna yang sampai membeli produk sudah lebih dari ratusan ribu.

Apakah seluruh tenaga Pro Sehat merupakan dokter?

Kebetulan saya dan partner memang dokter. Kalau untuk timnya, kami mix. Jadi Pro Sehat berada di bawah PT. Atoma Medical yang juga punya tanyadok.com, yang fokus memberikan informasi kesehatan dari para ahli. Kalau untuk Pro Sehat kami berhubungan dengan apoteker. Jadi di Pro sehat kebanyakan apoteker dan asisten apotek. Kalau untuk keahlian lain, selain dokter ada yang dari latar belakang medical engineering, dan lain-lain, tidak semuanya dokter.

Karena foundernya seorang dokter, apa yang melatarbelakangi tercetusnya startup Pro Sehat? Padahal anggapan masyarakat selama ini para dokter berpenghasilan tinggi.

Saya rasa startup bukan masalah penghasilan. Kalau saya pribadi, sebelum jadi dokter sudah berkecimpung di dunia digital health, sebelum bidang ini dikenal sebagai startup. Jadi semenjak kuliah sudah aktif di WHO Indonesia, rumah sakit, perusahaan farmasi, dan lain-lain selama 10 tahun.

Alasan kenapa memilih startup sebenarnya inovasi di bidang kesehatan itu sangat penting. Tapi pelayanan kesehatan jalan di tempat. Jadi, tidak ada kemajuan yang bermakna. Sampai kemudian ada BPJS, menurut saya ini salah satu kemajuan signifikan dari pemerintah. Tapi praktik di dunia nyata sebagian besar masih begitu-begitu saja, padahal teknologi kedokteran jauh dibandingkan dengan kemajuan digital yang kita alami. Sayangnya kemajuan ini tidak dirasakan masyarakat. (Baca juga: Rahasia Mendapatkan Premi Asuransi Murah dari Pialang Asuransi Berlisensi OJK)

Jadi bagaimana supaya ini tercapai, makanya kami memilih startup. Kami beranggapan jalur startup bisa menjadi tempat bagi tenaga kesehatan memberikan kontribusi lebih. Jadi tidak ada keterkaitannya sama sekali dengan penghasilan dokter.

Butuh asuransi kesehatan yang diterima ratusan rumah sakit berkualitas di Indonesia? Daftar sekarang juga di sini

Tentang Penulis