Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

5 menit waktu bacaan

Mengenali Cara Bermain Saham dan Analisisnya

by lhmdi on 9 Juni, 2016

tips atur uang keluarga _ investasi - CekAja.com

Bagi seorang pemula yang ingin berinvestasi di pasar modal, maka wajib untuk mengetahui cara bermain saham.

Sebenarnya tidak hanya saham yang menguntungkan, namun investasi di pasar modal menggunakan instrumen seperti Forex atau Reksa Dana pun bisa menjadi pilihan. Namun, yang paling menguntungkan tentu saja adalah saham, dengan nilai investasi yang besar, bisa terhubung dengan perusahaan-perusahaan besar yang mendaftarkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia adalah beberapa kemewahan yang bisa didapatkan.

Namun, sebenarnya seperti apakah saham itu? Lalu, apa saja hal yang terkait dengan saham? Bagaimana cara membuat analisanya sehingga seseorang bisa mendapatkan keuntungan besar namun dengan risiko yang sangat kecil?

Bagi kamu, seorang pemula yang tertarik dan ingin mengetahui bagaimana cara bermain atau berinvestasi di dalam saham, kali ini CekAja.com akan berbagi beberapa informasi terkait dengan saham.

Saham dan broker

tips sukses investor - CekAja.com

Secara sederhana, saham merupakan bentuk surat berharga bukti kepemilikan perusahaan. Surat ini kemudian diperdagangkan untuk mendatangkan untung bagi perusahaan. Sementara itu, bagi pemilik surat berharga secara langsung akan mempunyai hak atas perusahaan tersebut.

Bagi kamu yang ingin mendaftar dan ingin bermain saham, misalnya di perusahaan telekomunikasi X, maka hal tersebut bisa saja dilakukan. Untuk mencapai hal tersebut kamu harus terhubung terlebih dahulu dengan istilah broker.

Broker ini sendiri bukanlah sebutan untuk satu orang atau individu tertentu, melainkan sebuah perusahaan sekuritas yang terdaftar resmi dan diawasi kegiatannya oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Indonesia.

Perusahaan sekuritas ini nantinya berfungsi menjadi perantara bagi kamu yang akan bertransaksi (menjual atau membeli saham melalui Bursa Efek Indonesia. Namun, terdapat hal penting yang perlu kamu pahami, yaitu, perusahaan sekuritas ini akan menetapkan biaya tambahan kepada kamu jika akan bertransaksi.

Sebagai contoh pihak sekuritas akan mengenakan biaya transaksi ketika kamu akan membeli sebuah saham atau menjualnya. Biaya ini sangat bervariasi, dan bergantung pada perusahaan sekuritas tersebut.

Namun, secara umum jika kamu mendapatkan perusahaan sekuritas milik pemerintah, maka biaya yang dikeluarkan akan lebih besar dari perusahaan non pemerintah. Hal ini dikarenakan perusahaan pemerintah biasanya lebih terpercaya dan memiliki modal yang baik serta reputasi bagus di mata perusahaan.

Modal, harga dan lot dalam saham

Untuk menarik minat masyarakat berinvestasi melalui saham beberapa perusahaan sekuritas baik milik pemerintah dan non pemerintah biasanya akan memberikan harga pendaftaran yang murah untuk memulai bermain saham.

Sebagai contoh beberapa perusahaan membuka pendaftaran dengan biaya Rp 1.000.000. Tujuannya agar saham bisa dikenali dan memberikan keuntungan pada mahasiswa atau pemula yang ingin mencoba bermain saham.

Sementara itu terdapat juga perusahaan sekuritas yang membuka pendaftaran dengan biaya sebesar Rp 5.000.000 untuk memulai bermain saham. Jadi, jika kamu tertarik untuk memulai cara bermain saham dengan modal kecil, maka siapkan saja modal diantara Rp 5.000.000 hingga Rp 10.000.000 dan kemudian memilih perusahaan sekuritas yang sesuai, namun memiliki reputasi yang bagus.

Selanjutnya, hal penting yang perlu kamu pahami adalah istilah Lot. Lot sendiri merupakan satuan dalam saham yang berjumlah seratus lembar. Jadi, jika kamu pertama kali investasi saham, maka wajib untuk membeli satu lot atau sekitar seratus lembar saham.

Sebagai contoh perusahaan Telekomunikasi Y menjual 1000 lembar saham. Jika kamu tertarik untuk membelinya dengan uang yang tidak begitu banyak bisa melakukan pembelian minimum sebesar 100 lembar yang dikalikan dengan Rp 1.000, yaitu satuan harga untuk saham. Maka total uang yang kamu keluarkan untuk membeli saham pertama kali adalah Rp 10.000.

Terakhir, poin penting berikutnya adalah mengawasi, mengecek dan mencermati setiap pergerakan saham. Hal ini penting agar kamu mengetahui kapan harga sebuah saham naik atau malah turun. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada keputusan kamu apakah kembali melepas atau mempertahankan saham yang sudah kamu beli sebelumnya.

Untuk mengetahui hal ini kamu bisa menggunakan sebuah software atau piranti lunak khusus yang dikembangkan dengan menggunakan teknologi. Jadi, kamu tidak perlu menunggui seharian di Bursa Efek Indonesia.

Bisa menggunakan software trading, seperti chart nexus atau anda juga bisa mengecek harga saham online di internet.

Pahami Analisa Saham

Cara bermain dalam instrumen pasar modal khusus saham berikutnya adalah kamu merencanakan serta melakukan sebuah analisa agar mendapatkan hasil yang maksimal, yaitu berupa keuntungan dan meminimalisir risiko kerugian.

Secara umum, terdapat dua metode yang bisa kamu gunakan untuk menganalisis pergerakan sebuah saham.

  1. Analisa Fundamental

Analisa yang satu ini mengajak kamu berpikir secara teliti dan cermat mengenai kondisi sebuah perusahaan yang menebar sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

Seperti halnya berbelanja online, kamu biasanya akan mencari tahu informasi tentang segala hal yang berkaitan dengan sebuah produk. Hal yang sama perlu kamu terapkan dalam cara bermain saham, terutama terkait dengan analisa fundamental.

Melalui analisa ini kamu bisa melihat kondisi sebuah perusahaan, melihat laporan keuangan, kemampuannya meraih keuntungan hingga aliran cash flownya. Secara teknis, beberapa istilah yang biasanya akan kamu temui dalam analisa fundamental adalah Earning Per Share, Price Earning Ratio, Price to Book Value

  1. Gambaran analisa teknikal

Analisa ini biasanya akan kamu temukan dari piranti lunak yang diberikan oleh perusahaan sekuritas tempat kamu mendaftar untuk bermain saham. Secara umum, terdapat sebuah istilah umum yang bernama Candlestick yang bentuknya berupa grafik atau chart.

Melalui analisa ini kamu dapat membuat sebuah prediksi tentang bagaimana pergerakan saham yang kamu miliki atau yang akan kamu beli.  Sehingga, akhirnya kamu bisa mendapatkan waktu yang tepat kapan untuk membeli sebuah saham atau menjualnya kembali.

Beberapa indikator umum yang biasa digunakan dalam pemahaman analisa taktikal adalah Simple Moving Average, MACD, Bollinger band, dan lain-lainnya. Biasanya ketika kamu akan belajar saham pertama kali indikator ini biasanya akan masuk dalam materi yang diberikan. Oleh karena itu gunakan waktu tersebut untuk memahami jenis-jenis indikator dalam analisa teknis saham.

Lalu, manakah yang sebaiknya menjadi panduan kamu dalam memahami analisa sebuah saham? Keduanya sangat penting untuk dijalankan, sehingga kamu memang benar-benar memahami apa yang sebenarnya terjadi dalam pasar ekonomi secara keseluruhan.

Selain itu, jika dilihat dari analisa fundamental, bahkan kamu bisa belajar tentang manajerial sebuah perusahaan secara umum. Sementara itu, melalui analisa teknikal kamu dapat berlatih mengambil keputusan berdasarkan perhitungan-perhitungan yang tepat.

Selamat mencoba bermain saham ya!

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.