Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mengintip 5 Smart City Dunia, Mana yang Bisa Ditiru Ibu Kota Baru?

by Miftahul Khoer on 16 September, 2019

Manusia zaman sekarang tidak bisa dijauhkan dari teknologi. Sehingga tidak heran jika banyak kota-kota di dunia yang dikembangkan dengan konsep smart city. Calon ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur (Kaltim) pun rencananya akan dibangun dengan konsep kota pintar.

ibu kota baru

Di Indonesia sendiri bisa dibilang belum ada kota selain BSD City di Tangerang yang dibangun dengan konsep smart city tersebut. Jadi untuk mencari benchmark pembangunan smart city, pemerintah mungkin harus banyak belajar dari lima kota berikut yang sudah lebih dulu menyandang gelar dan mengembangkan smart city. Ini dia daftarnya:

1. New York, Amerika Serikat

IESE Business School mengeluarkan hasil riset IESE Cities in Motion Index 2017. Dari daftar yang dirilis dua tahun lalu, terungkap bahwa ada beberapa kota di dunia yang unggul dalam beberapa aspek kehidupan dan lingkungan bagi warganya sehingga sukses mendulang titel sebagai kota paling pintar di dunia.

Istilah kota pintar menggambarkan kota yang memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas hidup, mengurangi dampak lingkungan dan konsumsi energi. New York mendapatkan poin 100 alias sempurna, sebagai salah satu kota pintar di dunia.

Apalagi, kota New York memang sudah mempersiapkan diri menjadi kota pintar sejak 2009 dengan kerjasama dengan IBM untuk membuka  Busines Analytic Solution Center. Melalui pusat analisis ini, warga setempat bisa dengan leluasa mengambil langkah-langkah strategis dalam urusan bisnis.

Selain persoalan bisnis, New York juga memberikan jaminan terhadap keamanan dan kenyamanan penduduknya. Masih atas bantuan IBM, warga kota terhubung secara otomatis dengan tim pencegah kebakaran dan kelompok tanggap darurat.

Bahkan, dalam urusan yang lebih spesifik, New York juga membantu identifikasi klaim asuransi yang dianggap mencurigakan dan disinyalir akan merugikan warganya.

2. Helsinki, Finlandia

Bukan cuma sebagai kota paling bahagia di dunia, Helsinki juga merupakan destinasi wisata yang paling aman di dunia. Selain itu, Helsinki juga sudah mengembangkan teknologi untuk menyelamatkan lingkungan, membuat wisata kuliner yang sustainable, dan menghadirkan kendaraan self-driving.

Selama bertahun-tahun, Helsinki selalu masuk dalam daftar 10 kota paling layak huni di dunia. Saat ini Helsinki tengah mengembangkan strategi kota sampai tahun 2021 untuk mencapai target sebagai “the most functional city in the world”.

(Baca juga: Mantap, Sampah di Singapura Bisa Jadi Listrik!)

Pendidikan, digitalisasi, start up, riset, dan inovasi, merupakan fokus Pemerintah Finlandia di kota tersebut. Helsinki tengah berfokus pada pengembangan smart energy system, penanganan sampah, dan smart mobility program yang terdigitalisasi dan terkoneksi.

3. Aarhus, Denmark

Kota Aarhus di Denmark malah menjadi kota yang kini dikenal sebagai ibu kota Eropa di bidang budaya sekaligus smart city. Aarhus merupakan kota yang cocok bagi para pecinta kuliner karena memiliki banyak pasar makanan yang bisa dikunjungi.

Selain itu, Aarhus juga dilengkapi dengan perpustakaan futuristik dan aneka hotel bertema kreatif. Rencananya, Aarhus juga akan menetapkan kota mereka sebagai kota bebas emisi karbon di tahun 2030 nanti.

4. Tallinn, Estonia

Ibu kota salah satu negara pecahan Uni Soviet, Estonia ini merupakan salah satu kota di dunia yang memiliki teknologi maju. Di kota ini, akses terhadap internet dianggap sebagai salah satu bagian dari hak asasi manusia.

Contoh penerapan smart city di kota Tallinn, adalah menerapkan pemilu secara online, dan memiliki kecepatan jaringan internet 5G baik untuk warga lokal dan turis. Selain canggih, Tallinn juga punya banyak bangunan futuristik yang berpadu dengan bangunan lawasnya yang makin menarik untuk dikunjungi.

5. Seoul, Korea Selatan

Seoul masih terus berupaya sebagai kota cerdas berbasis pelayanan publik melalui teknologi informasi. Di kota Seoul terdapat infrastruktur kabel optik terpanjang yang menghubungkan antar rumah untuk menopang akses internet tercepat dan termurah di dunia.

Setidaknya, untuk koneksi 10 Mbps, warga hanya dikenakan sekitar US$20. Fasilitas ini pada akhirnya mendorong Korea Selatan sebagai negara dengan penetrasi internet terbesar di dunia.

Di bidang transportasi publik, smart city di Seoul memiliki prinsip menyajikan kemudahan dan kenyamanan secara total kepada para penggunanya. Di setiap stasiun Subway dipasang fasilitas Digital View. Seperti halnya alat komunikasi sekelas ponsel, perangkat ini memberikan keleluasaan bagi para pengguna untuk melakukan panggilan domestik secara gratis.

Melalui paket perangkat Digital View, warga Seoul juga mendapatkan segenap kemudahan dalam bidang pelayanan publik. Dengan bentuk layar lebar dan menggunakan operasi sentuhan jari, perangkat ini menyajikan akses pembayaran umum, pajak, daftar film bioskop, kupon gratis, informasi cuaca dan aneka fitur lainnya.

(Baca juga: PNS Kementerian Keuangan dan 3 Instansi Lain Ikut Jokowi Pindah ke Ibu Kota Baru)

Canggih bukan deretan lima smart city yang ada di dunia tersebut? Mudah-mudahan calon ibu kota baru Indonesia nanti juga bisa dikembangkan dengan dukungan teknologi yang memudahkan warga kotanya ya.

Sama seperti CekAja.com yang memanfaatkan teknologi untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam mendapatkan layanan finansial dari perbankan, maupun lembaga keuangan non bank lainnya dengan cepat dan mudah.

Mulai dari kartu kredit, asuransi, kredit tanpa agunan, investasi, dan lain sebagainya. Ajukan saja lewat CekAja!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami