Mengintip Kecanggihan Hyundai IONIQ, Armada Baru GrabCar Listrik

4 min. membaca Oleh CekAja on

Grab Indonesia menepati janjinya untuk menjadi aplikator penyedia layanan mobil listrik pertama di Indonesia. Kemarin, Senin (27/1), Grab meresmikan beroperasinya Grab Elektrik powered by Hyundai di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Ridzki Kramadibrata, Presiden Grab Indonesia menuturkan perusahaannya mengandeng Hyundai Motors Indonesia sebagai penyedia armada IONIQ Electric Vehicle (EV) dalam kerja sama tersebut.

“Setelah meluncurkan EV Grab Ecosystem Roadmap tahun lalu, kami sangat senang hari ini bisa meluncurkan GrabCar Elektrik Powered by Hyundai yang pertama kali di Indonesia. Kami ingin menjadi salah satu pendorong kolaborasi demi solusi transportasi yang lebih efisien dan juga ramah lingkungan serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan Hyundai,” kata Ridzki.

Sung Jong Ha, Presiden Direktur Hyundai Motors Indonesia, turut menyatakan kegembiraannya atas kerja sama ini. Menurut Jong Ha, Hyundai ingin menawarkan pengalaman transportasi pintar dengan memanfaatkan teknologi canggih seperti IONIQ Electric.

“Saya berharap pelanggan Grab di Indonesia dapat menikmati kenyamanan mengendarai mobil elektrik yang ramah lingkungan. Sekaligus menunjukkan dukungan kami yang sejalan dengan visi Pemerintah Indonesia dalam membangun mobilitas masa depan,” jelasnya.

Peluncuran Grab Elektrik dilakukan kedua perusahaan di Grab Pick-up Point, Gate 2 Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta dengan dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

Pengguna Grab dapat menemukan Pick-Up Point Grab di Terminal 3 dan dapat memesan layanan GrabCar Airport atau GrabCar Elektrik yang memiliki shelter di bandara.

(Baca juga: GM-LG Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Lebih Besar dari Investasi Hyundai di Cikarang)

Hyundai IONIQ Electric sendiri akan dipamerkan di Terminal Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, di dekat Gerbang 2 selama tiga bulan ke depan, mulai dari 27 Januari hingga 27 April 2020, agar masyarakat yang melewati lokasi tersebut melihat tampilan perdana mobil IONIQ Electric.

  • Spesifikasi Hyundai IONIQ EV

Hyundai IONIQ EV merupakan generasi terbaru dari IONIQ, mobil bermesin ramah lingkungan andalan Hyundai yang kali ini berpenggerak listrik 100%.

  • Eksterior

Bagian depan IONIQ Electric memiliki pola khas grille tertutup dengan cetakan berwarna perak di bagian bawah. Trim abu-abu anthracite yang terlihat pada bemper belakang dan bezel pada lampu siang hari di bagian depan menciptakan tampilan yang lebih halus dan dinamis.

LED DRL dengan kombinasi lampu Belakang LED memperindah penampilan IONIQ di malam hari, yang memberikan sentuhan estetika sekaligus fitur keamanan tambahan. IONIQ elektrik dilengkapi dengan velg 16 inci.

  • Interior

Interior modern IONIQ dengan kursi berbalut kulitnya tidak hanya memberikan kesan elegan tetapi juga terlihat canggih di setiap bagian dari desainnya yang unik. IONIQ memiliki dua layar LCD yang menampilkan berbagai informasi untuk pengemudi. 

Cluster Supervision dengan layar LCD TFT 7” memberikan informasi penting dari kendaraan pada posisi yang mudah terlihat oleh pengemudi. Layar audio 8 inci menjadi titik pusat dari IONIQ untuk konektivitas Smartphone dan Bluetooth melalui interface layar sentuh.

IONIQ telah menerapkan sistem Shift-by-wire, yang menghilangkan proses mekanis dan memungkinkan perpindahan gigi hanya dengan menyentuh sebuah tombol dan rem parkir juga melalui sebuah tombol. Untuk melengkapi desain interior modern, pencahayaan ambient biru mewarnai sepanjang sisi bawah dashboard penumpang dan pada konsol tengah.

  • Mesin

Baterai IONIQ Electric berkapasitas 38,3 kWh menawarkan total estimasi jarak 373 km. Fitur e-motor atau Permanent-magnet synchronous motor menghasilkan 136 ps dan 295 Nm Torsi, yang dilengkapi dengan charger on-board standar 7.2-kW.

Pada port standar pengisian daya bisa memakan waktu hingga 6 jam. Namun, dengan menggunakan fast-charging 50-kW, proses isi ulang baterai dapat mencapai 80% dalam 57 menit, sementara penggunaan fast-charging 100-kW dapat meningkatkan waktu pengisian ke 80% hanya dalam waktu 54 menit.

  • Mode berkendara

Hyundai IONIQ Electric juga memiliki fitur mode berkendara Eco+, yang melengkapi mode berkendara standar Eco, Comfort dan Sport. Pada mode Eco+, pengemudi dapat mengurangi konsumsi energi dan sisa energi dapat digunakan pada situasi darurat yang tidak terduga.

(Baca juga: Genjot Penjualan Mobil Listrik, Mitsubishi dan DFSK Gandeng PLN)

IONIQ juga dilengkapi dengan paddle shifter untuk memaksimalkan efisiensi kendaraan, di mana paddle shifter yang dipasang pada setir mobil memungkinkan pengemudi untuk menambah atau mengurangi tingkat pengereman regeneratif (laju deselerasi). Semakin tinggi tingkatannya semakin kuat pengereman yang akan menghasilkan peningkatan pada konsumsi baterai

  • Keamanan

Untuk memastikan pengemudi merasa lebih percaya diri dan nyaman, Hyundai IONIQ dilengkapi dengan fitur ABS, ESC, dan HAC. Dengan fitur keselamatan yang sesuai dengan kapasitas kendaraan, pengemudi akan merasa lebih percaya diri saat ia berada di belakang kemudi. Karena penumpang sama pentingnya dengan mobil, maka IONIQ memiliki 7 airbag untuk melindungi pengemudi dan penumpang di dalam mobil.

Tertarik buat menjajal kenyamanan Hyundai IONIQ besutan Grab? Jangan lupa lindungi diri dengan asuransi perjalanan yang bisa memproteksi kamu dari beragam risiko saat bepergian.

Pilih dan ajukan asuransi perjalanan sesuai kebutuhan kamu lewat CekAja.com, prosesnya cepat, mudah dan banyak manfaatnya.

Tentang kami

CekAja

CekAja