Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi Terlengkap

by Nadhillah Kusindriani on 3 Juli, 2020

Dari banyaknya lagu daerah Indonesia, kamu mungkin hanya mengetahui sebagian kecilnya, seperti Ampar-Ampar Pisang, Yamko Rambe Yamko dan Ondel Ondel. Hal itu dikarenakan tiga lagu tersebut merupakan lagu terkenal yang paling sering diputar. Namun sebenarnya, masih banyak lagu daerah Indonesia lainnya yang belum diketahui. Untuk itu, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulas secara lengkap lagu daerah Indonesia dari 34 provinsi khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Mengulik Lengkap Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi

Sekilas tentang Lagu Daerah

Sebelum mengulas lebih jauh tentang lagu daerah Indonesia, ada baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu sekilas informasi dasar tentang lagu daerah itu sendiri.

Sesuai dengan namanya, lagu daerah merupakan sebuah lagu yang berasal dari suatu daerah, dan biasanya memiliki tema kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Pengambilan tema tersebut ditujukan, agar lagu ini dapat dengan mudah dipahami oleh para pendengarnya dan diterima di berbagai kegiatan masyarakat.

Di samping itu, lagu daerah Indonesia umumnya juga memiliki lirik yang sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing, contohnya seperti lagu Rasa Sayange dari Maluku dan Manuk Dadali dari Jawa Barat.

Selain itu, pencipta dari lagu daerah Indonesia pun umumnya anonim atau tidak diketahui. Meski begitu, lagu daerah tetap populer karena sering dinyanyikan oleh masyarakat daerah setempat, maupun masyarakat lainnya yang tinggal diluar daerah asal terciptanya lagu tersebut.

Fungsi Lagu Daerah

Jika berbicara soal fungsi atau manfaat, lagu daerah Indonesia sejatinya memiliki banyak sekali fungsi, di antaranya yaitu:

  • Sebagai identitas negara
  • Sebagai lagu pengiring untuk sebuah tarian dan pertunjukan
  • Sebagai lagu pengiring untuk upacara adat atau tradisi
  • Sebagai media untuk berkomunikasi
  • Sebagai media untuk bermain
  • Sebagai sarana ekonomi atau mata pencaharian
  • Meningkatkan rasa cinta kebudayaan

(Baca Juga: Lagu Dangdut Indonesia Paling Populer)

Ciri-ciri Lagu Daerah

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui sekilas informasi tentang lagu daerah Indonesia beserta fungsinya, maka di pembahasan kali ini kamu akan mengetahui ciri-ciri dari lagu daerah itu sendiri. Adapun beberapa ciri dari lagu daerah, di antaranya yaitu:

  • Penciptanya tidak diketahui atau anonim
  • Menggunakan bahasa daerah setempat untuk lirik lagu
  • Lagu daerah umumnya diwariskan atau hasil turun-temurun
  • Lagu daerah umumnya memiliki beberapa versi yang disesuaikan dengan daerah lainnya dalam suatu etnis
  • Lagu daerah biasanya terdiri dari dua hingga delapan bait syair
Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi

Seperti yang sudah disinggung di pembahasan sebelumnya, bahwa lagu daerah Indonesia sangat banyak. Jika dihitung, mungkin ada ratusan bahkan ribuan lagu daerah yang sudah tercipta hingga saat ini.

Pasalnya, Indonesia sendiri memiliki 34 provinsi, yang setiap provinsinya terdiri dari banyak daerah dengan aneka ragam bahasa daerah dan kebudayan.

Maka dari itu, tidak heran apabila Indonesia memiliki lagu daerah yang sangat beragam. Lantas, apa saja lagu daerah tersebut? Yuk simak ulasan lagu daerah Indonesia dari 34 provinsi berikut ini.

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
  • Bungong Jeumpa
  • Piso Surit
  • Lembah Alas
Provinsi Sumatera Barat
  • Ayam Den Lapeh
  • Badindin
  • Gelang Sipaku Gelang
  • Kampuang Nan Jauh Di Mato
  • Malam Baiko
  • Tak Tong-Tong
  • Dayung Palinggam
  • Anak Daro
Provinsi Sumatera Utara
  • Sinanggar Tulo
  • Sing Sing So
  • Sengko-sengko
  • Anju Ahu
  • Butet
  • Dago Inang Sarge
  • Madekdek Magambiri
Provinsi Riau
  • Soleram
  • Laksmana Raja di Laut
  • Lancang Kuning
  • Kutang Barendo
Provinsi Kepulauan Riau
  • Segantang Lada
  • Pak Ngah Balek
Provinsi Jambi
  • Selendang Mayang
  • Timang Timang Anakku Sayang
  • Batanghari
  • Dodoi Si Dodoi
  • Injit Injit Semut
  • Pinang Muda
Provinsi Sumatera Selatan
  • Kebile Bile
  • Dek Sangke
  • Cuk Mak Ilang
Provinsi Bengkulu
  • Lalan Belek
  • Sungai Suci
  • Umang-umang
Provinsi Bangka Belitung
  • Yok Miak
Provinsi Lampung
  • Anak Tupai
  • Adi-adi Laun Lambar
  • Cangget Agung
  • Tanoh Lado
  • Muloh Tungga
  • Teluk Lampung
  • Penyandangan
  • Bumi Lampung
  • Lipang Lipandang
Provinsi DKI Jakarta
  • Kicir-Kicir
  • Jali-Jali
  • Ondel Ondel
  • Keroncong Kemayoran
  • Lenggang Kangkung
  • Sirih Kuning
  • Ronggeng
  • Surilang
Provinsi Jawa Barat
  • Manuk Dadali
  • Bajing Luncat
  • Tokecang
  • Warung Pojok
  • Pileuleuyan
  • Sapu Nyere Pegat Simpay
  • Es Lilin
  • Cing Cangkeling
  • Bubuy Bulan
  • Neng Geulis
  • Panon Hideung
Provinsi Jawa Timur
  • Cublak-cublak Suweng
  • Gai Bintang
  • Kembang Malathe
  • Rek Ayo Rek
  • Keraban Sape
  • Tanduk Majeng
Provinsi Jawa Tengah
  • Jaranan
  • Gundul Pacul
  • Lir Ilir
  • Jamuran
  • Gambang Suling
  • Bapak Pucung
Provinsi Banten
  • Tong Sarakah
  • Jereh Bu Guru
  • Dayung Sampan
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Suwe Ora Jamu
  • Sinom
  • Pitik Tukung
  • Te Kate Dipanah
Provinsi Bali
  • Janger
  • Macepet Cepetan
  • Meyong-Meyong
  • Dewa Ayu
  • Mejangeran
  • Ngusak Asik
Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • Anak Kambing Saya
  • Potong Bebek Angsa
  • Orere
  • O Nina Noi
  • Dsaku
  • Lerang Wutun
  • Bolelebo
Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • Tutu Koda
  • Pai Mura Rame
  • Orlen-orlen
  • Helele U Ala De Teang
  • Moree
  • Tebe Onana
Provinsi Kalimantan Tengah
  • Manasai
  • Nuluya
  • Tumpi Wayu
  • Oh Indang Oh Apang
  • Palu Lempong Popi
Provinsi Kalimantan Barat
  • Cik Cik Periuk
  • Alon-alon
  • Kapal Belon
  • Aek Kapuas
  • Masjid Jami
Provinsi Kalimantan Timur
  • Oh Adingkoh
  • Indung-Indung
Provinsi Kalimantan Selatan
  • Ampar-Ampar Pisang
  • Saputangan Bapuncu Ampat
  • Paris Barantai
Provinsi Kalimantan Utara
  • Tuyang
  • Bebalon
  • Pinang Sendawar
Provinsi Sulawesi Utara
  • Si Patokaan
  • Ea Mokan
  • O Ina Ni Keke
  • Sitara Tillo
  • Tahanusangkara
  • Gadis Taruna
  • Tan Mahurang
Provinsi Sulawesi Tengah
  • Topi Gugu
  • Tondok Kadadiangku
Provinsi Sulawesi Barat
  • Tenggang Tenggang Lopi
Provinsi Sulawesi Selatan
  • Anging Mammiri
  • Pakarena
  • Ammac Ciang
  • Anak Kukang
  • Marencong-rencong
  • Ati Raja
  • Ganrang Pakarena
Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Tana Wolio
  • Peia Tawa Tawa
Provinsi Gorontalo
  • Tahuli Li Mama
  • Moholunga
  • Dabu-Dabu
  • Binde Biluhuta
Provinsi Maluku
  • Ayo Mama
  • Ambon Manise
  • Burung Kakatua
  • Naik-Naik Ke Puncak Gunung
  • Mande-mande
  • Nona Manis Siapa Yang Punya
  • Rasa Sayange
  • Saule
  • Sayang Kene
  • O Ulate
  • Ole Sioh
  • Sarinande
  • Kole-Kole
  • Gunung Salahutu
  • Burung Tantina
Provinsi Maluku Utara
  • Una Kapita
Provinsi Papua
  • Sajojo
  • E Mambo Simbo
Provinsi Papua Barat
  • Yamko Rambe Yamko
  • Apuse
(Baca Juga: Lagu Terpopuler Sepanjang 2019 hingga 2020)

Itulah sederet lagu daerah Indonesia dari 34 provinsi beserta fungsi dan ciri-cirinya. Buat kamu yang tertarik dan ingin belajar lebih jauh tentang kebudayaan Indonesia, khususnya lagu daerah, kamu bisa banyak membaca buku, mendengarkan lagu bahkan melanjutkan pendidikan ke kesenian musik daerah.

Namun, sebelum kamu melanjutkan pendidikan kesenian musik, kamu perlu mempersiapkan beberapa hal, salah satunya adalah dana pendidikan.

Karena seperti yang diketahui, biaya pendidikan saat ini sangat mahal. Kamu harus memiliki dana yang cukup besar untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Tetapi kamu jangan khawatir, apabila dana yang dimiliki saat ini belum mencukupi. Sebab, kamu bisa mengajukan pinjaman dana tunai untuk pendidikan dengan mudah dan cepat di CekAja.com.

Terlebih, CekAja.com juga sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, tunggu apalagi? Ajukan pinjaman pendidikan sekarang dan raih masa depan yang cemerlang!

Tentang Penulis