Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Menilik Bisnis Sukanto Tanoto, Pemilik Lahan di Ibukota Baru!

by Gito on 19 September, 2019

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro membenarkan adanya rumor terkait penguasaan lahan di lokasi yang akan dijadikan ibukota nantinya. Adapun pemilik lahan tersebut merupakan taipan asal Indonesia, Sukanto Tanoto yang memiliki bisnis multi sektor.

tips kaya _ investasi - CekAja.com

Tetapi tenang, status lahan yang dikuasai oleh Chairman Royal Golden Eagle (RGE) itu adalah konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI). Artinya jika pemerintah sewaktu-waktu membutuhkan, lahan tersebut bisa diambilali untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Sukanto Tanoto sendiri menguasai lahan tersebut melalui salah satu anak usahanya, PT ITCI Hutani Manunggal. Penguasaan lahan yang dimiliki oleh salah satu orang terkaya di Indonesia itu merupakan hal yang legal. 

Seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 1990 tentang Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri. Yang dimaksud Hutan Tanaman Industri dalam PP tersebut adalah hutan tanaman yang dibangun dalam rangka meningkatkan potensi dan kualitas hutan prodasi demi memenuhi kebutuhan bahan baku industri hasil hutan.

Dibawah bendera RGE, Sukanto Tanoto memiliki ragam bisnis yang strategis dan juga potensial. Nah berikut merupakan beberapa bisnis yang digeluti pemilik Tanoto Foundation itu. Simak yuk!

1. April Group

Perusahaan yang merupakan kependekan dari Asia Pasific Resources International itu memiliki basis bisnis kertas. Melansir laman RGE, April juga masuk sebagai produsen pulp dan kertas terbesar di dunia.

Pulp yang diproduksi perusahaan digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk tisu dan kertas, sedangkan prosuksi kertas digunakan untuk percetakan dan menulis yang banyak digunakan oleh jutaan orang setiap hari.

PaperOne™ adalah merek unggulan Grup APRIL yang terbuat dari 100% serat perkebunan terbarukan dan dijual ke lebih dari 70 negara di dunia.

(Baca juga: Ternyata Ini Sumber Kekayaan Nikita Mirzani!)
2. Asia Symbol

Ini juga merupakan perusahaan kertas milik Sukanto Tanoto yang berada di bawah bendera RGE. Perusahaan tersebut didirikan di Tiongkok. Produk utamanya adalah BHKP, NBKP, karton kemasan cairan, karton ivory berkualitas tinggi, uncoated woodfree printing, dan kertas untuk kantor.

3. Asian Agri

Melalui perusahaan ini RGE menjalankan bisnis kelapa sawit. Bahkan hasil produksinya masuk sebagai salah satu yang terbesar di Asia. Adapun kapasitas produksi tahunannya mampi mecapai 1 juta ton.

Melansir laman RGE, perusahaan memiliki 160 ribu hektar perkebunan kelapa sawit dimana 60 ribu diantaranya dikembangkan dengan skema inti plasma.

4. Apical

Jika Asian Agri merupakan produsen kelapa sawit, maka Apical adalah pengelola dan pengekspor minyak sawit dan produk turunannya seperti makanan, oleokimia dan biodiesel.

Perusahaan memilki 4 kilang minyak yang berlokasi di Indonesia dan juga Tiongkok. Adapun kapassitas produksi yang dimiliki perseroan mencapai 4,2 juta ton per tahun.

(Baca juga: Selebriti Paling Kaya Raya di Dunia, Siapa Aja? Kuy Kepoin!)
5. Bracell

Bracell adalah salah satu pemain global di bisnis dissolving pulp dan selulosa khusus. Kegiatan produksi Perusahaan didukung oleh sumber daya perkebunan eucaliptus yang berkelanjutan dan pabrik berteknologi tinggi.

Bracell mengelola sekitar 234.000 hektare lahan yang dimiliki oleh Perusahaan dan sekitar 83.000 hektar dari lahan tersebut merupakan area konservasi. Kapasitas produksinya mencapai 750.000 ton per tahun.

Perusahaan mulai beroperasi pada tahun 2003, setelah mengakuisisi BSC (Bahia Specialty Cellulose) dan Copener (Florestal) di Bahia. Pada bulan Agustus 2018 Perusahaan melakukan ekspansi dengan mengakuisisi Lwarcel Celulose di São Paulo.

Selain unit-unit produksi tersebut, Bracell memiliki kantor pemasaran di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

Perusahaan menyediakan bahan baku alami dan bahan-bahan utama untuk diproses menjadi berbagai produk yang meliputi bingkai kacamata, pelembut es krim, pembungkus sosis, kosmetik, deterjen, obat-obatan, dan benang ban.

6. Sateri

Disini perusahaan menjalankan bisnis untuk memproduksi viscose-rayon. Bahan dasarnya masih didapatkan dari kayu, tepatnya adalah serat kayu yang ditanam di perkebunan terbarukan. Kapasitas produknya pun mampu mencapai 1,1 juta metrik ton per tahun.

7. Pacific Oil & Gas

Pacific Oil & Gas (PO&G) merupakan perusahaan pengembangan sumber daya energi independen, berfokus pada pemenuhan kebutuhan energi yang meningkat sebagai dampak dari tumbuhnya perekonomian Asia.

PO&G membangun, mengembangkan, memiliki dan mengoperasikan proyek-proyek hemat biaya dan berkelanjutan di seluruh rantai pasokan energi.

Di sektor hulu, kegiatannya terkonsentrasi pada eksplorasi dan produksi minyak dan gas di Indonesia. Aktivitas operasional midstream atau aspek menengah hingga ke downstream atau hilir termasuk gas alam cair (LNG) terminal penerima dan pembangkit listrik Combined Cycle Gas Turbin (CCGT) di Tiongkok.

Di bidang ini aset perusahaan tersebar di Indonesia, Kanada dan Tiongkok.
Dengan ragam bisnis yang dimilikinya, pria kelahiran 1949 itu memilki kekayaan bersih senilai 1,4 miliar dolar AS di 2019.

Kamu mau sekaya Sukanto Tanoto juga? Mulai untuk mandiri secara finansial, mulailah dari sekarang. Ajukan KTa untuk modal bisnis di CekAja.com

 

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami