Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Menjelajah 8 Objek Wisata di Daerah Calon Ibu Kota Baru Indonesia

by Tisyrin N. T on 5 Juli, 2019

Libur sekolah telah tiba. Kalau masih bingung mau mengajak anak-anak liburan kemana, menjelajahi daerah yang jadi kandidat Ibu Kota Indonesia yang baru bisa jadi ide yang brilian!

Wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia ke daerah di luar Jawa memang semakin mengerucut. Beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur disebut-sebut sebagai kandidat yang terkuat untuk jadi Ibu Kota yang baru.

Beberapa wilayah yang dimaksud yaitu Bukit Nyuling (Kabupaten Gunung Mas), Kawasan Segitiga Palangkaraya, dan Bukit Soeharto (Kabupaten Kutai Kartanegara). Semua daerah tersebut berada di Pulau Kalimantan.

Nah sebelum benar-benar resmi jadi Ibu Kota, ada baiknya kita mengenal lebih dekat daerah-daerah yang jadi kandidat. Kita bisa memulainya dengan mengenali objek wisata apa saja yang ada di sekitarnya, ini dia:

  1. Museum Balanga

Bicara soal Kalimantan, biasanya gak lepas dari Suku Dayak. Nah, buat kamu yang penasaran soal Suku Dayak, bisa mengunjungi Museum Balanga di Kalimantan, tepatnya di Kota Palangka Raya.

Museum Balanga akan mengantarkan para pengunjungnya untuk mengenal lebih jauh tentang Suku Dayak. Museum ini menyimpan peralatan upacara untuk fase kelahiran, pernikahan, hingga kematian warga suku tersebut. Kamu juga bisa menjumpai senjata tradisional suku Dayak seperti Sumpit, Duhung, dan Mandau.

Koleksi di Museum Balanga setidaknya terbagi menjadi 10 klasifikasi objek yaitu Geologika (188 koleksi), Biologika (40 koleksi), Etnografika (1.383 koleksi), Arkeologika (112 koleksi), Historika (1.116 koleksi), Numismatika/Heraldika (781 koleksi), Filologika (4 koleksi), Keramologika (572 koleksi), Seni Rupa (5 koleksi), dan Teknologika (53 koleksi).

  1. Tugu Soekarno

Dahulu, Kota Palangka Raya disiapkan oleh Presiden Soekarno sebagai calon Ibu Kota Indonesia. Tugu Soekarno ini adalah saksi bisunya. Di tempat inilah, Soekarno meletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan Kota Palangka Raya pada 17 Juli 1957.

Tugu Soekarno berlokasi di jantung Kota Palangka Raya, tepatnya di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah. Tugu tersebut punya 17 pilar yang menandakan tanggal berdirinya.

Tugu ini didesain layaknya taman di tengah kota. Kalau kamu datang ke sana, pasti bakal betah duduk-duduk di area tugu karena adanya pepohonan rindang yang mengelilinginya. Tugu juga berada di tepi Sungai Kahayan sehingga membuat suasana semakin asyik.

  1. Taman Nasional Sebangau

Kalau kamu ngaku sebagai pecinta alam, coba deh kunjungi Taman Nasional Sebangau. Taman ini berada di tiga wilayah yakni Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau. Area yang memiliki luas 568.700 hektare tersebut berupa hutan gambut yang dilalui beberapa sungai.

(Baca juga: Jokowi Hampir Pasti Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan Mulai 2024)

Taman Nasional Sebangau adalah habitat dari 808 jenis tumbuhan, 15 jenis mamalia, 182 jenis burung, dan 54 spesies ular. Kamu bisa ketemu orangutan, beruang madu, hingga bekantan di tempat ini lho.

Salah satu keunikan di Taman Nasional Sebangau yakni keberadaan Sungai Koran yang berwarna hitam. Warna hitam berasal dari kandungan tannin, karena di dasar sungai terdapat rawa gambut.

  1. Museum Mulawarman

Bergeser ke Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya di Kota Tenggarong, ada sebuah museum yang menarik untuk dikunjungi yaitu Museum Mulawarman. Museum ini menyimpan koleksi benda-benda bersejarah peninggalan kerajaan Kutai Kartanegara. Benda-benda yang bisa dilihat mulai dari keramik kuno hingga uang kuno.

Museum Mulawarman setidaknya memiliki lebih dari 5.373 koleksi benda bersejarah. Koleksinya terdiri dari Koleksi Geologi 55 buah, Biologika 155 buah, Etnografika 2.037 buah, Arkeologi 43 buah, Historika 1.295 buah, Numismatika/Heraldika 880 buah, Filologika 31 buah, Keramologi 581 buah, Seni Rupa 197 buah, dan Teknologika 99 Buah.

Bangunan Museum Mulawarman dulunya merupakan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara. Terdapat duplikat Patung Lembuswana yang merupakan lambang Kerajaan Kutai Kartanegara di bagian depan museum tersebut.

  1. Taman Hutan Raya Bukit Soeharto

Taman Hutan Raya Bukit Soeharto adalah wilayah yang jadi salah satu kandidat Ibu Kota Indonesia yang baru dan sekaligus tempat wisata. Bukit yang berlokasi di Kecamatan Semboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur ini luasnya mencapai 100.000 hektare.

Mengapa tempat ini layak dijadikan kandidat Ibu Kota? Selain karena luasnya yang memadai, alasan lainnya adalah tidak ada rawa, tidak ada pemukiman sehingga anggaran pembebasan lahan bisa ditekan, hingga lokasinya yang mudah dijangkau dari dua bandara internasional di Balikpapan dan Samarinda.

Sebagai salah satu destinasi wisata, daya tarik utama tempat ini adalah Pusat Reintroduksi dan Rehabilitasi Orangutan Wanariset Samboja dan Hutan Pendidikan Universitas Mulawarman.

  1. Pulau Kumala

Pulau Kumala berada di tengah Sungai Mahakam, Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Tempat ini diresmikan jadi objek wisata pada tahun 2002. Di pulau ini, terdapat taman rekreasi yang memiliki wahana permainan seperti jet coaster, kereta gantung, dan kereta api mini. Tempat ini cocok sekali untuk liburan keluarga bukan?

Kota Tenggarong berjarak sekitar 27 km dari Kota Samarinda. Untuk mencapai Pulau Kumala, bisa menyewa perahu motor kecil dari tepi Sungai Mahakam. Alternatif lainnya yaitu menggunakan kereta gantung menuju Pulau Kumala. Asyik bukan?

  1. Batu Suli

Kalau masih ingin berwisata alam, Batu Suli bisa jadi pilihan. Seperti namanya, Batu Suli menawarkan pemandangan batu yang menjulang tinggi dengan bentang alam yang indah di sekitarnya. Nama Batu Suli berasal dari nama buah hutan yang tumbuh di tempat tersebut. Buah dengan kulit berwarna krem ini sudah langka.

Batu Suli terletak di tepi Sungai Kahayan, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. Obyek wisata ini jaraknya sekitar 200 km dari Kota Palangka Raya, atau sekitar lima jam perjalanan lewat darat. Sementara jika menggunakan perahu menyusuri Sungai Kahayan dari Pelabuhan Tewah, akan memakan waktu sekitar dua jam.

  1. Air Terjun Batu Mahasur

Kabupaten Gunung Mas juga menyimpan pesona alam berupa air terjun, salah satunya air terjun Batu Mahasur. Air terjun ini berlokasi di Desa Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Mengingat lokasi yang hanya berjarak 1,5 km dari Ibu Kota kabupaten, membuat air terjun ini menjadi wisata andalan Kabupaten Gunung Mas. Para pengunjung bisa menikmati indahnya air terjun setinggi sekitar 20 meter dengan kolam besar di bawahnya. Fasilitas yang tersedia mulai dari gazebo, kamar mandi, dan tempat bilas.

(Baca juga: Mengenal Perbedaan Jenis Asuransi untuk Proteksi Aset dan Diri)

Di sekitar air terjun juga terdapat pepohonan rindang yang diberi papan identitas, sehingga pengunjung bisa belajar mengenal pohon. Pepohonan tersebut dikelola Dinas Kehutanan Kabupaten Gunung Mas.

Gimana? Siap menjelajah? Jangan lupa ya bekali perjalananmu dengan asuransi terbaik. Cek pilihan terbaiknya hanya di CekAja.com!

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.