Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Merasa Kurang Dengan Gaji Kamu? Ini Dia Tips Negosiasi Gaji

by Gesti Weningtyas on 10 Februari, 2020

Kenaikan gaji menjadi hal yang paling ditunggu oleh banyak orang khususnya para pekerja. Apalagi dengan semakin tingginya kebutuhan hidup dari tahun ke tahun, sudah menjadi hal yang wajar jika pekerja membutuhkan gaji yang nilainya bertambah.

negosiasi gaji

Jika kamu sudah berkeluarga pasti kamu juga akan membutuhkan penghasilan yang lebih. Sehingga naik gaji adalah hal yang paling kita inginkan setiap tahunnya. Tapi kamu tidak perlu menunggu hingga satu tahun jika ingin naik gaji.

Tentu saja setiap karyawan berhak mendapatkan kenaikan gaji. Asalkan, kamu memiliki prestasi yang baik pasti atasanmu tidak akan keberatan memberikanmu kenaikan gaji meskipun saat kamu bekerja belum berganti tahun.

Nah, apabila kamu memang benar-benar menginginkan kenaikan gaji. ada beberapa strategi yang harus kamu lakukan. Misalnya sebelum kamu mengajukan kenaikan gaji, kamu juga harus memastikan kalau ada beberapa standar khusus yang diterapkan kantor tempat kamu bekerja untuk mendapatkan kenaikan gaji. Ini berlaku seperti  gelar pendidikan yang telah kamu miliki hingga kinerjamu selama beberapa bulan terakhir.

Sebenarnya ada beberapa cara agar kamu bisa naik gaji. Namun, kamu juga harus tahu, biasanya, jika gajimu naik tanggung jawabmu juga akan naik. Kamu harus bersiap dengan segala konsekuensi yang akan kamu terima setelah kamu mendapatkan kenaikan gaji seperti yang diinginkan. Jangan terlalu berharap banyak pada atasan.

Meskipun mungkin atasanmu tahu jika kamu sudah layak mendapatkan kenaikan gaji. Tapi tidak semua atasan atau manajer akan proaktif menanyakan kesempatan ini padamu.

Sebelum kamu meminta kenaikan gaji kamu juga harus tahu bahwa kamu bisa membuat negosiasi terlebih dahulu kenaikan gajimu ini kepada atasan atau perwakilan perusahaan.

Negosiasi gaji adalah hal yang sangat wajar dan normal bagi setiap karyawan. kamu memiliki hak untuk menegosiasikan gajimu meskipun kamu adalah seorang karyawan baru maupun kamu pekerja yang sudah lama bekerja di perusahaan tersebut.

(Baca Juga: Pekerjaan yang Cocok untuk Introvert dan Ekstrovert, Kamu yang Mana?)

Akan tetapi perlu kamu ketahui bukan hanya soal berapa besar gaji yang akan dinegosiasikan. Kamu bisa menegosiasikan manfaat lain, tidak hanya gaji dan upah kerja yang bisa kamu diskusikan pada atasan.

Bekerja bukan hanya sekedar berapa banyak uang gaji akan masuk ke dalam rekening kamu, tapi juga keseimbangan dalam kehidupan dan karirmu. Sehingga kamu bisa menegosiasikan berbagai kesempatan lain, tidak hanya gaji saja.

Hal yang bisa kamu negosiasikan diantaranya seperti tunjangan kesehatan. karena kesehatan adalah hal yang penting bagi karyawan tentunya tunjangan kesehatan ini juga bisa kamu usulkan seperti pemberian asuransi kesehatan dari perusahaan. hal seperti ini untuk beberapa pekerja juga cukup menarik dan menguntungkan selain kenaikan gaji itu sendiri.

Meskipun kamu telah memiliki tunjangan kesehatan dari negara seperti BPJS Kesehatan. Tidak ada salahnya kamu menegosiasikan asuransi kesehatan pada perusahaan jika perusahaan belum memberikan.

Selain tunjangan kesehatan, kamu juga bisa menegosiasikan biaya pengganti uang kuliah. sebab menuntut ilmu di perguruan tinggi saat ini membutuhkan biaya yang cukup besar. tentu saja hal ini menjadi menarik buat kamu yang ingin meneruskan pendidikanmu dengan biaya dari kantor. jadi pilih mana? Lebih menarik naik gaji atau kuliah dibayarin kantor?

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengajukan biaya lainnya seperti Child care atau biaya untuk mengasuh anak. tentu saja, hal ini tergantung kebijakan kantor masing-masing. Namun, tak ada salahnya kamu menegosiasikan hal ini selain kenaikan gaji.

Bagi beberapa orang selain biaya seperti ini ada juga hal lain yang bisa dinegosiasikan kepada perusahaan tempat kita bekerja yaitu fleksibilitas. Misalnya kebebasan bekerja sambil berlibur atau kamu juga bisa mengajukan fleksibilitas lainnya seperti bekerja di rumah.

Kompensasi seperti ini kadang-kadang juga dibutuhkan oleh beberapa orang ketimbang gaji yang naik.

Berapa Besar Seharusnya Gaji Kita?

Untuk mengetahui seberapa besar seharusnya gaji kita, sebaiknya kita melakukan sedikit riset untuk melihat berapa range kira-kira gaji yang seharusnya kita dapatkan.

Misalnya gaji seorang manajer di wilayah Jakarta tentu berbeda dengan gaji seorang manajer di wilayah kabupaten Banyumas. Jadi, ada beberapa hal yang menentukan besarnya gaji, seperti wilayah perusahaan, hal ini terpengaruh dari besarnya Upah Minimum Kabupaten yang berlaku.

Selain itu, pendidikan yang kamu jalani juga akan memberikan pengaruh pada besaran gaji. Demikian pula pertimbangkan dari faktor lainnya. seperti, lama bekerja, keahlian yang dimiliki, termasuk usia saat ini.

Jika kamu sudah mendapatkan berapa range gaji posisimu saat ini, hal itu akan memudahkanmu dalam negosiasi gaji. Pertimbangkan juga beberapa kemungkinan lainnya dalam kenaikan gaji yang akan kamu tawarkan.

Tips negosiasi gaji atau meminta kenaikan gaji

Meminta kenaikan gaji tidak perlu dengan rasa penuh intimidasi atau berbagai hal lainnya. ini adalah hal yang sangat sederhana dan wajar untuk dilakukan karyawan manapun. kamu bisa merasa tenang, jika kamu telah menyelesaikan range pembayaran gaji yang seharusnya kamu dapatkan.

Kamu bisa menggunakan informasi tersebut untuk menegosiasikan gajimu. Sehingga pastikan gaji yang akan kamu ajukan atau negosisasi kan itu jumlahnya wajar. Tentu saja hal ini tidak akan membuatmu kesulitan di kemudian hari dalam menegosiasikan kenaikan gajimu.

1. Melatih Nada Bicara

Sebelum bertemu dengan atasan atau perwakilan perusahaan titik kamu bisa melatih nada bicaramu agar terlihat lebih percaya diri dan nyaman. sebaiknya kamu juga bersikap lebih ramah. jangan takut dianggap sebagai karyawan yang terlalu menuntut atau tidak tahu diri titik Ingatlah ini adalah hal yang sangat wajar dan normal.

Kamu juga sebaiknya menghargai apapun keputusan yang akan diberikan dari perusahaan. kamu juga bisa berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh perusahaan untuk menegosiasikan gajimu. meskipun hasilnya tidak sesuai dengan kenyataan yang kamu inginkan.

Percayalah akan ada waktu tersendiri buat karirmu, apalagi jika kamu adalah seorang pekerja keras yang jujur dan loyal dengan perusahaan. Jika kamu mendapatkan penawaran yang pertama dari perusahaan kamu bisa memikirkannya terlebih dahulu misalnya, meminta waktu sekitar 24 hingga 48 jam sebelum akhirnya memutuskan.

Kekuatan negosiasi gaji itu akan tergantung dari situasi pekerjaan saat ini. percaya diri saja dan yakin dan jangan lupa berdoa.

2. Bertanya

Jangan ragu untuk bertanya pada atasan atau perwakilan perusahaan. pastikan gaji yang dibayarkan masih bisa dinegosiasikan kembali. Jika hal tersebut memang bisa dinegosiasikan maka kemudian kamu baru bisa diskusi mengenai kenaikan gaji pada atasan. jangan lupa tanyakan manfaat lain mengenai asuransi medis atau tunjangan lainnya diluar gaji yang mungkin bisa kamu dapatkan.

Beberapa hal tersebut tentu akan memberikan keuntungan untukmu di kemudian hari selain kenaikan gaji. kamu bisa juga lebih proaktif untuk bertanya mengenai promosi yang kemungkinan akan ada pada perusahaan. Apakah di kemudian hari akan ada promosi? tentunya promosi juga akan membantumu menaikkan upah kerja.

3. Yakin dan Percaya Diri

Pastikan kamu juga yakin dan percaya diri dalam mengusulkan kenaikan gajimu. Namun, sebelum menemui atasan atau manajer untuk negosiasi kan hal ini, kamu juga harus memastikan atasanmu dalam suasana hati yang baik. Hal ini tentu akan memberikan pengaruh yang cukup besar dalam pengambilan keputusan ke depan.

Saat yang paling tepat adalah ketika manajer atau atasan mu terkesan dengan hasil kinerjamu. pada waktu itu kamu bisa berdiskusi tentang kenaikan gaji yang kamu inginkan. Terlebih jika kamu sudah lama tidak mendapatkan kenaikan gaji. bersikaplah tegas dan persuasif dalam menyatakan kenaikan gaji mu.

Setelah Naik Gaji

Apa yang kemudian dilakukan setelah naik gaji? Hal ini juga kamu perhatikan sebab, setelah naik gaji ada banyak tanggung jawab yang telah menanti. Jika kenaikan gaji mau juga disertai dengan tanggung jawab yang baru.

Artinya kamu juga harus bersiap dengan bertambahnya tugas yang harus kamu selesaikan. kamu harus membuktikan dengan kinerja yang baik bahwa kamu memang layak mendapatkan gaji yang kamu impikan.

Perusahaan mengharapkan lebih banyak darimu sekarang. sehingga kamu pun perlu mengetahui kenaikan gaji mu ini, disertai dengan perubahan tanggung jawab yang baru atau tidak. pastikan kamu mendapatkan jobdesk atau perubahan tugas maupun tanggung jawab yang baru setelah kenaikan gaji mu. jangan lupa cek email atau surel, barangkali ada tambahan jobdesk yang memang perlu kamu kerjakan. jika tidak, kamu bisa juga lebih proaktif dalam menggali informasi setelah kenaikan gaji terjadi.

Ketika kamu kembali bekerja setelah negosiasi gaji, kamu mungkin akan menemukan atasan atau bos yang lebih menghargaimu. Ini karena mereka akan melihat dari kepercayaan dirimu yang kuat.

Sehingga tidak jarang kamu akan dimintai pendapat untuk pengambilan keputusan yang lebih besar. jika kinerja kamu juga baik, bukan tidak mungkin kamu akan mendapatkan kepercayaan yang lebih dari atasan.

Jika kamu belum mendapatkan persetujuan negosiasi gaji, jangan bersedih dahulu. sebab, kejujuranmu pastinya akan dihargai oleh perusahaan. Tunjukkan kinerja terbaik dari waktu ke waktu.

Agar lebih mudah mendapatkan kenaikan gaji seperti yang diinginkan. negosiasi gaji bisa menjadi hal yang sulit dan menegangkan.

(Baca Juga: Daftar Perusahaan Indonesia Yang Tawarkan Gaji Tinggi, Kamu Berminat?)

Tetapi ketika kamu berhasil dalam diskusi setidaknya kamu telah mengirimkan dua pesan positif kepada atasan maupun perusahaan tempatmu bekerja. pertama kamu memiliki rencana untuk bertahan di perusahaan sementara waktu, tentu saja hal ini adalah kabar baik bagi perusahaan.

Kedua, negosiasi gaji ini menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang fokus pada nilai pekerjaan. Selain itu atasan akan menghargai keterusterangan atau kejujuran dalam negosiasi yang kuat.

Setelah minta kenaikan gaji pada perusahaan atau atasan, penting untuk mengetahui bahwa itu bukan yang terakhir. Banyak yang akan terjadi pada satu atau dua tahun mendatang. Kamu harus konsisten untuk memastikan bahwa kamu dibayar secara adil dalam pekerjaan yang kamu lakukan.

Nah, demikian beberapa tips dan cara yang bisa kamu lakukan untuk meminta kenaikan gaji pada perusahaan tempat kamu bekerja sekarang. Jangan ragu untuk membicarakan dan berdiskusi terkait kenaikan gaji jika memang dirasa perlu.

Karena, gaji adalah hak dari setiap karyawan. Terlebih, jika gaji yang dibayarkan kurang dari upah minimum, kamu berhak melaporkannya kepada instansi terkait untuk mendapatkan apa yang seharusnya menjadi hakmu selama bekerja.

Untuk pengajuan KTA yang aman dan terpercaya, segera ajukan hanya di CekAja!

Tentang Penulis