Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mereka Bisa Jadi Miliarder Hanya Karena Tekuni Hobi

by Ariesta on 21 Februari, 2016

kaya karena hobi _ kartu kredit - CekAja.com

Banyak hal yang menyebabkan seseorang akhirnya masuk dalam daftar orang terkaya. Nyatanya, cara cepat kaya dan menjadi miliarder pun bisa dikarenakan tekuni hobi. Mau?

Dari daftar orang terkaya di dunia yang dirilis di Forbes pada tahun 2015, beberapa di antaranya merupakan orang biasa seperti kamu. Tren orang biasa yang mendadak jadi kaya ini kemungkinan besar akan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang. Dan apakah kamu berpeluang untuk menjadi salah satunya? Jawabannya adalah ya.

Karena dari daftar orang-orang yang disebutkan dalam artikel ini, mereka pun ternyata bisa jadi miliarder hanya karen tekuni hobi. Awalnya mereka juga orang biasa, sama seperti kamu. Tapi mereka berhasil menyulap hobinya menjadi aset jutaan dollar. Siapa saja?

Alice Shaffer

Hobi merajut

Alicia

Alice Shaffer adalah ibu tiga anak yang hidupnya biasa-biasa saja. Sampai kemudian, wanita yang tinggal di California ini menjual rajutan buatan tangan dan barang-barang kerajinan tangan lainnya di Etsy pada tahun 2011. Dalam waktu tiga tahun, ia menghasilkan rata-rata 80.000 dollar Amerika dalam sebulan. Kini lapaknya yang diberi nama ThreeBirdNest menerima pesanan lebih dari 150 pesanan per hari.

Johnny Ward

Miliki blog

Johnny

Johnnhy Ward berasal dari keluarga single parent dari Irlandia. Karena keterbatasan keuangan, keluarganya tidak pernah mengajaknya jalan-jalan. Tapi setelah mengunjungi Amerika dan Thailand setelah kelulusannya, Ward ketagihan traveling dan kemudian menuangkan petualangannya itu dalam sebuah blog. Tak disangka, blognya membawanya menjadi miliarder.

(Baca juga: 6 Kesalahan Penyebab Rumah Sulit Laku Saat Dijual)

Ward bilang, “Aku punya blog travel populer yang menghasilkan uang lewat iklan dan komisi yang kudapatkan jika pembacaku meng-klik link dan membeli produk mereka. Dari situlah aku hidup. Namun, setelah aku mempelajari SEO (search engine optimization), marketing online, corporate blogging, dan manajemen media sosial, blogku tumbuh makin pesat dan makin populer. Sekarang aku punya tim untuk mengurus klien di seluruh dunia.”

Rosanna Pansino

Membuat kue

Rosanna

Rosanno Pansino mendapatkan ilmu membuat kue dari neneknya. Begitu juga bakat dan hobinya dalam memanggang, semua menurun dari sang nenek. Dengan dorongan teman-temannya yang telah lebih dulu berkecimpung di dunia Youtube, dia kemudian mulai merekam aktivitas membuat kue untuk diunggah ke Youtube.

Lewat channel Youtube Nerdy Mummies, Pansino telah mengunggah lebih dari 100 resep kue, biskuit, dan cupcake. Nerdy Mummies mampu meraih 75 juta penonton dan lima juta subscriber dalam sebulan. Kesuksesannyha ini membuatnya menerbitkan buku memasak The Nerdy Nummies Cookbook pada November 2015. Pada bulan yang sama, dia dinobatkan sebagai bintang Youtube terkaya dengan pendapatan 2,5 juta dollar AS.

Deanna Jump

Mengajar

Deanna

Awalnya, Deanna Jump merupakan guru TK biasa yang bermukim di Georgia. Sampai suatu hari, koleganya menyarankan agar dia menuliskan cara mengajar yang biasa dia lakukan ke dalam situs Teachers Pay Teachers.

Saat memulainya di tahun 2008, dia hanya menghasilkan 300 dollar AS selama setahun. Namun atas dukungan suaminya, Jump fokus mengelola blog tersebut dan kegigihannya membuahkan hasil. Sekarang, tips-tips cara mengajar ala Deanna Jump telah membuatnya menghasilkan 1,6 juta dollar AS. (Baca juga: 10 Cara Anti Bangkrut dalam Persiapan Pernikahan)

Sara Blakely

Memakai stoking

Sara

Mulanya Sara Blakely hanyalah karyawan mesin fax door to door dengan tabungan 5.000 dollar AS di rekeningnya. Selama bekerja dan jika ke pesta, dia selalu memakai stoking. Tapi Blakely selalu kesulitan menemukan stoking yang pas dan nyaman. Dia menginvestasikan seluruh tabungannya, Blakely  bekerja keras untuk membuat inovasi stoking yang belum pernah ada sebelumnya.

Protitipe pertama lahir setahun kemudian dengan bantuan ibu dan temannya yang mencoba mengenakannya untuk pertama kali. Ini merupakan inovasi terbaru karena industri stoking tidak pernah mengujicobakan produknya, tetapi langsung melipatnya ke dalam kemasan. Blakely juga menyadari jika industri stoking sebelumnya hanya menggunakan satu ukuran karet pinggang untuk memangkas biaya produksi. Ia kemudian membuat produknya dalam beragam variasi ukuran agar semua wanita bisa mengenakannya.

(Baca juga: Apa itu Pajak Progresif Kendaraan dan Cara Hitungnya?)

Kini merk stoking dan pakaian dalam yang dinamai Spanx telah bernilai jutaan dollar. Bahkan di tahun 2013, Blakely menjadi miliarder wanita pertama yang bergabung dengan Bill Gates dan Warren Buffet dalam Giving Pledge, yakni wadah di mana para miliarder dunia menyumbangkan setengah kekayaannya untuk beramal.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami