22 Merk Asli Indonesia yang Dikira Produk Luar, Sudah Tahu?

Siapa bilang produk lokal memiliki kualitas yang biasa saja? Buktinya, ada beberapa merk asli Indonesia yang dikira produk luar karena kualitasnya yang bahkan layak untuk diekspor. Penasaran? Berikut ini daftarnya!

Pariwara

Setiap merk dari berbagai perusahaan nentu memiliki standar kualitas produknya sendiri. Semuanya menyesuaikan dengan target konsumen, brand image, harga yang akan dibanderol, serta strategi pemasaran.

Seiring dengan berjalannya waktu, kesuksesan produk yang dirilis tentu mulai terlihat.

Dengan kualitas yang bagus, dan sesuai dengan kebutuhan pasar, tak heran jika beberapa merk mendapat tempat tersendiri di hati konsumen.

Hal ini juga berlaku bagi merk lokal asli Indonesia, lho. Ada beberapa merk asli Indonesia yang dikira produk luar yang wajib kamu ketahui.

Kesuksesan beberapa merk asli Indonesia yang dikira produk luar ini bahkan membawa produknya hingga ke luar negeri. Bikin bangga, deh!

Daftar Merk Asli Indonesia yang Dikira Produk Luar

Buat kamu yang sering belanja berbagai produk makanan, produk fashion, dan produk retail lainnya, daftar merk-merk berikut ini pasti sudah enggak asing lagi.

Ini dia daftar merk asli Indonesia yang dikira produk luar:

1. J.Co Donut & Coffee

Merk asli Indonesia yang dikira produk luar yang pertama adalah J.Co Donut & Coffee atau yang lebih dikenal dengan sebutan J.Co.

Sesuai namanya, merk ini memproduksi donat khas Amerika, aneka minuman, serta produk frozen yogurt.

J.Co adalah salah satu merk dagang yang dimiliki oleh pengusaha Johnny Andrean yang sebelumnya populer dengan bisnis salonnya.

Johnny memiliki ide bisnis waralaba toko donat karena dirinya menyukai donat khas Amerika. Pada tahun 2005, J.Co akhirnya didirikan dan jumlah gerainya terus bertambah.

Saat ini, gerai J.Co tersebar di berbagai mall di Indonesia, hingga merambah ke Malaysia, Singapura, Filipina, dan Tiongkok dengan pembukaan gerai independen.

2. Excelso

Kedua, ada Excelso yang merupakan kafe dengan nuansa modern bergaya western yang sering dikira kafe asal luar negeri.

Nyatanya, Excelso masih berada dalam satu perusahaan dengan merk kopi lokal Kapal Api.

Mulanya, Excelso hanya memiliki satu gerai di salah satu mall di Jakarta pada tahun 1991.

Dengan mengusung kafe modern dengan nuansa kebarat-baratan dan sajian kopi terbaik pilihan, Excelso akhirnya membuka puluhan gerai baru di kota-kota besar di Indonesia.

3. Hokben

Hoka-hoka Bento atau yang sekarang berganti nama menjadi Hokben adalah restoran cepat saji yang menyajikan menu makanan khas Jepang.

Hokben sudah ada sejak tahun 1985, didirikan oleh Hendra Arifin dan dikelola oleh PT. Eka Bogainti. Sajian menu makanan yang enak serta terjangkau membuat Hokben terus sukses hingga sekarang.

4. CFC

Selain Hokben, restoran cepat saji lainnya yang ternyata merk asli Indonesia adalah CFC atau California Fried Chicken yang sudah ada sejak tahun 1983.

Walau menjual menu makanan ayam goreng khas Amerika, CFC sebenarnya dikelola oleh PT. Pioneerindo Gourment Tbk yang merupakan perusahaan asal Indonesia.

Gerai CFC tersebar di berbagai mall di banyak kota di Indonesia.

5. Terry Palmer

Jangan salah, produk handuk merk asli Indonesia yang dikira produk luar juga ada. Terry Palmer terbukti mampu mengemas brand image dengan modern dan kualitas handuk yang lembut.

Pemilihan material handuk yang tepat ini bahkan membuat PT. Indah Jaya selaku pengelola dan produsen handuk Terry Palmer mengekspor produk ke Benua Amerika, Benua Eropa, dan negara Jepang.

Walau harga yang dipatok sedikit mahal, namun konsumen berani mengeluarkan kocek lebih karena mengincar kualitas handuk Terry Palmer yang oke dan awet digunakan.

(Baca Juga: 15 Merk Jam Tangan Lokal Terbaik untuk Pria & Wanita, Harga Pas di Kantong!)

6. The Executive

Hampir di setiap mall, merk baju formal ala orang kantoran bernama The Executive pasti kamu temukan. Dengan gaya yang modern dan material yang super nyaman, pasti banyak konsumen yang mengira ini adalah produk impor.

Padahal, The Executive adalah merk fashion yang diproduksi di Bandung, Jawa Barat. Seorang pengusaha bernama Johanes Farial mendirikannya dalam naungan PT Delami Garment Industries.

Merk asli Indonesia yang dikira produk luar ini terbukti sukses karena mampu memperluas cabangnya hingga ke Malaysia.

7. Lea Jeans

Lea Jeans adalah merk produk fashion berbahan jeans yang sering pula dikira sebagai produk luar negeri.

PT. Lea Sanent lah yang mengelola Lea Jeans sejak tahun 1976 dan memiliki pabrik pusat di Tangerang, Banten.

Produk Lea Jeans yang berkualitas, dengan sentuhan gaya fashion khas Amerika membuat image-nya terbentuk seolah ini merupakan produk impor.

8. Krisbow

Krisbow adalah merk asli Indonesia yang dikira produk luar dalam bidnag produksi perabotan rumah. Nama Krisbow sendiri diambil dari nama pendiri perusahaan tersebut yakni Krisnandi Wibowo.

Krisbow memproduksi aneka perkakas dan perabotan rumah tangga dengan kualitas yang bagus dan awet digunakan. Bahkan layak disaingkan dengan produk sejenis dari merk dagang luar negeri.

9. GT Radial

Merk asli Indonesia yang dikira produk luar selanjutnya adalah GT Radial yang merupakan produsen ban kendaraan bermotor.

Dengan standar produksi dan kualitas yang sangat baik, PT Gajah Tunggal selaku perusahaan yang menaungi merk ini bisa menembus pasar internasional.

Ban GT Radial telah diekspor ke lebih 80 negara lain yang ada di Asia, Eropa, Amerika,Timur Tengah, Australia, dan Selandia Baru.

10. Tomkins

Sebagian dari kamu pasti tak asing lagi dengan sepatu merk Tomkins yang banyak dipakai oleh kalangan pelajar.

Ternyata, Tomkins adalah merk asli Indonesia yang diproduksi oleh PT Primarindo Asia Infrastructure, Tbk.

Pemasaran produk Tomkins tersebar luas di berbagai swalayan ternama, dengan jenis produk yang beragam. yakni sepatu sekolah, sepatu olehraga, sepatu futsal, bahkan hingga sepatu balap.

11. Piero

Salah satu merk sepatu lainnya yang juga sering dikira produk impor adalah Piero.

Seorang pengusaha bernama Djimanto mendirikan merk dagang Piero karena terinspirasi dari nama atlet sepakbola yakni Alesandro Del Piero.

Produk sepatu Piero memiliki gaya casual namun tetap stylist. Di tahun 2000-an, Piero juga hits di kalangan pelajar Indonesia.

12. League

League juga merupakan merk dagang sepatu yang menggabungkan gaya sporty dan modern. Berca Retail Sportindo mengelola League sejak tahun 2003.

Sepatu League bisa dipakai untuk kegiatan olahraga maupun kegiatan sehari-hari yang bergaya casual.

Harganya yang terjangkau dengan kualitas yang tak kalah dengan sepatu sport merk luar negeri membuat League laris di pasaran.

13. Specs

Produk sepatu rasanya cukup banyak yang masuk ke daftar merk asli Indonesia yang dikira produk luar. Specs sendiri di produksi di Tangerang, Banten, dan bernaung di bawah PT. Panarub Industry.

Sepatu olahraga menjadi produk andalannya. Mulai dari sepatu jogging, sepatu tennis, sepatu lari, sepatu badminton, dan lain-lain.

14. Eiger

Merk fashion untuk kebutuhan kegiatan outdoor bernama Eiger juga ternyata berasal dari Indonesia, lho.

Pengusaha kelahiran Bandung, Jawa Barat, bernama Ronny Lukito lah yang mendirikan Eiger pada tahun 1993.

Karena kualitas produk yang bagus dan pilihan yang lengkap, para konsumen yang membutuhkan beraneka produk fashion casual dan sporty memilih Eiger sebagai merk terbaik.

Eiger dipasarkan di banyak department store dan juga memiliki toko independen di berbagai lokasi di Indonesia.

15. Eagle

Ada lagi nih produk sepatu dari merk asli Indonesia yang dikira produk luar, yakni Eagle yang sudah ada sejak 1986.

Pada tahun 90-an, merk Eagle menjadi merk sepatu yang paling banyak diincar para konsumen remaja. Hingga kini, Eagle masih eksis di pasaran dengan melakukan inovasi tampilan yang modern dan stylish.

(Baca Juga: Skin Care Brand Lokal Terbaik 2020, Bikin Kulitmu Glowing Seketika)

16. Buccheri

Buccheri adalah salah satu merk dagang produk fashion yang diperuntukkan bagi keluarga. Tersedia produk tas, dan sepatu yang identik dengan bahan dasar kulit.

Logo, desain toko, dan kualitas produk yang dinilai baik membuat banyak konsumen yang mengira Buccheri adalah merk luar negeri.

Apalagi jika melihat perkembangan Buccheri yang memiliki puluhan gerai di Indonesia. Siapa sangka, ternyata Buccheri awalnya didirikan di salah satu bangunan toko di Pasar Baru, Jakarta.

PT Vigano Cipta Perdana mengelola Buccheri sejak tahun 1980.

17. Casablanca

Parfum Casablanca juga masuk ke dalam daftar merk asli Indonesia yang dikira produk luar karena namanya.

PT Priskila Prima Makmur memproduksi aneka parfum dengan nama dan brand image yang terkesan kebarat-baratan.

Di antaranya seperti Camellia, Regazza, Bellagio, dan lain sebagainya. Makanya banyak konsumen yang mengira ini adalah produk impor.

Padahal, Casablanca diproduksi di daerah Muara Kapuk, Jakarta. Sejak awal produksi tahun 1980 hingga sekarang, Casablanca tetap eksis dan selalu mudah ditemui di pasaran.

18. Polytron

Di industri retail produk elektronik, merk asli Indonesia yang dikira produk luar adalah Polytron. Banyak konsumen yang mengira kalau ini adalah merk dari luar negeri.

Padahal, produk Polytron diproduksi di Indonesia dibawah pengelolaan PT. Hartono Elektronik asal Kudus, Jawa Tengah.

Sejak tahun 1970, Polytron sukses menjual produknya dengan kualitas baik dan harga terjangkau.

19. Polygon

Kalau membicarakan produk sepeda terbaik, merk Polygon pasti masuk di dalamnya. Polygon adalah merk asli Indonesia yang dikira produk luar, karena kualitas sepeda yang sangat baik.

Semua produk sepeda mulai dari sepeda anak, sepeda orang dewasa, hingga sepeda gunung dibuat di Sidoarjo, Jawa Timur.

Enggak hanya dikenal awet, sepeda Polygon juga selalu memiliki pilihan desain modern yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen.

20. La Fonte

Produk pasta dengan merk dagang La Fonte yang sering kamu temui di minimarket maupun swalayan ini ternyata milik PT Bogasari asal Indonesia.

Dengan penamaan merk yang kental dengan nuansa Italia, rasa yang enak dan tekstur yang kenyal, La Fonte dijual ke negara-negara lain di Asia.

Di antaranya seperti Hongkong, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Korea.

21. Silver Queen

Silver Queen juga menjadi salah satu merk asli Indonesia yang dikira produk luar. Merk dagang ini memproduksi kudapan cokelat manis yang sangat enak.

Di pasaran, kualitas rasa cokelat Silver Queen yang diproduksi oleh PT. Petra Foods mampu bersaing dengan merk cokelat lain.

Misalnya merk Toblerone asal Swiss, dan M&M’s asal Amerika. Silver Queen sendiri sudah diekspor ke 17 negara, mulai dari Jepang, Tiongkok, hingga Australia.

22. Equil

Produk air mineral kemasan juga bisa dibuat berkelas. Seperti Equil yang dijual dengan harga puluhan ribu rupiah untuk setiap botol ukuran kecil.

PT. Equilindo Lestari sebagai produsen membuat kemasan Equil terlihat mewah, yang di pasarkan untuk restoran berkelas maupun lembaga tinggi.

Saat ini, air mineral yang dibuat di Sukabumi, Jawa Barat, itu sudah masuk ke pasar Italia hingga Arab Saudi. Keren, kan?

Itulah daftar merk asli Indonesia yang dikira produk luar. Kalau kamu lebih sering beli produk merk apa, nih?

Mau belanja sekaligus dapat promo lebih yang menguntungkan? Miliki saja kartu kredit yang bisa kamu ajukan secara mudah lewat CekAja.

Perbandingan kartu kredit terbaik bisa kamu dapatkan sehingga lebih mudah memilih kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan.

Proses pengajuan kartu kredit dari berbagai bank dan lembaga lainnya di CekAja dijamin aman dan cepat. Kamu hanya perlu mengisi formulir pengajuan online saja, lho.

Yuk, bandingkan dan ajukan kartu kredit sekarang juga!

Pariwara