Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Meski Kaya Raya, Kamu Tidak Akan Bisa Punya Mobil Mewah Karena Hal-Hal Ini

by Surtan Siahaan on 18 Februari, 2016

beli mobil - CekAja.com

Siapa sih yang tidak mau mengendarai Lamborghini, Ferrari atau Bentley? Selain tampilannya yang keren dan mewah, mesin jumbo mobil-mobil mahal ini pastinya bikin kamu makin nyaman berkendara di jalan.

Sayangnya, memiliki mobil mewah tidak cukup mudah, bahkan jika kamu orang kaya sekalipun. Bahkan, beberapa orang kaya tidak punya kesempatan memiliki dan mengendarai kendaraan mewah seumur hidupnya.Mau tahu apa saja penyebabnya? Baca terus artikel ini sampai tuntas.

Kamu bukan miliarder

Kamu masih ingat ketika Syahrini, artis dan penyanyi Indonesia, memamerkan Lamborghini Gallardo dan Lamborghini Aventador miliknya. Dua mobil mewah tersebut punya harga masing-masing Rp 6 miliar dan Rp 9 miliar.

Harganya bahkan bisa membeli sebuah rumah lumayan mewah di Kota Jakarta. Mempunyai mobil mewah juga punya konsekuensi biaya-biaya tambahan yang tidak sedikit. Mulai dari pajak yang selangit, biaya perawatan yang mahal hingga bensin yang suoer boros.

Jadi, kalau kamu bukan orang kaya yang punya duit miliaran, sepertinya keinginan memiliki mobil mewah adalah hal yang mustahil.

Kamu kaya tapi malas bayar pajak

Mungkin secara keuangan kamu sanggup memiliki mobil berharga miliaran sekalipun. Namun, itu bukan jaminan kamu bisa membelinya. Terlebih jika kamu orang kaya yang malas membayar pajak.

Asal tahu saja, di Indonesia pembelian mobil dan properti mewah diwajibkan mengantongi surat pernyataan bebas tanggungan pajak. Jadi, pembeli mobil mewah tidak cukup punya NPWP, tapi agar kendaraan bisa punya surat-surat dan dikendarai di jalan, si pembeli wajib mengantongi surat bebas pajak dari kementerian keuangan.

Kaya tapi SIM kamu dicabut seumur hidup

Meski kaya dan taat bayar pajak, kamu juga tidak akan pernah memiliki mobil mewah jika SIM kamu diacabut seumur hidup. Artinya, kamu dilarang mengendarai kendaraan selama-lamanya. Hal ini bisa saja terjadi jika pengemudi melakukan pelanggaran berat seperti mengendarai mobil dengan keadaan mabuk hingga menyebabkan kecelakaan serius di jalanan.

Kamu hidup di Singapura

Orang kaya sekalipun akan berpikir ulang untuk membeli mobil mewah jika dia tinggal di Singapura. Sedikitnya terdapat 7 hal yang bikin orang kesulitan memiliki dan mengendara mobil mewah di negeri singa tersebut.

Hal tersebut yakni biaya pendaftaran yang mahal, Preferential Additional Registration Fee (PARF) alias aturan yang mengharuskan orang menghentikan pemakaian kendaraan bila sudah berumur 10 tahun, Vehicle Quota System (VQS) atau pengaturan jumlah kendaraan beredar, Certificate of Entitlement (COE), pajak jalan, pajak pelat nomor, asuransi kendaraan dan electronic road pricing.

Tidak suka barang mewah

Kaya raya tapi punya prinsip hidup sederhana adalah hal yang jarang terjadi di Indonesia. Tetapi jika kamu kelas orang kaya miliarder yang punya prinsip seperti Chuck Feeney, salah satu pendiri Duty Free Shoper, maka barang mewah seperti mobil adalah hal yang tidak menarik.

Chuck bahkan pernah mendonasikan sebagian besar kekayaannya sekitar US$ 6 miliar atau Rp 58 triliun untuk amal.

Tentang Penulis