Milenial Single, Begini Cara Kelola Penghasilan Kamu yang Pas-pasan

3 min. membaca Oleh CekAja on

Gak terasa kuartal pertama di tahun 2019 sudah mau lewat lagi. Artinya kamu sudah melewati bulan ketiga di tahun ini. Dulu waktu menyambut tahun baru 2019, pasti kamu rajin mencatat resolusi apa saja yang bisa dilakukan sepanjang tahun ini. Apakah resolusi tersebut sudah berjalan dengan baik?


Nah, mumpung masih di kuartal pertama nih, lebih baik fokus kembali untuk menggapai impian kamu di tahun ini, terutama untuk urusan finansial. Jika dulu kamu punya resolusi buat mengelola keuangan yang lebih baik meski penghasilan pas-pasan, jangan takut untuk merealisasikannya.

Emang bisa penghasilannya pas-pasan sesuai upah minimum kabupaten/kota (UMK) diatur atau bahkan ditabung? Bisa dong. Selama ada kemauan dan komitmen, kamu bisa nabung, bahkan bisa investasi juga lho. Nah, berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengelola penghasilan pas-pasan. Yuk simak.

Hitung UMK

UMK di berbagai daerah di Indonesia untuk 2019 mengalami kenaikan mencapai 8,03 persen. Sedikitnya ada lima daerah yang besaran UMK tahun 2019 tertinggi dibandingkan dengan UMK daerah lain.

Daerah-daerah tersebut antara lain Surabaya dengan besaran UMK 2019 mencapai Rp3,8 juta atau naik dari tahun sebelumnya Rp3,5 juta. Setelah itu ada Kota Cilegon dengan besaran UMK Rp3,9 juta dari sebelumnya Rp3,6 juta.

Ada juga Kabupaten Bekasi yang mencapai Rp4,1 juta atau naik dari sebelumnya Rp3,8 juta. Begitu juga Kota Bekasi yang mencapai Rp4,2 juta atau naik dari sebelumnya Rp3,9 juta. Dan yang terbesar adalah Kabupaten Karawang yang UMK per bulannya mencapai Rp4,23 juta atau naik dari tahun sebelumnya Rp3,91 juta.

Asumsikan saja misalnya UMK di berbagai daerah mencapai Rp3,5 juta. Apakah besaran penghasilan tersebut bisa mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari selama sebulan? Jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Namun, mau gak mau penghasilan tersebut bisa disiasati.

(Baca juga: 8 Tips Anti Kalap Terima Gaji Pertama Setelah Cek Saldo Bank Permata)

Prioritas utama

Cukup gak cukup penghasilan Rp3,5 juta untuk kebutuhan sehari-hari itu relatif. Kembali ke masing-masing apakah gaya pengelolaan keuangan kamu termasuk yang boros atau hemat. Nah, untuk itu ada baiknya kamu untuk memprioritaskan apa saja kebutuhan yang harus dikeluarkan tiap bulannya.

Kalau kamu seorang single yang sedang merantau dan bekerja di Jakarta atau kota-kota besar, kamu bisa mulai mengatur pengeluaran untuk biaya sewa hunian atau indekos. Usahakan cari indekos yang harga sewanya sekitar Rp500.000 per bulan.

Selanjutnya, kamu bisa atur pengeluaran untuk biaya makan. Taruhlah biaya makan kamu sehari Rp40.000. Maka dalam sebulan kamu menghabiskan Rp1,2 juta. Berikutnya kamu atur untuk biaya transportasi Rp500.000 dan biaya pulsa atau telepon Rp300.000. Maka total biaya prioritas utama kamu dalam sebulan sekitar Rp 2,5 juta.

Nah, di atas pengeluaran prioritas kamu sudah terhitung mencapai Rp2,5 juta dari total penghasilan Rp3,5 juta. Artinya ada sisa Rp1 juta lagi. Baiknya sih, uang Rp1 juta tersebut kamu atur lagi. Misalnya masing-masing Rp250.000 untuk investasi, asuransi, dana darurat, dan pengeluaran hiburan. Perlu dong kamu anggarkan dana hiburan biar hidup gak sumpek-sumpek amat.

Gak melulu single

Meski kamu masih single dan gak terlalu banyak beban pengeluaran, tapi kamu harus memandang jauh ke depan. Tak selamanya kamu akan terus sendiri. Suatu saat kamu punya keinginan untuk berpasangan alias menikah. Nah, emangnya menikah itu gak butuh dana cukup untuk bikin pesta kecil-kecilan? Terus apakah cukup buat menabung meski penghasilan pas-pasan?

Yup! Kalau tadi di atas disebutkan kamu masih punya kesempatan untuk berinvestasi meski dengan nominal yang relatif kecil, tapi itu merupakan awal yang bagus. Ada banyak kebutuhan finansial yang diperlukan suatu saat, seperti biaya menikah tadi.

Oleh karena itu, tak ada salahnya kamu untuk bisa mencari penghasilan lain sebagai tambahan penghasilan. Banyak kok cara mendapatkan penghasilan yang bisa kamu lakukan mulai dari bisnis online, offline atau menjadi freelancer sesuai bidang yang kamu kuasai. Penghasilan dari pekerjaan tambahan ini bisa dijadikan tambahan buat keperluan kamu kelak.

(Baca juga: Maaf Sekedar Mengingatkan, Jokowi Harus Siapin 5 Hal Ini Sebelum Gaji Pengangguran)

Asah kemampuan

Di atas kita telah mengasumsikan terkait penghasilan bulanan bagi milenial single yang pas-pasan sesuai UMK. Sekarang mari sejenak berpikir apakah kamu akan terus menjadi karyawan selamanya atau pengen “naik kelas”? Nah, ada baiknya kamu mulai mengasah kemampuan baik itu skill teknis atau pun akademis.

Kamu bisa kok curi-curi waktu untuk melanjutkan sekolah kembali di saat kamu bekerja sebagai karyawan. Dan jangan salah kalau kamu sudah punya gelar yang lebih, kamu punya kesempatan untuk bisa “naik kelas” dari mulanya sebagai karyawan biasa menjadi punya jabatan kecil. Tentu saja, penghasilan kamu gak bakal pas-pasan lagi.

Namun, balik lagi ke diri masing-masing. Besaran angka yang diperoleh seseorang sekali lagi memang relatif. Ada yang merasa cukup puas dengan penghasilannya yang ia terima, ada ada juga yang merasa kurang. Nah, kalau kamu masuk kategori yang mana?

Untuk menemukan pilihan investasi, kamu bisa cek di CekAja.com ya!

[widg-inv]

Tentang kami

CekAja

CekAja