Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mudahnya Pinjam Uang Secara Online, Ini 5 Buktinya

by Miftahul Khoer on 20 Maret, 2020

Sebagian orang mungkin sudah mengenal namanya pinjaman online dengan skema Peer to Peer (P2P) Lending? Nah, P2P Lending merupakan sistem atau metode pemberian pinjaman uang kepada individu atau bisnis.

pinjol resmi OJK

Begitu juga sebaliknya seseorang bisa mengajukan pinjaman untuk keperluan individu atau bisnis.

Pada intinya, P2P Lending yaitu suatu sistem yang menghubungkan antara pemberi pinjaman (pendana/investor) dengan peminjam secara online.

Jadi, siapapun bisa jadi investor atau pemberi dana dan juga sebagai peminjam.

P2P Lending memungkinkan setiap orang untuk memberikan pinjaman atau mengajukan pinjaman yang satu dengan yang lain untuk berbagai kepentingan tanpa menggunakan jasa dari lembaga keuangan.

P2P Lending hadir dalam platform aplikasi online.Nah kira-kira seperti apa sih kemudahan yang ditawarkan perusahaan P2P kepada debiturnya?

(Baca juga: Mengenal JULO, Aplikasi Pinjol Resmi dengan Bunga Terendah)

1. Mudah akses pinjaman

Keuntungan P2P Lending pertama adalah memudahkan akses terhadap peminjaman.

Alasan utama mengapa pembiayaan P2P Lending telah menjadi alternatif yang bagus untuk mendapatkan modal adalah karena kemudahan proses aplikasi dalam pengajuan pinjaman. 

Baik untuk modal usaha, pinjaman pendidikan hingga pinjaman kesehatan. Sebagai peminjam, yang perlu kamu lakukan hanya mengunggah semua dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman secara online (yang relatif cepat prosesnya).

Kamu cukup mengisi beberapa persyaratan yang sangat mudah seperti data pribadi dan KTP saja lewat aplikasi di smartphone. Tidak ada aset yang harus disiapkan.

Dalam beberapa hari atau bahkan bisa dalam beberapa jam saja, kamu bisa mendapatkan persetujuan untuk mendapatkan modal usaha.

2. Proses cepat

Memanfaatkan pinjaman di P2P punya kelebihan lain yakni proses pengajuan tidak seformal layaknya mengajukan pinjaman di lembaga keuangan lain seperti bank, dalam kata lain lebih cepat dan mudah.

Selain itu, kamu tidak membutuhkan syarat-syarat berlebihan yang harus dipenuhi agar pinjaman kamu disetujui.

Proses meminjam uang ke bank, koperasi, atau lembaga lainnya memerlukan waktu lama dengan proses yang panjang.

Bagi peminjam dana yang terdesak dan membutuhkan pencairan dalam waktu singkat, P2P lending jelas jauh lebih menguntungkan. Peminjam bisa mengetahui apakah pinjamannya ditolak atau diterima saat itu juga.

3. Tanpa agunan

Melalui P2P lending peminjam tidak perlu agunan atau memberikan jaminan.

Adanya syarat agunan ini memang sering jadi alasan membatalkan pengajuan pinjaman bagi orang yang membutuhkan sebab agunan ini biasanya cukup memberatkan calon peminjam.

Kadang-kadang, agunan ini juga salah satu persyaratan yang rumit dan membebani peminjam jika mereka mengajukan pinjaman ke bank.

Selain persyaratan pengajuan pinjaman yang harus dipenuhi, ada persyaratan tersendiri bagi agunan yang akan diberikan. Belum lagi, besarnya nilai agunan mempengaruhi jumlah pinjaman.

Tapi dengan kamu mengajukan pinjaman P2P Lending, kamu tak perlu persyaratan ribet dan berat seperti itu lo.

4. Bisa menentukan besar pinjaman dan tenor sendiri

Bagi kamu yang ingin meminjam dana, sebagai peminjam kamu juga memiliki hak untuk menentukan besaran dana yang akan kamu pinjam, misalkan Rp10 juta, Rp15 juta, Rp20 juta dan seterusnya.

Akan tetapi, batasan pinjaman diberikan secara berbeda-beda, mulai dari Rp500 ribu, ratusan juta atau miliaran.

Selain itu, peminjam juga diberikan kebebasan dalam menentukan tenor cicilan, mulai dari sebulan, 6 bulan hingga 24 bulan.

(Baca juga: Tips Mengelola Pinjaman Online Untuk Tenor 1 Bulan)

5. Bisa digunakan apa saja

Seseorang yang meminjam dana pastinya digunakan untuk keperluan. Baik itu keperluan mendesak atau sebaliknya.

Pinjaman dana dari perusahaan P2P Lending bisa digunakan apa saja oleh peminjam selama memiliki kemampuan untuk membayar.

Namun, baiknya calon debitur harus bijak secara finansial. Pinjaman dana di mana pun tempatnya memang harus dipertanggung jawabkan, dalam artian harus dibayar.

Ketentuan ini berlaku bagi siapa saja dan perusahaan P2P Lending manapun. Nah, saat ini semakin banyak akses pinjaman yang bisa dimanfaatkan.

Salah satunya JULO. Hingga saat ini, JULO telah menyalurkan dana lebih dari Rp 400 miliar kepada lebih dari 100.000 nasabah.

Apakah kamu salah satunya? Eits, tapi usahakan pinjaman digunakan untuk menunjang hal-hal produktif bukan untuk konsumtif ya.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.