4 Negara dengan Program Vaksinasi Berbayar, Salah Satunya Indonesia!

Tak hanya Indonesia yang memiliki program vaksinasi gratis dan berbayar, ternyata ada pula beberapa negara dengan program vaksinasi berbayar yang juga dapat diikuti oleh masyarakatnya lho.

Negara dengan Program Vaksinasi Berbayar

Di Indonesia itu sendiri, Kimia Farma selaku perusahaan Negara memang sudah berencana untuk menyelenggarakan program vaksinasi berbayar yang pada awalnya akan diadakan mulai tanggal 12 Juli.

Akan tetapi, karena banyaknya kritik dan masukkan publik yang kurang menyetujui rencana tersebut, pada akhirnya program vaksinasi berbayar ini pun ditunda.

(Baca Juga: Daftar Negara yang Menerapkan Vaksinasi Covid-19)

Nah, berbeda dengan Indonesia yang dijual oleh perusahaan Negara seperti Kimia Farma, Negara dengan program vaksinasi berbayar berikut ini justru dilakukan oleh swasta.

Apa sajakah itu? Di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang beberapa negara dengan program vaksinasi berbayar. Yuk kita simak bersama!

Negara dengan Program Vaksinasi Berbayar

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa negara dengan program vaksinasi berbayar selain Indonesia, yaitu adalah:

1. Singapura

Negara dengan program vaksinasi berbayar yang akan kita bahas pertama datang dari negara tetangga, yaitu Singapura.

Sebenarnya di Singapura itu sendiri, masyarakat tidak dikenakan biaya untuk vaksinasinya. Akan tetapi jika melakukan vaksinasi di klinik swasta, maka mereka harus membayar biaya administrasi.

Termurah mulai dari 10 dolar Singapura (Rp107 ribu) hingga yang termahal mencapai 25 dolar Singapura (Rp267 ribu), sudah termasuk biaya konsultasi.

Untuk saat ini, terdapat tiga jenis vaksinasi yang digunakan oleh Singapura, yaitu Pfizer, Moderna, dan Sinovac.

Jenis vaksin Pfizer dan Moderna telah digunakan untuk program vaksinasi dari pemerintah. Sedangkan untuk Sinovac digunakan untuk program vaksinasi berbayar dan untuk masyarakat yang memiliki alergi terhadap vaksin jenis mRNA, seperti Pfizer dan Moderna.

2. Taiwan

Negara dengan program vaksinasi berbayar selanjutnya adalah Taiwan. Pada bulan April 2021 kemarin, Taiwan juga sempat menyediakan vaksin berbayar untuk warganya yang ingin ke luar negeri, baik itu untuk keperluan bisnis maupun pendidikan.

Selain terdapat biaya administrasi maksimal sebesar 200 dolar Taiwan (Rp103 ribu), masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi mandiri ini juga harus mengeluarkan biaya maksimal sebesar 600 dolar Taiwan (Rp310 ribu) per dosisnya.

Akan tetapi, program ini ditangguhkan pada bulan Mei lalu dikarenakan minimnya pasokan vaksin untuk para petugas medis dan garda terdepan, sebagaimana yang dilansir oleh CNN Indonesia.

3. India

Negara dengan program vaksinasi berbayar selanjutnya datang dari India, yang memiliki tujuan untuk bisa mempercepat program vaksinasi nasional di tengah gelombang baru dari virus Corona.

Meskipun diadakan oleh swasta, biaya dari vaksinasi haris mengikuti ketentuan dari pemerintah. Terdapat tiga jenis vaksin yang digunakan untuk program vaksinasi berbayar ini, yaitu Covaxin, Covishield, dan Sputnik V.

Covaxin merupakan jenis vaksin dalam negeri yang dipatok dengan harga paling mahal, yaitu 1.410 Rupee (Rp274 ribu), kemudian Covishield yang juga merupakan vaksin dalam negeri dengan harga sebesar 780 Rupee (Rp151 ribu), dan Sputnik V yang merupakan buatan Rusia dengan harga sebesar 1.145 Rupee (Rp222 ribu) per dosisnya.

4. Indonesia

Nah, dan negara dengan program vaksinasi berbayar yang terakhir akan kita bahas bukan lain adalah Indonesia.

Seperti yang telah diketahui bahwa pemerintah Indonesia itu sendiri memang sudah menyelenggarakan program vaksinasi gratis untuk masyarakatnya.

Akan tetapi, nyatanya pemerintah Indonesia juga berniat untuk membuka jalur bagi masyarakatnya yang ingin melakukan vaksinasi secara mandiri, atau yang bisa juga disebut sebagai Vaksinasi Gotong Royong.

Diselenggarakan oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk, vaksinasi berbayar ini rencananya akan dipatok dengan harga sebesar Rp117,910 per dosisnya.

Hanya saja, pelaksanaan yang pada awalnya akan dibuka pada tanggal 12 Juli kemarin, untuk sementara akan ditunda karena banyaknya protes dan kritik dari publik.

Apakah Vaksin Efektif dalam Menangkal Virus Corona?

Setelah kita membahas tentang beberapa negara dengan program vaksinasi berbayar, sepertinya kita juga perlu mengetahui beberapa info penting mengenai vaksinasi itu sendiri. Contohnya seperti efektifitas vaksin dalam menangkal virus Corona.

Dilansir dari kompas.com, sebenarnya vaksin tidak akan semerta-merta langsung membuat seseorang kebal akan virus Corona.

Sebab, vaksin memerlukan waktu untuk bisa menciptakan antibodi di dalam tubuh kita. Dikarenakan hal itulah, masyarakat yang sudah melakukan vaksin tetap harus taat pada protokol kesehatan yang ada.

Nah, apabila antibodi di dalam tubuh sudah terbentuk, maka secara otomatis imunitas pun akan turut meningkat, sehingga membuat seseorang akan sulit terpapar oleh virus Corona Covid-19.

Tak hanya itu, pemberian vaksin juga tak cukup hanya dilakukan sekali suntikan saja. Masih terdapat beberapa tahapan pemberian dosis lagi hingga terciptanya antibodi.

Bagaimana Cara Mencegah Penularan Virus Corona?

Setelah mengetahui tentang beberapa negara dengan program vaksinasi berbayar, tentunya kamu juga perlu mengetahui tentang cara mencegah penularan virus Corona.

Sebab, vaksinasi saja tidaklah cukup. Setiap lapisan tetap harus waspada dan mentaati protokol kesehatan yang ada, demi kenyamanan bersama.

Masih dilansir dari kompas.com, vaksin hanyalah salah satu “senjata” yang bisa digunakan untuk melawan pandemi ini.

Akan tetapi ketika turun di medan perang, tentu saja kita tidak cukup hanya menggunakan satu senjata saja, bukan? Kita tetap perlu menggunakan senjata lainnya untuk bisa menang.

Nah, sama halnya dengan kondisi kita saat ini. Jika vaksin hanya merupakan salah satu “senjata”, maka kita juga harus melengkapi “senjata” lainnya, yaitu dengan melakukan pencegahan.

Seperti yang sudah sering dibahas sebelumnya, bahwa cara mencegah penyebaran virus Corona, tak lain adalah dengan melakukan 3M, menjaga jarak sosial, mencui tangan, dan menggunakan masker kemanapun kamu pergi.

Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu melindungi diri dengan asuransi kesehatan terbaik. Meskipun berbagai bentuk pencegahan sudah dilakukan, yang namanya kesehatan dan kondisi finansial memang sesuatu yang sangat sulit untuk diprediksi.

Dan dengan menggunakan asuransi kesehatan, setidaknya diri kamu akan merasa sedikit lebih aman dan nyaman.

Sebab, hadirnya asuransi kesehatan setidaknya bisa membantu kamu dalam meminimalisir pengeluaran tak terduga ketika masalah kesehatan menghampiri dan mengharuskan kamu untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Bingung Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik? Bandingkan Saja di CekAja!

Saat ini, sudah sangat banyak produk asuransi kesehatan yang bisa kamu pilih. Hanya saja, terkadang hal inilah yang juga membuat banyak orang bingung untuk menentukan produk manakah yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan.

Nah, daripada kamu harus mengunjungi website produk satu per satu secara manual, kamu bisa lho menggunakan fitur perbandingan yang disediakan oleh CekAja.

(Baca Juga: Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Vaksin Covid-19)

Melalui fitur perbandingan ini, kamu hanya perlu mengisi form yang ada dan CekAja akan memberikan rekomendasi untuk produk manakah yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan dan kriteria kamu.

Tak hanya itu, seluruh proses juga dapat dilakukan secara online lho, sehingga kamu bisa membandingkan dan mengajukan produk asuransi kesehatan pilihan dimanapun dan kapanpun.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk segera lengkapi “senjata” perlawan terhadap virus Corona dengan asuransi kesehatan dari CekAja!