38 Negara yang Terdeteksi Varian Omicron, Malaysia dan Sigapura Turut Terdeteksi!

Saat ini sudah terdapat 38 negara yang terdeteksi varian Omicron. Bukan angka yang sedikit memang. Bahkan, negara tetangga, Malaysia pun turut terdeteksi varian Omicron.

38 Negara yang Terdeteksi Varian Omicron, Malaysia dan Sigapura Turut Terdeteksi!

Belum selesai masalah pandemi Covid-19, kali ini varian terbaru dari virus Corona atau yang disebut Omicron turut menggemparkan dunia.

Belum genap 1 bulan, dari 9 November 2021, varian ini sudah terdeteksi di 38 Negara oleh WHO. Beberapa diantaranya adalah negara tetangga Indonesia.

Beruntungnya, terhitung hingga tanggal 5 Desember 2021, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkonfirmasi bahwa belum menemukan kasus kematian akibat infeksi varian Omicron.

Mengingat, Omicron telah dikategorikan sebagai VOC (varian of concern) atau varian yang mengkhawatirkan oleh WHO.

Banyaknya negara yang terdeteksi varian omicron, WHO menyatakan tingkat keparahan dari Omnicron bervariasi.

Hingga sejauh ini, WHO terus mengumpulkan bukti serta informasi terkait Omicron, agar bisa mengetahui dampak dan penyebaran dari Omicron.

Meski laporan awal, Omicron berasal dari sekelompok mahasiswa dan merupakan sekelompok individu yang lebih muda. Tingkat keparahan yang dirasakan oleh mereka menunjukkan infeksi ringan.

Tetapi, meski begitu WHO perlu mengumpulkan bukti dan kevalidan terkait tingkat keparahan, dampak, dan proses penyebaran Omicron.

Sebab, pada kasus varian sebelumnya, gejala awal merupakan infeksi ringan, atau bahkan ada yang menunjukkan tanpa gejala. Meski gejala ringan, varian sebelumnya merupakan penyakit parah.

WHO juga mengungkapkan bahwa salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh negara-negara di dunia saat ini adalah mempercepat vaksinasi, serta mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

(Baca Juga: Mengenal Varian Omicron

Negara yang Terdeteksi Varian Omicron

Saat ini sudah ada 38 Negara yang terdeteksi varian Omicron. Diantaranya bahkan negara tetangga Indonesia, yaitu Malaysia dan Singapura.

Berikut ini, CekAja akan membahas beberapa negara yang terdeteksi Omicron. Yuk simak selengkapnya!

1. Malaysia

Jumat, 3 Desember 2021, melalui Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin mengemumkan adanya kasus pertama varian Omicron di Malaysia.

Awal beredar adanya kasus Omicron, pada tanggal 11 hingga 28 November 2021, Malaysia akhirnya melakukan pengecekan pengurutan keseluruhan genom untuk semua kasus positif Covid-19 di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Berdasarkan hasil pengecekan, Malaysia menyatakan seorang mahasiswa asing yang tiba dari Afrika Selatan dan melalui Singapura terdeteksi kasus varian Omicron pada 19 November 2021.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa tersebut saat ini di karantina bersama dengan 5 orang lainnya yang sempat berada di bus yang sama, dari Kuala Lumpur ke Ipoh, Perak.

2. Singapura

Singapura juga masuk kedalam negara yang terdeteksi varian Omicron. Terhitung hingga Kamis, 2 Desember 2021, Singapura telah mengkonfirmasi adanya 2 kasus varian Omicron.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan, bahwa 2 penumpang yang menunjukan hasil tes terinfeksi varian Omicron, tiba di Singapura dari Afrika Selatan dengan penerbangan Singapore Airlines

Kementerian Kesehatan juga memaparkan, bahwa hasil tes PCR yang dilakukan pada kedua penumpang menunjukkan adanya S-gene Target Failure, yang mungkin berhubungan dengan varian Omicron.

Penumpang tersebut memiliki gejala ringan seperti batuk dan gatal di tenggorokan. Saat ini keduanya sedang menjalani isolasi di National Centre for Infectious Diseases (NCID).

Meski telah diisolasi, masih belum ada bukti yang menunjukkan adanya penularan dari kasus ini.

Tetapi, pemerintah Singapura tetap melakukan pelacakan kontak kepada penumpang enerbangan yang satu pesawat dengan pasien yang terinfeksi.

3. Australia

Australia menjadi negara yang terdeteksi varian Omicron pada 28 November 2021 lalu. Australia kali pertama mendeteksi adanya varian ini pada 2 penumpang yang telah terbang dari Afrika Selatan ke Sydney.

Setelah melakukan tes, otoritas kesehatan negara bagian New South Wales langsung melakukan pengujian genomik.

Setelah diuji, akhirnya Australia mengkonfirmasi bahwa kedua orang tersebut terinfeksi virus Corona varian Omicron.

Kedua pasien yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apapun. Saat ini, pasien telah diisolasi dan diberi fasilitas kesehatan khusus. Perlu diketahui, kedua orang tersebut sudah mendapatkan vaksinasi penuh.

Pesawat dengan penumpang yang terinfeksi mendarat di Australia, mendarat tepat dihari yang sama ketika Australia mengumumkan larangan penerbangan dari 9 negara di Afrika, termasuk Afrika Selatan dan Zimbabwe.

Setelah terbukti terkena infeksi virus Omicron, terdapat 12 penumpang lainnya yang berasal dari Afrika Selatan dengan penerbangan yang sama melakukan tes juga.

Hasil dari 12 penumpang tersebut negatif, tetap meski begitu, mereka tetap melakukan karantina terlebih dahulu. 260 penumpang dan awak di pesawat juga diperintahkan untuk diisolasi.  

Selain ke 3 negara tersebut, masih ada berbagai negara yang terdeteksi varian Omicron. Beberapa diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Afrika selatan
  2. Botswana
  3. Inggris Raya
  4. Portugal
  5. Nigeria
  6. Belgia
  7. Australia
  8. Austria
  9. Brasil
  10. Korea Selatan
  11. Ceko
  12. Reunion (Prancis)
  13. Hongkong
  14. Jerman
  15. Israel
  16. Italia
  17. Jepang
  18. Belanda
  19. Norwegia
  20. Spanyol
  21. Kanada
  22. Swedia
  23. Denmark
  24. India
  25. Ghana
  26. Amerika Serikat
  27. Arab Saudi
  28. Irlandia
  29. Dan negara lainnya

(Baca Juga: 10 Tips Aman Masuk Kerja Saat Pandemi Corona)

Nah, itu dia beberapa negara yang terdeteksi varian Omicron yang telah kamu simak. Virus ini mulai terdeteksi di berbagai negara, meski Indonesia belum terdeteksi, tetapi kita tidak boleh lengah.

Terlebih, gejala yang ditunjukkan oleh varian Omicron bervariasi dan belum diketahui pasti. Oleh sebab itu, menjaga diri dan memperketat protokol kesehatan wajib untuk kita lakukan.

Proteksi diri juga bisa kita lakukan dengan menggunakan Asuransi Kesehatan. Dengan asuransi tersebut, kita menjadi lebih terjamin ketika jatuh sakit.

Asuransi akan memberikan jaminan ketika kita jatuh sakit. Biaya pengobatan dan perawatan saat di rumah sakit sudah tidak menjadi hal harus kamu pikirkan.

Sebab, biaya tersebut akan ditanggung oleh pihak asuransi. Jadi, sebagai pasien, kamu hanya perlu fokus pada proses pemulihan saja.

Saat ini, jenis asuransi kesehatan ada banyak ragamnya. Memilih jenis asuransi yang sesuai penting sekali untuk dilakukan, agar bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

Pilihlah jenis asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial kamu.

Agar lebih mudah dalam memilihnya, kamu bisa melakukan perbandingan jenis asuransi kesehatan di CekAja.com.

Tidak hanya itu, jika sudah memilih jenis asuransi kesehatan yang sesuai, kamu juga bisa langsung melakukan pengajuan di CekAja.com.

Di sana, proses pengajuannya cukup mudah, cepat, dan aman. Sebab, CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Segera lindungi diri dan ajukan asuransi kesehatan sekarang juga!