Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Ngapain Ngebet Beli Rumah Baru, Kalau yang Seken Lebih Nguntungin?

by Teti Purwanti on 20 Juni, 2019

Tahukah kamu kalau usai lebaran, tren pencarian rumah meningkat 120 persen. Rata-rata pembeli tertarik untuk mencari informasi tentang rumah di kawasan Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek) dengan harga di bawah Rp500 juta.

Namun, dengan harga tersebut jika membeli rumah baru kamu tentu hanya mendapatkan rumah yang kecil dengan lahan yang juga terbilang sempit.

Karena itu, apakah pernah terpikir untuk membeli rumah seken? Rumah seken bisa menjadi alternatif bagi kamu yang punya dana terbatas namun sudah kebelet memiliki tempat tinggal. Apalagi kalau kamu sudah berkeluarga dan sudah tidak lagi betah tinggal di pondok mertua indah.

Rumah seken atau bekas juga memiliki banyak keunggulan, misalnya harga lebih fleksibel dan relatif mudah mendapatkan pembiaayaan. Harga rumah seken bisa ditawar karena kamu langsung bertemu dengan pemilik dan bernegosiasi soal harga.

Kalau harga sudah cocok, kamu juga harus tahu kalau rumah bekas lebih mudah dibiayai oleh perbankan melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Sebab, rumah bekas sudah memiliki bentuk fisik, kepemilikan, serta harga yang pasti.

Ditambah lagi, saat membeli rumah seken kamu juga akan langung mendapatkan fasilitas yang lengkap termasuk lingkungan yang baik karena sudah cukup lama ditinggali. Tidak seperti perumahan baru yang kamu dan warga lainnya harus bahu-membahu agar lingkungan dan kegiatan di daerah tersebut bisa terbangun.

Kamu juga akan senang membeli rumah seken karena pajak yang dikenakan pada rumah bekas tidak akan sebesar rumah baru. Hal ini disebabkan bangunan yang kamu beli adalah bangunan lama yang sudah terdepresiasi, sehingga nilainya tidak sebesar ketika baru dibangun.

Perhatikan Kondisi Rumah

Meski begitu, kamu tetap harus cermat dalam membeli, pasalnya kamu harus memastikan apakah benar tidak ada kerusakan yang berarti dan membuat anggaran kamu jadi bengkak. Kamu tentu tidak ingin menyesal bukan?

Untuk meminimalisir kesalahan, kamu bisa mulai mencari rumah bekas yang diidamkan melalui internet. Apalagi saat ini banyak website dan juga aplikasi yang memudahkan kamu menemukan rumah impian.

Tentu akan lebih mudah menemukan rumah seken dengan harga yang cocok untuk kamu di daerah Jakarta. Apalagi dengan massifnya pembangunan Jakarta juga membuat semakin banyak masyarakat memilih untuk tinggal di pinggir kota dengan akses yang sangat baik.

Untuk kamu yang tengah berencana membeli rumah, berikut daerah penyangga yang juga banyak memiliki rumah seken yang mungkin cocok untuk kamu!

Bintaro

Wilayah Bintaro terbagi dua, sebagian masuk wilayah kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan sisanya Jakarta Selatan (Jaksel). Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Tangsel naik terus setiap tahunnya, bahkan pada 2015 terjadi kenaikan NJOP di Tangsel hingga 29 persen. Oleh sebab itu, selain untuk ditinggali daerah Bintaro sangat cocok untuk investasi.

(Baca juga: Sering Cek Saldo BTN Bisa Persingkat Waktu Kumpulin DP KPR)

Rumah seken di Bintaro dimulai dari harga Rp600 jutaan. Meski begitu, kamu tidak akan menyesal tinggal di kawasan tersebut karena fasilitas dan infrastrukturnya yang sudah sangat lengkap. Bintaro juga menjadi daerah favorit bukan hanya untuk mencari rumah seken, namun juga baru.

Depok

Depok memang terkenal sebagai kota pilihan bagi masyarakat yang tidak mampu membeli rumah di Jakarta, karena lokasinya yang sangat dekat dengan kawasan Jaksel. Seperti kota satelit pada umumnya, Depok juga memiliki infrastruktur yang jadi unggulan untuk menuju Jakarta yaitu kereta commuterline.

Tidak hanya itu, infrastruktur Depok akan ditambah dengan tol Depok-Antasari yang akan membuat kota ini makin digemari. Depok juga terkenal karena adanya universitas terkemuka di kawasan tersebut.

Kalau kamu beruntung, kamu masih bisa menemukan rumah bekas seharga Rp350 jutaan di daerah Depok terutama di jalan Margonda, yang penuh dengan kuliner menggoda. Rumah tapak di Depok juga sudah mulai dicari, saat ini apartemen tengah menjamur di kawasan tersebut.

Cibubur

Cibubur juga menjadi salah satu kawasan favorit para pencari rumah seken, sesudah Bintaro dan Depok. Pasalnya kawasan ini berbatasan dengan tiga kota lain, yaitu Bogor, Depok, dan Jakarta.

Selain harga yang masih relatif terjangkau, Cibubur juga menawarkan daerah yang asri berudara sejuk. Ditambah lagi, ke depan Cibubur juga akan memiliki transportasi massal kereta ringan atau lebih dikenal Light Rail Transit (LRT).

Adapun untuk jalan tol, selain Tol Jakarta-Bogor-Ciawi Jagorawi, Cibubur juga akan memiliki akses tol baru yaitu Cimanggis-Cibitung yang nantinya diharapkan akan membuka jalur baru bagi masyarakat yang akan datang dan pergi di kawasan Cibubur.

Harga rumah seken di Cibubur dibanderol mulai dari harga Rp450 jutaan.

Bogor

Bogor juga menjadi alternatif kota satelit bagi pekerja di Jakarta. Selain itu, harga rumah di Bogor juga belum terlalu tinggi namun telah didukung dengan tata kota serta drainase yang terencana dan infrastruktur yang baik.

Lingkungan yang asri, sejuk, dan bebas banjir, serta dekat dengan daerah wisata juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Bogor. Kamu bisa menemukan rumah bekas di Bogor dimulai dari Rp350 jutaan.

Serpong

Serpong menjadi kawasan terfavorit dalam mencari rumah baik baru maupun bekas. Pasalnya lokasi ini terkerek dengan banyaknya pengembang terkenal seperti BSD, Alam Sutera, Summarecon Serpong, dan Paramount Land. Selain infrastruktur yang lengkap, mal, kampus, dan berbagai fasilitas kawasan Serpong sangat menjanjikan.

(Baca juga: Mau Beli Rumah Idaman? Pilih Nabung, Investasi atau KPR?)

Harga di kawasan ini memang lebih mahal dibandingkan lokasi lain yang sudah disebutkan. Namun, tentu sangat pantas dengan segala kelengkapannya. Untuk rumah seken di kawasan Serpong dimulai dari Rp500 jutaan.

Nah, kira-kira daerah mana yang paling cocok untuk kamu dan kantong kamu? Jika mimpi kamu untuk memiliki rumah sendiri masih terbentur pendanaan, tidak ada salahnya mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Tanpa Agunan (KTA) lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.