6 Olahraga Untuk Pasien Covid-19 Agar Cepat Pulih, Cegah Risiko Komplikasi

Memang, pasien Covid-19 harus memiliki kualitas tidur yang baik, konsumsi nutrisi lengkap dan cukup air putih. Namun tidak hanya itu, aktivitas olahraga untuk pasien Covid-19 bisa dilakukan menunjang imunitas tubuh dan cepat pulih.

Advertisement

Pada dasarnya, aktivitas olahraga yang mengeluarkan keringat akan membuat tubuh sehat dan bugar. Apalagi jika dilakukan secara rutin, aktivitas ini bisa meminimalisir berbagai risiko penyakit di masa mendatang.

Tapi, apa sih manfaat olahraga untuk pasien Covid-19? Apa bisa mengoptimalkan penyembuhan? atau sebaliknya?

Manfaat Olahraga untuk Pasien Covid

Menurut ahli di National Institutes of Health (NIH), olahraga merangsang kinerja antibodi dan sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel kekebalan tubuh yang melawan berbagai penyakit.

Melalui olahraga juga sel darah putih bisa bersirkulasi lebih cepat. Alhasil, sel-sel tersebut bisa lebih awal untuk mendeteksi penyakit.

Selain itu, olahraga juga bisa membantu mengeluarkan bakteri dari paru-paru dan saluran pernapasan.

Dr. Nabila Vierra Yovita juga menjelaskan bahwa pasien positif Covid-19 dengan kondisi ringan tetap boleh berolahraga. Hanya saja, harus memilih jenis olahraga yang tepat dan difokuskan untuk sistem pernapasan.

(Baca Juga: Perbedaan Tuberkulosis dan Corona)

Menurut studi, olahraga dapat mencegah terjadinya komplikasi Covid-19 berupa acute respiratory distress syndrome (ARDS). ARDS sendiri merupakan penyebab kematian 3 -17 persen pasien yang terinfeksi SARS-CoV-2.

ARDS adalah gangguan pernapasan berat gegara menumpuknya cairan di kantung udara kecil di paru-paru (alveoli). Mereka yang mengalami ARDS sering kali mengalami sesak napas dan sulit bernapas.

Nah, aktivitas olahraga ini bisa merangsang tubuh untuk memproduksi antioksidan yang disebut extracellular superoxide dismutase (EcSOD).

EcSOD ini yang berperan melindungi tubuh untuk bertahan dari serangan ARDS.

Olahraga pernapasan bermanfaat meningkatkan ketahanan jantung, paru-paru (kardiorespirasi), dan mempertahankan fungsi pernapasan pada pasien Covid-19.

Sehingga pasien memiliki kekuatan lebih dan bernafas dengan nyaman dalam menjalani aktivitasnya seperti sedia kala.

Perlu di ingat, tidak semua pasien Covid-19 dianjurkan berolahraga. Kategori pasien yang dilarang yaitu mereka dengan gejala klinis tidak stabil, seperti tekanan darah, detak jantung, laju pernapasan, dan suhu tidak dalam batas normal (pada fase akut).

Saat kondisi tidak stabil, kemungkinan bisa terjadi distress pernapasan sehingga pasien tidak akan mampu secara fisik mengikuti perintah. Latihan pernapasan pun tidak akan optimal.

Oleh karena itu, untuk pasien dengan kondisi rentan atau akut hanya difokuskan pada penyembuhan dengan beristirahat, pikiran tenang, dan pola makan sehat.

Jenis Olahraga untuk Pasien Covid-19

Berikut CekAja merangkum beberapa anjuran olahraga pernafasan untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih:

1. Berjalan Santai

Olahraga untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih pertama yaitu berjalan, salah satu olahraga termudah dan teraman yang bisa kamu lakukan di rumah.

Terutama saat pemulihan, aktivitas berjalan santai bisa memicu pembakaran kalori dalam tubuh agar kamu bugar lagi. Tapi jangan berlebihan, 10-15 menit saja.

2. Yoga dan Meditasi

Yoga dan meditasi menjadi pilihan olahraga untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih. Jenis olahraga ini direkomendasikan para ahli dan dokter untuk membantu pemulihan dan meningkatkan kesehatan mental penderita Covid-19.

Sebab ketika yoga dan meditasi kamu pasti akan latihan relaksasi dan deep breathing dengan cara mengambil posisi tegak, kemudian tarik napas dalam-dalam dan lepaskan perlahan. Lalu disusul dengan gerakan-gerakan ringan untuk merelaksasi tubuh dan pernafasan.

3. Senam dan Aerobik

Senam juga menjadi olahraga untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih karena aktivitas ini ringan, tidak full effort atau high intensity untuk pasien.

Ketika aktivitas senam, pasti ada gerakan yang melatih pengembangan dada seperti dengan cara Thorical Mobility yaitu gerakan menarik nafas sambil mengangkat dua tangan ke atas.

Tahan sebentar, dan buang nafas sambil menurunkan kedua tangan yang tadi diangkat. Selanjutnya, kembangkan dada ke samping, lalu kembali ke depan, dan turunkan.Kemudian, lakukanlah pengembangan dada ke samping dari kanan dan kiri secara bergantian.

4. Latihan Batuk

Jenis olahraga ini guna mengeluarkan virus lewat mulut dan dahak-dahak yang tertahan. Bisa menjadi pilihan olahraga untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih.

Latihan batuk dilakukan dengan menarik nafas dalam-dalam, lalu melakukan batuk secara huffing (mulut terbuka).

Selanjutnya, tarik napas, lalu coughing atau tarik nafas dengan bagian pangkal tenggorokan (glotis) tertutup.

5. Senam Tangga

Nah, olahraga untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih lainnya adalah naik naik turun tangga secara santai. Kamu bisa lakukan ini dengan nyaman untuk membantu kamu memperkuat otot-otot kaki lagi agar tidak kaku.

6. Stretching Angkat Tumit dan Kaki

Olahraga untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih satu ini juga bisa jadi alternatif kalau kamu bosan dengan jenis olahraga lain.

arilah penyangga dinding dan angkat kaki ke samping. Kembali ke posisi awal dan ulangi hal yang sama. Ini akan membuat kaki kamu terasa hangat dan mengembalikan kelincahannya.

Selain itu, kamu juga bisa melatih betis dengan mengangkat jari-jari kaki ke atas kemudian menurunkan tumitnya ke bawah.

Tips Olahraga Selama Pandemi Covid-19

Berikut tips olahraga di luar ruangan di masa pandemi dari dr. Devina Irine Putri:

  • Konsisten

Kamu harus tetap berolahraga 3-4 kali dalam seminggu, dengan durasi 30-45 menit. Pastikan kamu awali dengan pemanasan dan cara yang benar untuk menghindari cedera.

  • Jaga Kebersihan Diri

Selain menyukai kondisi tubuh yang rentan, virus juga menyukai sesuatu yang kotor. Itulah pentingnya menjaga kebersihan diri setiap saat.

Sering-sering cuci tangan dan jangan malas mandi setelah berolahraga ya! Setelah itu, istirahat yang cukup.

  • Hindary Gym atau Fasilitas Umum

Saat ini, lebih baik pilih olahraga tipe solo atau perorangan yang tidak melibatkan kerumunan orang.

Apalagi tempat gym yang alat-alat olahraga di dalamnya dipakai silih berganti oleh banyak orang, tidak ada jaminan terbebas dari ancaman penularan virus.

  • Sadari Kondisi Tubuh

Diri kamu sendiri yang lebih tahu apakah tubuh dalam keadaan fit dan siap berolahraga atau tidak.

Jika penderita Covid-19 itu lansia, memiliki penyakit bawaan, atau sedang demam, batuk, bahkan sesak nafas, jangan dipaksakan untuk melakukan aktivitas berat seperti olahraga ini.

Nah, itu dia jenis olahraga untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih yang bisa dicoba selama masa penyembuhan.

Meskipun ruang gerak dibatasi, bukan berarti para pasien Covid-19 hanya berdiam diri tanpa melakukan aktivitas dan produktif.

Selain bertujuan untuk kesehatan fisik, faktanya olahraga merupakan cara terbaik untuk menghasilkan endorfin yang berfungsi meningkatkan kebahagiaan.

Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, melakukan olahraga ringan juga bisa dilakukan agar otot-otot tubuh tidak kaku.

Jika fisik sehat dan kebahagiaan meningkat, maka proses penyembuhan Covid-19 berjalan dengan cepat bukan?

Akan tetapi ,saat berolahraga, kerja jantung akan meningkat. Kondisi ini bisa meningkatkan replikasi virus di otot jantung.

Begitu viral load menjadi lebih tinggi, maka dapat menyebabkan kerusakan jantung dalam bentuk miokarditis, aritmia, dan gagal jantung.

Oleh sebab itu, hal yang terbaik dapat kamu lakukan adalah terus memantau detak jantung saat mengidap Covid-19. Jika detak jantung tiba-tiba melonjak dan merasa sulit untuk mengatur napas, segeralah pergi ke dokter.

Kondisi pandemi virus Covid-19 ini membuat tingkat kesadaran masyarakat terhadap perencanaan kesehatan pun meningkat.

(Baca Juga: Efek Samping Vaksin Sinovac)

Menurut survei Nielsen, sebanyak 35% masyarakat Indonesia ingin memiliki asuransi kesehatan di masa pandemi.

Artinya, banyak orang yang kini menyadari dan menikmat manfaat asuransi, khususnya dalam mengantisipasi risiko ketidakpastian hidup di tengah pandemi.

CekAja.com siap membantu kamu dalam membandingkan berbagai produk asuransi kesehatan terbaik di Indonesia.

Jika sudah memilih, segera ajukan di CekAja.com dengan proses online dan syarat pengajuan yang mudah dan praktis. Yuk, segera miliki asuransi terbaik versi kamu melalui CekAja.com!

Advertisement