6 Olahraga yang Aman untuk Penderita Penyakit Jantung

6 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Beberapa olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung ini, paling direkomendasikan di berbagai situs seputar kesehatan. Apa sajakah jenis olahraga itu dan bagaimana panduannya? Simak ulasannya di sini.

Bisa dibilang olahraga adalah salah satu cara untuk membuat tubuh tetap prima.

Tanpanya, otomatis terjadilah perubahan fisik pada tubuh, mulai dari mudah lelah, penumpukan lemak, hingga sering merasa ngantuk bahkan saat di pagi hari.

Sayangnya enggak semua orang bisa leluasa berolahraga, karena kondisi kesehatannya sendiri. Contohnya saja pada orang yang mengidap penyakit jantung.

Penderita penyakit jantung gak bisa sembarangan dalam memilih aktivitas fisiknya. Salah memilih jenis olahraga, bisa berakibat fatal pada tubuhnya sendiri.

Apa Olahraga yang Tidak Dianjurkan untuk Penderita Penyakit Jantung?

Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Nah, sebelum membahas jenis-jenis olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung, mending simak dulu beberapa jenis olahraga yang tidak dianjurkan bagi penderita penyakit jantung, berikut ini.

  • Olahraga yang Bersifat Kompetisi

Olahraha yang sifatnya kompetisi seperti badminton, sepak bola, lari estafet dan basket sangat tidak dianjurkan bagi penderita penyakit jantung.

Pasalnya, olahraga ini membuat seseorang harus mengeluarkan seluruh kemampuan agar bisa memenangi kompetisi.

Jika tidak sanggup, akibatnya justru berbahaya terutama bagi pengidap penyakit jantung.

Seseorang yang mengalami kelainan jantung bisa tiba-tiba mengalami gangguan irama, yang berujung pada serangan jantung.

  • Olahraga High Impact

Maksud dari high impact disini adalah olahraga yang gerakannya dinamis, di mana kedua kaki tidak menginjak tanah pada saat bersamaan, seperti lompat tali, skipping dan melompat.

Aktivitas fisik yang satu ini lebih banyak membakar kalori dalam tubuh dan dianggap sebagai olahraga berat.

Oleh karenanya, melakukan olahraga high impact sangat tidak dianjurkan terutama bagi usia lanjut yang memiliki kelainan jantung.

  • Olahraga yang Mendorong Adrenalin

Meski terlihat menantang, namun gak semua orang bisa mencoba olahraga yang mendorong adrenalin, seperti mendaki dan bungee jumping.

Dua aktivitas tersebut tidak disarankan untuk penderita penyakit jantung.

Soalnya, selain mendorong adrenalin, mendaki dan bungee jumping juga sangat berisiko terjadi cedera.

Bahkan bagi orang yang memiliki kelainan jantung, olahraga ini tentu bisa membuatnya mengalami serangan jantung mendadak.

(Baca Juga: 5 Jenis Olahraga Paling Bagus untuk Atasi Obesitas)

Jenis-jenis Olahraga yang Aman untuk Penderita Penyakit Jantung

Walaupun enggak bisa mencoba ketiga jenis olahraga di atas, bukan berari tak ada aktivitas fisik yang bisa kamu lakukan ya.

Malahan, seperti yang dikutip dari berbagai situs kesehatan, ada beberapa jenis olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung lho.

Mau tahu apa sajakah itu? Ini dia ulasannya.

1. Yoga

Jenis olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung yang pertama adalah yoga. Aktivitas fisik yang satu ini, kini jadi salah satu olahraga yang banyak digemari.

Yoga berfokus pada gerakan fisik, pernapasan, serta meditasi untuk menyeimbangkan kesehatan fisik dan mental seseorang.

Pada penderita penyakit jantung, olahraga ini dinilai bisa membantu kerja jantung agar lebih optimal, begitupun dengan organ tubuh lainnya seperti paru-paru.

Untuk gerakannya sendiri, kamu dapat mencoba beberapa teknik yang diyakini bisa membuat jantung lebih sehat, diantaranya:

  • Padangusthasana, bermanfaat untuk mengatasi darah tinggi dan mengurangi depresi
  • Janu Sirsasana, bermanfaat untuk mengatasi insomnia dan kelelahan
  • Supta Padangusthasana, bermanfaat untuk meredakan sakit punggung yang dialami

2. Jalan kaki

Di beberapa kota besar seperti Jakarta, berjalan kaki adalah hal lumrah yang dilakukan masyarakat.

Aktivitas ini juga termasuk olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung lho.

Berbagai penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa, berjalan kaki bisa menurukan risiko penyakit kardiovaskular hingga kematian sebesar 32 persen, bukan hanya bagi pria namun juga wanita.

Berintensitas ringan, olahraga yang satu ini tentu enggak akan membuat kinerja jantung lebih keras dari normalnya.

Kamu bisa mencoba berjalan kaki paling tidak 30 menit, untuk merasakan berbagai manfaatnya bagi tubuh.

3. Taichi

Pernahkah kamu melakukan taichi?

Latihan kebugaran yang termasuk dalam kategori olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung ini, merupakan aktivitas fisik tradisional ala masyarakat Tiongkok.

Gerakannya yang lambat, membuat taichi jadi salah satu olahraga yang dianjurkan terutama bagi usia lanjut.

Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, mengingat olahraga ini berfokus pada pernapasan dan irama tubuh.

Berbagai studi kesehatan membuktikan bahwa, melakukan taichi secara rutin bisa memberikan banyak manfaat baik untuk tubuh, diantaranya:

  • Memperkuat kinerja jantung
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mengurangi stress berlebih
  • Mengontrol berat badan

4. Bersepeda santai

Mumpung lagi musim gowes, kenapa kamu enggak coba olahraga yang satu ini?

Selain sebagai stress relief, bersepeda santai di pagi ataupun sore hari secara rutin bisa memperkuat otot jantung lho.

Makanya, aktivitas fisik ini seringkali disebut sebagai olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung.

Bahkan menurut laman Alodokter, bersepeda paling tidak 30 menit setiap hari dan dikombisnasikan dengan asupan kalori yang tepat, hasilnya setara dengan mengikuti kelas aerobik selama tiga minggu.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari olahraga ini, kamu bisa menerapkan beberapa tipsnya di bawah ini, yaitu:

  • Mengikuti irama dayungan pedal yang benar, idealnya berkisar antara 60 hingga 80 putaran per menit.
  • Tidak hanya berfokus pada posisi tubuh dan tangan yang sama setiap waktu.
  • Tetap mengayuh ringan sepeda, meski di kondisi jalan menurun sekalipun.
  • Gunakanlah sepeda yang memiliki kerangka sesuai dengan tubuh.

5. Aerobik

Senam aerobik juga jadi alternatif olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung. Latihan kebugaran ini bisa kamu lakukan 3 kali dalam seminggu.

Nah sebelum memulainya, lakukanlah peregangan selama 5 menit untuk memacu otot dan jantung.

Kemudian, mulai dengan gerakan aerobik paling ringan hingga gerakan yang berintensitas sedang, selama 40 menit setiap harinya.

Tak hanya disarankan untuk penderita penyakit jantung atau orang yang berisiko saja.

Aerobik juga bagus dilakukan untuk menekan kadar kolestrol jahat, sekaligus menurunkan tekanan darah tinggi.

6. Jogging ringan

Manfaat yang didapat dari olahraga ini sebetulnya hampir serupa dengan berjalan kaki.

Melakukan jogging ringan selama 30 menit per hari, diyakini bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular hingga obesitas.

Namun ketika melakukannya, pasien dengan kelainan jantung tidak disarankan untuk terlalu berlebihan.

Sebab, selain menguras banyak tenaga, jogging dengan intensitas berat juga bisa mempengaruhi kesehatan jantung.

Tips Melalukan Olahraga yang Aman untuk Penderita Penyakit Jantung

Selain mencoba jenis-jenis olahraga di atas, penderita penyakit jantung juga harus tahu mengenai panduan melakukan olahraga tersebut, agar aktivitas fisik yang dilakukan lebih maksimal.

Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Jangan menyimpang dari aturan melalukan olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung.
  • Hindari melakukan latihan isometrik terlalu sering, seperti situps dan pushups.
  • Pastikan tubuh tetap terhidrasi selama berolahraga.
  • Mulai dengan olahraga yang intensitasnya ringan, hingga sedang.
  • Konsumsi makanan yang bernutrisi, agar stamina tetap prima saat berolahraga.
  • Jangan melakukan olahraga dikala cuaca ekstrem, seperti cuaca terlalu dingin ataupun terlalu panas.

(Baca Juga: 7 Aplikasi Fitness Paling Recommended)

Nah, itu dia informasi mengenai olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung beserta tips melakukannya.

Olahraga secara rutin memang dianjurkan oleh para ahli, agar tubuh tetap bugar.

Namun, kamu pun juga harus tahu seberapa besar kemampuanmu dalam melakukan aktivitas tersebut.

Jangan sampai olahraga yang dilakukan justru menjadi pemicu masalah kesehatan.

Soalnya, jika sudah mengalami kondisi tak baik yang menyerang tubuh, urusannya bukan cuma pada kesehatan saja namun juga finansial.

Finansial di sini maksudnya adalah ongkos medis, yang seperti kita tahu kadang kala enggak murah.

Kalau sudah seperti itu, maka satu-satunya solusi yang bisa dilakukan adalah dengan memiliki asuransi kesehatan.

Asuransi Kesehatan, Proteksi Tambahan untuk Diri Sendiri

Dengan asuransi kesehatan, risiko penyakit hingga masalah finansial bisa diminimalisir, karena segala halnya di-cover oleh pihak asuransi.

Apabila belum memiliki produk finansial yang satu ini, maka sekarang lah waktunya untuk punya asuransi kesehatan, terutama asuransi dari CekAja.

Lewat CekAja, kamu bisa membeli sekaligus membandingkannya dengan produk asuransi kesehatan terbaik lainnya.

Sehingga, asuransi yang dimiliki nantinya sesuai dengan kebutuhan dan bujetmu.

Proses pengajuannya juga terhitung cepat lho, bahkan hanya bermodalkan gadget dan internet.

Yuk, tunggu apalagi?

Ajukan asuransi kesehatan dari CekAja sekarang juga, dan nikmati perlindungan kesehatan yang maksimal untuk dirimu sendiri.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri