Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Orang-Orang Ini Meninggal Karena Hal Sepele

by Surtan Siahaan on 10 Desember, 2015

Hidup dan kematian adalah misteri yang ada di luar jangkauan manusia. Oleh karenannya, tidak ada yang dapat menduga kapan umur seseorang berakhir apalagi menebak penyebab kematiannya. Tidak jarang penyebab hilangnya nyawa adalah hal-hal sepele yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

Nah, Lantaran manusia tidak bisa menebak kapan datangnya musibah. Persiapan mengantisipasi risiko memang harus dilakukan sejak dini. Salah satunya mungkin bisa dilakukan dengan melindungi diri dan keluarga dengan asuransi. Berikut ini sejumlah kasus yang sempat diberitakan sejumlah media masa:

1. Meninggal tersedak cilok

Tidak ada yang menyangka jika makanan yang awalnya terasa tidak berbahaya seperti cilok bisa menghilangkan nyawa seseorang. Kasus aneh ini terjadi pada April 2015 lalu di Wonosari, Yogyakarta. Seperti yang diberitakan sejumlah media massa, seorang anak SD bernama Riska Mutiara Lestari meninggal dunia setelah tersedak cilok.

Riska meregang nyawa tak lama setelah menyantap jajanan yang dia beli di depan sekolahnya di SD Negeri 3 Desa Wonosari. Menurut tim medis yang menangani korban, Risma meninggal karena cilok menyangkut di tenggorokannya sehingga membuat saluran napasnya terhalang.

(Baca juga: Status Single Bukanlah Alasan Untuk Tidak Memiliki Asuransi Jiwa)

2. Meninggal setelah makan sate usus

Kasus ini membuktikan bahwa makanan yang berada di sekitar anak kita bisa sangat berbahaya. Kasus kematian karena makanan ini terjadi di Depok, Jawa Barat. Kasus ini bermula ketika bocah berusia 5 tahun, Cholifa Adline Fahirah, mengkonsumsi sate usus yang dibelinya.

Tidak berapa lama setelah mengkonsumsi jajanan tersebut, Cholifa pun tewas. Menurut tim medis, kematian disebabkan oleh sate usus yang ternyata beracun. Sebelum meninggal, Cholifa sempat dirawat di RSUD Depok, Sawangan. Namun, karena kondisinya tidak membaik dia dilarikan ke rumah sakit lain namun tidak membaik dan meninggal.

3. Kebanyakan makan mi instan

Tidak hanya anak kecil, kasus kematian karena makanan juga terjadi pada orang dewasa. Kali ini penyebabnya sangat tidak terduga yakni mi instan. Cici, pegawai di bagian administrasi Fakultas Kedokteran UMSU, Medan meregang nyawa meski tidak pernah mengalami sakit serius.

Paling banter, perempuan muda ini hanya mengalami sakit perut. Dugaan tim medis, Cici meninggal karena mengalami kerusakan pada pencernannya akibat terlalu sering mengkonsumsi mi instan. Hal ini diperkuat oleh pengakuan teman dan keluarga korban yang membenarkan jika Cici jarang mengkonsumsi makanan lain selain mi instan.

(Baca juga: Belajar Dari Tragedi Penembakan Wartawan TV di Virginia, 8 Profesi Ini Sangat Butuh Asuransi)

4. Terkena peluru nyasar

Kematian bisa datang kapan saja. Hal ini juga menimpa Rendi Anggara. Bocah berusia 10 tahun ini terkena peluru nyasar saat sedang asik bermain di teras rumah. Bocah kelas 5 Sekolah Dasar itu tewas dengan luka tembak di kepala bagian kiri.

Peristiwa itu bahkan terjadi di tempat yang aman yakni di teras rumahnya di Jalan Segaran, Gang Aida, RT 11, RW 04, Kelurahan 13 Ilir, Palembang.

5. Diseruduk hewan kurban

Seorang warga Kampung Bale Atu, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Sri meninggal dunia justru saat sedang merayakan hari raya Idul Kurban. Dia meninggal setelah diseruduk seekor kerbau yang lepas saat akan disembelih. Padahal, korban bukan petugas kurban yang bertugas menyembelih kerbau tersebut. Sialnya, saat sedang mengamuk, korban berpapasan dengan kerbau tersebut. Korban tidak tertolong karena menderita luka parah di bagian perut dan dada.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami