Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Orang-Orang yang Pernah Dipecat tapi Malah Jadi Kaya

by Ariesta on 9 September, 2016

karyawan dipecat - CekAja.com

Bagaimana perasaanmu jika dipecat secara tiba-tiba, apalagi oleh perusahaan tempat kamu mengabdi lama. Inilah yang dialami oleh tokoh-tokoh berikut.

Awalnya mereka juga kecewa, marah, bahkan merasa dikhianati. Tapi kemudian, mereka mencari cara untuk bangkit dan membuktikan pada orang-orang yang meremehkan mereka. Belasan tahun kemudian, mereka menjadi sangat sukses dan kaya bahkan disegani. Siapa saja mereka?

Steve Jobs

steve-jobs

Steve Jobs pernah dipecat dari Apple, perusahaan yang dia dirikan dengan susah payah. Namun saat kembali ke Apple, dia melakukan sesuatu yang membuat Apple menjadi sebesar sekarang.

Setelah dikeluarkan, Jobs mengalami krisis. Dia berusaha membuat tujuan baru mulai dari terjun ke bidang politik sampai ingin menjadi astronot, kata Alan Deutschman, penulis “The Second Coming of Steve Jobs.”

Saat dicampakkan Apple, dia membuat perusahaan komputer benama NeXT yang kemudian diakuisisi Apple untuk merilis Pixar Animation Studios. Saat dia kembali nyaris 10 tahun kemudian, Jobs menciptakan inovasi iPod, iPhone, and iPad. (Baca juga: 7 Hal Kecil yang Bisa Mendorong Motivasi Kerja)

Walt Disney

walt

Editor koran tempat Walt Disney bekerja pernah berkata kalau sang kartunis tidak cukup kreatif. Tepatnya pada 1919, Disney dipecat dari harian Kansas City Star karena kurang imajinasi dan miskin ide-ide menarik. Namun, Itu bukan kegagalan pertamanya. Disney pernah mengakuisisi Laugh-O-Gram, studio animasi yang kemudian membuatnya bangkrut.

Karena kegagalan inilah dia membuat rencana untuk melebarkan sayap ke Hollywood. Singkat cerita, Walt dan saudaranya pindah ke  California dan kemudian memproduksi film-film animasi yang membuat mereka kaya raya.

Mark Cuban

mark-cuban

Tahun 1980s, Mark Cuban kehilangan pekerjaan pertamanya sebagai sales komputer. Alasannya karena dia terlambat membuka toko sehingga sang manajer langsung mengakhiri kontraknya.  Itu adalah terakhir kalinya dia bekerja untuk orang lain. Tidak lama setelah dipecat, Cuban memulai bisnisnya sendiri yakni MicroSolutions. Saat ini, dia merupakan miliarder dengan kekayaan US$2,4 miliar.

J.K. Rowling

rowling

Awalnya J.K. Rowling bekerja sebagai sekretaris di London Amnesty International. Namun dia tidak melupakan mimpinya sebagai penulis besar. Diam-diam, dia sering mencuri waktu untuk menuangkan khayalannya di komputer kantor.

Atasannya mengetahui hal tersebut dan tidak senang karena Rowling terlalu banyak berkhayal daripada fokus bekerja. Akhirnya dia kehilangan pekerjaan dan harus hidup dari bantuan pemerintah. Namun saat ini, Rowling menjelma menjadi penulis sukses yang menulis buku novel terlaris sepanjang masa.  (Baca juga: 9 Pekerjaan Online Paling Dicari Perusahaan di Masa Depan)

Anna Wintour

wintour

Kalau kamu pernah menonton film Devil Wears Prada, editor galak dalam film tersebut konon terinspirasi dari sosok Anna Wintour, editor Vogue dan ikon fesyen dunia ini memulai kariernya sebagai editor fesyen junior di majalah Harper’s Bazaar.

Wintour tak segan menunjukkan arahannya dalam sesi pemotretan model. Namun editornya saat itu merasa bahwa gaya yang digubah Wintour terlalu edgy. Akibatnya, Wintour dipecat meski baru sembilan bulan bekerja.

Dipecat menjadi pelajaran berharga baginya. Dia belajar banyak tentang fesyen dan menjadi editor fesyen di majalah Viva. Wintour bahkan menyarankan agar setiap orang setidaknya harus merasakan dipecat agar terpacu untuk maju.

Madonna

madonna

Saat Madonna drop out dari universitas dan pindah ke New york untuk mengejar impiannya, perjalanannya tidak mudah. Pekerjaan pertamanya adalah pelayan Dunkin Donat di Times Square. Dia bahkan dipecat pada hari pertamanya bekerja karena tidak sengaja menumpahkan selai jelly ke kostumer.

Madonna kemudian menjajal pekerjaan sebagai pelayan di restoran cepat saji lain sebelum akhirnya tampil ke panggung musik rock tahun 1979. Pada pentas pertamanya, dia memang tidak dibayar mahal, namun ini menjadi batu loncatan untuk menjadikannya seorang diva.

Oprah Winfrey

oprah

 

Sebagai pembaca berita di acara berita malam, Oprah Winfrey merasa emosional karena produser Baltimore TV mengatakan kalau penampilannya tidak cocok untuk siaran berita serius. Mereka bertengkar dan bahkan sang produser menjenggut rambut Oprah. Sebagai kesepakatan, dia akhirnya setuju menempatkan Oprah sebagai pembawa acara TV show.

Oprah sakit hati karena peminat acara tersebut jauh di bawah berita malam. Namun berkat kemampuannya membawakan acara, show “People Are Talking” menjadi hit. Peristiwa ini menyadarkan Oprah bahwa bakatnya yang sesungguhnya adalah menjadi presenter TV show.

Thomas Alfa Edison

edison

Thomas Edison awalnya bekerja di kantor Western Union. Namun jiwa penelitinya yang selalu ingin tahu tidak bisa dibendung. Karenanya dia diam-diam melakukan percobaan rahasia di kantornya. Suatu malam pada tahun 1967, dia tidak sengaja menumpahkan cairan kimia dan sukses membasahi lantai kantor.

Atas perbuatannya itu Edison dipecat. Tapi dia tidak berminat mencari pekerjaan baru dan memilih menjadi peneliti purna waktu. Dua tahun kemudian, Edison mendaftarkan patennya untuk mesin perekam suara. (Baca juga: 11 Cara Membuat Curriculum Vitae yang Menarik Perhatian)

Michael Bloomberg

bloomberg

Awalnya Bloomberg merupakan rekan dari Salomon Brothers, sebuah bank investasi. Saat perusahaan tersebut dibeli pada 1998 dan menjadi Citigroup, Bloomberg justru dipecat. Dengan menggunakan uang pesangon yang diperoleh, dia mendirikan perusahaan jasa sendiri. Kini  dia menjadi orang terkaya nomor 18 di Amerika dan menjadi walikota New York.

Kehilangan pekerjaan bukan akhir namun awal yang baru. Daripada meratapi nasib, kenapa tidak membuat lapangan pekerjaan dengan mendirikan bisnis. Dapatkan tambahan modal usaha yang kamu perlukan di sini

Tentang Penulis